Home / Nasional / Warta

Rabu, 20 Oktober 2021 - 11:19 WIB

Hari Santri Nasional 2021, Gus Yaqut Ingin Santri Tidak Memaknai Ekonomi Sebagai Proposal Saja

Gus Yaqut saat mengikuti Webinar Internasional Peringatan Hari Santri 2021, Rabu (20/10).

Gus Yaqut saat mengikuti Webinar Internasional Peringatan Hari Santri 2021, Rabu (20/10).

Jakarta, Progresnews.id — Dalam gelaran Webinar Internasional Peringatan Hari Santri 2021, RMI-PBNU Santri Membangun Negeri, Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas ingin santri tidak memaknai ekonomi sebagai proposal saja, tapi juga keinginan untuk mandiri dan mempunyai daya saing yang lebih baik.

“Ya begitulah santri. Bicara ekonomi lebih dimaknai sebagai membuat proposal. Jadi mudah-mudahan setelah webinar ini, pemaknaan ekonomi bukan lagi proposal tetapi bagaimana membangun effort keinginan untuk berubah menjadi lebih baik,” ungkapnya dalam webinar yang bertajuk Sudut Pandang Politik, Ekonomi, Budaya, dan Revolusi Teknolog secara daring melalui Zoom Meeting dan YouTube TV9 Official, Rabu (20/10).

Acara itu dihadiri juga oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Ketua RMI- PBNU Abdul Ghofar Rozin, Rois Syuriah PCI NU Amerika Serikat Ahmad Sholahuddin Kafraw, PCI NU Australia Eva Fachrunnisa, Pengasuh Pesantren AL- Anwar Sarang Abdul Ghofur Maimoen, dan Nadhirsyah Husein atau Gus Nadir.

Baca Juga:  Gus Yaqut Mengatakan Indonesia adalah Prioritas dalam Haji dan Umrah

Politikus PKB yang akrab disapa Gus Yaqut itu juga mengatakan bahwa pesantren merupakan lembaga yang identik dengan Islam dan selalu mengandung makna keindonesiaan.

“Kita tahu Pesantren adalah lembaga pendidikan yang indigenous (asli) ada di Indonesia. Kita tidak akan pernah bisa menemukan pesantren di tempat lain di negara lain, pesantren ya pasti Indonesia,” ujarnya.

Karena itu, menurut Gus Yaqut menekankan bahwa pesantren seharusnya tidak hanya peranan tradional saja, tapi juga pada peranan yang lebih penting seperti memelihara tradisi keislaman dan mereporduksi ulama.

Ia juga menjelaskan bahwa tantangan pesantren ke depan salah satunya adalah bagaimana mewujudkan ulama yang kompatibel dengan perkembangan zaman.

Baca Juga:  Tantangan Bencana Ekologis Papua, Aries Toteles Ajak Pemerintah Dunia Juga Turut Melindungi Hutan

“Penting juga untuk mencetak ulama yang mempunyai peran atau bisa berperan dalam pusat-pusat pembangunan yang berbasis masyarakat (community based on development). Jadi, Kiai yang ulama, yang memiliki perspektif membangun masyarakatnya,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Gus Yaqut juga menyebutkan tantangan lain yang dihadapi pesantren adalah bagaimana menciptakan ulama yang mampu membangun dan memiliki perspektif berdasarkan nilai-nilai yang dipelajari di pesantren atau value oriented development.

Dalam menjawab tantangan tersebut, Gus Yaqut optimis bahwa “10-15 tahun yang akan datang, saya meyakini, bahwa santri-santri di pesantren ini nanti yang akan memenangkan kompetisi.”

“Santri itu pasti jadi pemenang kalau kita mampu mempersiapkan diri itu kuncinya,” pungkasnya.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani dalam keterangan persnya di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (30/10).

Nasional

Sebut Tiga Kendala Pemulihan Ekonomi, G20 Sepakati Program Pandemi Preparedness
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit Dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 dan Tekanan Disrupsi Digital", Senin (8/2). Sumber Foto: Youtube Dewan Pers.

Nasional

Hari Pers Nasional, Gubernur DKI: Pandemi Adalah Peluang Sejarah Bagi Pers
DUDUK BERSAMA. Langkah pencegahan terjadinya konflik antar oknum pesilat, Kepolisian Sektor Sidayu menggelar silaturrahim, (25/10). Foto: Istimewa/Progresnews.id

Hukum dan Kebijakan

Antisipasi Konflik, Polsek Sidayu Ajak Duduk Bareng Perguruan Silat
Rapat koordinasi Operasi Lilin Semeru 2020 di Mapolda Jatim, Selasa (15/12).

Nasional

Antisipsi Kerawanan di Nataru, Polda Jatim Gelar Operasi Lilin Semeru
Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin menyampaikan sambutan dalam acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK/WBM Tahun 2021, Senin 20 Desember 2021. Foto: /Youtube/@KemenPANRB.

Nasional

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wapres: Pemberantasan Korupsi Bukan Hanya Seremonial dan Administratif Semata
Melalui cuitannya, Menkopolhukam tegaskan pemerintah tak akan memproses laporan terkait tuduhan radikalisme terhadap Din Syamsuddin, Sabtu (13/2). Foto: Sekretariat Presiden.

Nasional

Lewat Twitter, Mahfud MD Tegaskan Pemerintah tak Proses Pelaporan Din Syamsuddin
Siswa-Siwi MA Al-Karimi pada kegiatan GPP VIII tahun lalu (sebelum pandemi).

Gresik

Bangun Jiwa Kompetisi Saat Pandemi, Siswa-Siswi MA Al-Karimi Gresik Bakal Gelar GPP IX dan EMAS ITF Secara Virtual
Plt Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (Kapus P3E) Bali dan Nusa Tenggara, Ni Nyoman Santi saat mengikuti Seri ke-4 Podcast Publikasi dan Diseminasi Praktik Baik dengan tajuk Cerita Baik tentang Gender dari Bali, Jumat (31/12).

Nasional

Festival Gender KLHK Berikan Akses dan Peningkatan Kapasitas Secara Merata