Home / Nasional / Warta

Senin, 8 Februari 2021 - 13:19 WIB

Hari Pers Nasional, Gubernur DKI: Pandemi Adalah Peluang Sejarah Bagi Pers

Reporter : Alfa Kamila - Telah dibaca 169 kali

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Konvensi Nasional Media Masa

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit Dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 dan Tekanan Disrupsi Digital", Senin (8/2). Sumber Foto: Youtube Dewan Pers.

Jakarta, Progresnews.id – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional pada 9 Februari 2021, bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Dewan Pers mengadakan Konvensi Nasional Media Masa dengan Tema “Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 dan Tekanan Disrupsi Digital”, yang pada tahun ini diadakan di Jakarta, Senin (8/2).

Sebagai Kepala Tuan Rumah dan pembuka konvensi media masa ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak khususnya insan pers. Karena bahkan sebelum pandemi ini datang, peran pers tak pernah berhenti berperan sebagai penyambung apakah proses pemerintah berjalan dengan baik atau tidak.

Baca Juga:  Dinkes Tuban Distribusikan 1.307 Vaksin Bagi Tenaga Kesehatan di Tuban

Anies juga menyebut bahwa peran pers di masa pandemi menjadi suatu tantangan yang berat, karena tentu agak berbeda dengan bencana alam lainnya. Menurutnya dua hal penting yang harus dilakukan adalah kebijakan tepat di level makro, dan perilaku benar di level mikro. Kedua aspek ini harus bekerja sama dan berkesinambungan agar pandemi ini dapat dikendalikan bersama.

Menurutnya krisis pada saat ini haruslah dianggap sebagai perubahan yang dipercepat dengan tepat. Media berperan untuk menjaga serta menjadi mata dan telinga tentang apapun yang terjadi di lapangan. Selain itu, media pers dianggap sebagai pemegang sejarah saat ini untuk masa depan.

Baca Juga:  Dewan Pers Canangkan Pelatihan Peningkatan Profesionalisme Wartawan 2021

“Dulu pra pandemi istilah ODP dan PDP sangat gencar dibicarakan, namun sekarang sudah tidak lagi. Pandemi ini akan menjadi sekarah di masa depan dan peran media saat ini akan disorot nanti. Ini adalah peluang sejarah bagi pers, pers selalu menjadi bagian penting dari pandemi saat ini”.

Mengakhiri sambutannya, Anies menambahkan bahwa semua tokoh kemerdekaan dulu adalah juga seorang penulis. Gagasan dan bentuk tulisannya sangat berpengaruh dan menjadi sejarah. Kali ini tantangannya bukan berperang melawan kolonialisme, tetapi berperang melawan pandemi, dan ini adalah panggilan sejarah di masa depan.

Share :

Baca Juga

Komedian Narji berbincang dengan Ketua Umum BMI Farkhan Evendi.

Nasional

28 Hari Jelang Pencobloskan, Narji Optimis Azizah Ruhama Menang
Calon jamaah haji. Foto: Kemenag.

Lamongan

Berangkat 15 Juni 2021, Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Bakal Divaksin
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat, Irjen Pol Argo Yuwono. Foto: ANTARA.

Nasional

6 Oknum Polisi Penganiaya Herman Ditetapkan Sebagai Tersangka
Sumini, Perempuan Pemimpin dari Damaran Baru Aceh, saat memberikan testimoni dalam webinar "Memperkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan SDA dan Ketahanan Ekologis di Indonesia" pada Kamis (25/3).

Nasional

Puncak Hari Perempuan Sedunia, The Asian Foundation Tampilkan Testimoni Lima Pemimpin Perempuan
Banjir menggenangi jalan poros yang melintang di Desa Kemlagilor Kecamatan Turi Lamongan. Foto: Istimewa.

Lamongan

Penderitaan Warga Berlanjut, Banjir Susulan Kembali Genangi Kecamatan Turi Lamongan
Pelepasan Umrah perdana oleh Dubes Saudi Arabia dan DPP AMPHURI, pada Ahad (1/11/2020), Foto: amphuri.org

Nasional

Umrah Perdana di Masa Pandemi, Sekjend Amphuri: Lebih Banyak Berasal dari PPIU

Nasional

Liga Champions, Highlight Barcelona Vs Paris Saint-Germain
Peneliti Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Rivanlee Anandar menyampaikan jika para pengkritik bisa saja berujung di meja hijau dengan tuduhan melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Rabu (10/2). Foto: whiteboard.com.

Nasional

Deretan Pengkritik Jokowi yang Harus Berhadapan dengan Polisi