Home / Nasional / Warta

Minggu, 14 Februari 2021 - 15:37 WIB

Hari Ini, Presiden Resmikan Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan

Reporter : Alfan Niam Sofi

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Minggu (14/2). Foto: tangkapan layar kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Minggu (14/2). Foto: tangkapan layar kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Pacitan, Progresnews.id – Presiden Joko Widodo bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur. Kunjungan Presiden hari ini untuk meresmikan Bendungan Tukul yang berlokasi di Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Minggu (14/2).

Dalam pemaparannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih kepada Presiden karena telah menempatkan proyek strategis nasional di Jawa Timur.

“Tentu atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan seluruh masyarakat Jawa Timur. Bahwa pak Presiden telah berkenan menempatkan proyek strategis nasional diantaranya adalah 6 bendungan di Jawa Timur. Kami mohon bapak berkenan meresmikan adalah Bendungan Tukul di Pacitan,” jelas Khofifah.

Khofifah juga berharap bendungan ini menjadi penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Pacitan.

“Tentu ini menjadi bagian dari penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Pacitan. Karena bisa mensuplai irigasi sampai 600 hektar, penyediaan air baku sampai dengan 300 liter per detik, dan potensi sebagai energi listrik tentu juga adalah untuk wisata dan konservasi,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemerintah Umumkan Pembelajaran Tatap Muka Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19

Selanjutnya, Presiden Jokowi menyampaikan rasa syukur atas tercapainya pembangunan Bendungan Tukul di Pacitan.

“Alhamdulillah, pada siang hari ini Bendungan Tukul yang telah dimulai 6 tahun lalu dengan biaya 916 miliar hari ini sudah selesai dan siap difungsikan,” kata Jokowi.

Jokowi juga memaparkan beberapa bendungan yang ada di tanah air yang sudah dimulai pembangunannya sejak beberapa tahun lalu.

“Ada 65 bendungan di seluruh tanah air yang telah kita mulai bangun 6 tahun lalu. Dan beberapa sudah bisa diresmikan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sampaikan Amanah, Dinas Sosial Jatim Bagikan Masker Pada Relawan

Lebih lanjut, Jokowi juga memaparkan spesifikasi yang dimiliki Bendungan Tukul yang ada di Kabupaten Pacitan.

“Dengan kapasitas tampung 8,7 juta meter kubik, bendungan ini bisa memberikan manfaat besar. Sehingga meningkatkan indeks pertanaman, dari biasanya satu kali tanam padi dan satu kali tanam palawija menjadi dua kali tanam padi dan palawija,” terang Jokowi.

Ia mengharapkan bendungan tersebut menjadi infrastruktur penting yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Saya minta agar pemerintah Provinsi dan Kabupaten, betul-betul memanfaatkan infrastruktur ini sebaik-baiknya sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah dan keuntungan bagi masyarakat. Meningkatkan produksi pertanian bagi daerah, dan juga memudahkan penyediaan air bersih bagi daerah,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Ketua IPNU IPPNU Duduksampeyan terpilih

Gresik

Terpilih Ketua PAC, Angga dan Indah Siap Kembangkan Potensi Pelajar NU Duduksampeyan
Puluhan karangan bunga yang memadagi Alun-Alun Kabupaten Lamongan. (Foto: Ammy).

Lamongan

Keindahan Taman Kota Lamongan Tertutup Karangan Bunga

Nasional

Usai Dilantik Menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim: Ini Kabar Gembira Bagi Universitas

Gresik

Momen HUT RI, GP Ansor Bungah Ziarahi Makam Pahlawan dan Muassis NU

Lamongan

Polemik Dampak Lingkungan PT. Jaya Brix, Pemdes Kemantren Lapor ke Camat hingga Kirim Surat ke Bupati
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kyai Said Aqil Siradj saat kunjungi Kantor PBNU

Nasional

Kapolri Baru Jenderal Listyo Sigit Kunjungi PBNU dan Bangun Sinergitas
Analis Kebijakan di Setda Provinsi Papua, Martha Mandosir saat menjadi pemateri dalam diskusi Seri Podcast 1 yang bertajuk ‘Perempuan Hutan Lestari di tanah Papua’, Rabu (25/8).

Nasional

Inisiatif Perempuan Papua dalam Menjaga Hutan Tetap Lestari
Yuhronur Efendi saat rapat koordinasi dengan dua pilar TNI dan Polri menindaklanjuti kluster hajatan di Kecamatan Modo. Foto : Ammy

Lamongan

Korban Terus Bertambah, Pemkab Lamongan Buat Skema Penanganan Klaster Hajatan