Home / Nasional / Warta

Selasa, 12 Januari 2021 - 18:12 WIB

Hari Pertama Pemberlakuan PPKM di Surabaya Petugas Lakukan Sidak

Forkopimda Jawa Timur bersama Forkopimda Pemkot Surabaya, didampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya

Forkopimda Jawa Timur bersama Forkopimda Pemkot Surabaya, didampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya

Surabaya, Progresnews.id–Melansir dari infosurabaya.id, pada hari pertama Pemberlakuan Pembatasam Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Surabaya resmi digelar pada (11/01/2021) malam, Forkopimda Jawa Timur bersama Forkopimda Pemkot Surabaya, didampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, memutuskan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah mal Kota Surabaya. Dan tidak ditemukan pelanggaran yang berarti.

Seluruh mal sudah tutup pada pukul 20.00 WIB, sedangkan kapasitas rumah makan di dalamnya telah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Namun, petugas memberikan peringatan berupa pengurangan tempat duduk karena masih tampak beberapa bangku restoran yang diberikan tanda silang.

Baca Juga:  Penetapan Bupati-Wabup Gresik: Tidak Ada Paslon 1 atau Paslon 2

“Tadi kita sudah kroscek rumah makan yang ada di dalam mal, dan masih ada banyak bangku. Sehingga kami berikan peringatan, dan berikutnya bangku itu harus dibersihkan,” ujar Plt Walikota Whisnu Sakti Buana.

Pihaknya berharap agar PPKM di Kota Surabaya nantinya tidak diperpanjang, serta kasus Covid-19 di Surabaya segera berkurang.

“Semoga PPKM di Kota Surabaya ini tidak diperpanjang, dan untuk penerapannya, pemerintah Kota Surabaya tidak bisa bekerja sendiri, melainkan harus koordinasi serta komunikasi dengan pemerintah provinsi, TNI dan Polri,” ungkapnya.

Rencananya, akan diadakan penjagaan di seluruh perbatasan di pintu masuk Kota Surabaya dan akan dilakukan strelilisasi. Adapun pihak yang dikerahkan untuk melakukan penjagaan antara lain anggota TNI, Polri, serta Satpol-pp Kota Surabaya. Sementara itu akan dilakukan pemantauan disetiap harinya

Baca Juga:  Menhub Sosialisasikan Kemudahan Perizinan dengan "Si Andalan"

“Surabaya ini sebagai sentral pemerintah provinsi jatim, sehingga pemkot surabaya tidak bisa bekerja sendiri dan harus koordinasi dengan jajaran pemerintah provinsi, TNI dan Polri” tuturnya.

Sementara itu, dalam pemberlakuan PPKM ini, tidak akan ada lagi sosialisai dan akan langsung diberlakukan sanksi, sebab pemerintah telah melakukan sosialisasi sejak lama.

Editor: Rifqi

Share :

Editor : Ayu Fatmatuz Zahroh

Baca Juga

Tuban

Peras Kepala Desa di Jenu, Oknum LSM Diringkus Polisi
Foto: Youtube DPR RI.

Nasional

Kemenkes Siap Vaksinasi Anak Awal Tahun 2022
Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Foto: Balai Bahasa Kemendikbud.

Nasional

Balai Bahasa Jatim Bakal Terbitkan Kamus Bahasa Jawa-Madura
Suasana saat mereka menerjang banjir demi bisa sampai ke KUA

Gresik

Dua Sejoli Terjang Banjir Menuju KUA
NU Care Lazisnu Petiyintunggal Usung Proker Kembangkan Masyarakat.

Gresik

NU Care Lazisnu Petiyintunggal Usung Proker Kembangkan Masyarakat
Jelang Timnas U-19 vs Bosnia, Shin Tae Yong Dihantui Rekor Buruk

Nasional

Jelang Timnas U-19 vs Bosnia, Shin Tae Yong Dihantui Rekor Buruk
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono menyampaikan bahwa Polri akan menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, Kamis (11/2). Foto: sindonews.

Nasional

Komentari Kematian Ustaz Maaher, Novel Baswedan Dilaporkan ke Bareskrim
Fraksi Rakyat Indonesia Sebar Petisi Tolak UU Cipta Kerja, 1.400.000 Orang Telah Bertanda Tangan.

Nasional

Fraksi Rakyat Indonesia Sebar Petisi Tolak UU Cipta Kerja, 1.400.000 Orang Telah Bertanda Tangan