Home / Gresik / Warta

Kamis, 25 November 2021 - 13:19 WIB

Hari Guru Nasional 2021, Pemerintah Diharapkan Lebih Perhatikan Guru Honorer

Gresik, Progresnews.id — Dalam memperingati Hari Guru Nasional 2021, Pemerintah diharapkan lebih memperhatikan guru honorer, terutama dalam hal administrasi dan jenjang karir.

Berbagai kalangan mendorong pemerintah untuk mampu meningkatkan tata kelola guru yang semakin baik dan berkeadilan. Dorongan itu salah satunya muncul dari Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G).

Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (24/11) menyebutkan bahwa pihaknya mendesak agar pemerintah segera mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai standar upah minimum nasional bagi guru non-ASN yang jumlahnya hampir 1.5 juta, untuk “menjamin kesejahteraan guru bukan ASN yaitu guru honorer termasuk guru sekolah/madrasah swasta.”

Baca Juga:  Demokrat Diguncang, BMI Jawa Timur Tetap Bergerak Perkuat Barisan Partai Demokrat

Sementara itu, salah satu guru honorer yang 5 tahunan lebih mengabdi di Gresik, Khadrat Nanda juga mengharapkan agar pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan guru, utamanya dalam hal jenjang karir.

“Administrasi guru honorer ini kan akselerasinya tidak secepat PNS. Untuk mendapatkan NUPTK, itu saja saya harus menunggu 5 tahun. Padahal kan harusnya cepat. Itu sangat merugikan,” kata Nanda, yang kini menjadi Guru Tetap Yayasan di Gresik, Selasa (23/11).

Selain itu, Nanda juga menyoroti terkait ketidaksiapan pemerintah dalam melaksanakan PPPK.

“Guru Honorer agar lebih diperhatikan lagi, terutama jenjang karirnya. Kalaupun PPPK, gak bisa menampung guru honorer semua. Kasian kan, terutama guru yang tua-tua. Arahnya kemana harus jelas. Pemerintah juga kayaknya kurang siap. Sampai sekarang guru honorer yang lolos-lolos itu belum pemberkasan. Masih belum jelas juga tesnya kapan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Perempuan Sebagai Garda Depan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Sementara itu, Satriwan Salim juga mengatakan, meskipun sudah ada guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagian dari ASN, namun “belum mengakomodir keberadaan guru honorer yang hampir 1,5 juta orang.”

Dijelaskan lagi oleh Satriwan, seleksi guru PPPK yang dibuka tahun ini oleh pemerintah hanya baru menampung 173.000 guru honorer dari total formasi yang dibuka 506.000 secara nasional. [ipk]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Koordinasi AKBP Nur Aziz (Kapolres Gresik), bersama KH Mansoer Shodiq (MUI Gresik) persiapkan vaksinasi.

COVID-19

Catat, Ini Tanggal Vaksinasi MUI Gresik bersama Polres Gresik

Lamongan

Marak Premanisme di Lamomgan, 12 hari Terakhir Petugas amankan 79 Tersangka

Nasional

Perpres Miras Dicabut, Gus Jazil Apresiasi Presiden Jokowi
Anggota DPRD Gresik dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syahrul Munir dan Syaikhu Busyiri saat menggelar Sosialisasi Perundang-undangan di Pondok Pesantren Assalafiyah, Minggu (17/10). Foto: Ipung/Progresnews.id.

Gresik

Berdayakan Pesantren, DPRD Gresik Fraksi PKB Turun Gunung Sosialisasi Perundang-undangan
Menteri Perdagangan, Agus Gumiwang menyampaikan Presiden Joko Widodo telah menyetujui rencana relaksasi penjualan barang mewah sepanjang tahun 2021, Sabtu (13/2). Foto: kompastv.

Ekonomi

PPnBM Dihapus, Beli Mobil Baru Dapat Banyak Diskon
Usai Membuka PKL PC GP Ansor Gresik, Wakil Gubernur melihat Pondok Pesantren Ushulul Hikmah Al Ibrohimi, Manyar Gresik. Kamis (18/11). Foto: Chidir/Progresnews.id

Warta

Pemprov Jatim Terus Mendorong Ponpes Mencetak Santriprenuer
Forum Konsultasi Publik Rancangan RKPD Bappeda Gresik. Foto: Youtube Bappeda Gresik.

COVID-19

Ekonomi Menurun Saat Pandemi, Bappeda Gresik Ajak Masyarakat Berkontribusi Bangun Gresik Baru
Koperasi Syangga Mama Amina Ahek, Direktur GEMAPALA Nikholas Djemris, Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom dan moderator Al Muiz Liddinillah saat mengikuti seri 3 diskusi daring pengelolaan produk inovatif dengan tajuk Pala dan Budaya Fakfak yang menjadi bagian dari Program PAPeDA, Jumat (20/8).

Nasional

Program PAPeDA: Menjaga Budaya dan Hutan Fakfak Melalui Pelestarian Pala