Harga Sembako Melonjak, LPBI NU Gresik Inisiatif Distribusikan Bantuan Non Tunai Melalui Warung dan Toko Warga

Gresik, Progresnews.id — Di tengah harga sembako yang meroket, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) melalui Progam Penguatan Ketangguhan Masyarakat dalam Menghadapi Covid 19 dan Bencana Alam (PKMM CBA) memberikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 di 8 Kabupaten dan Kota. Salah satunya di Kabupaten Gresik Kecamatan Benjeng Desa Metatu dan Desa Punduttrate.

Distribusi Bantuan Sembako dengan sistem Non-Tunai yang bekerjasama dengan DUIT HP selaku Vendor yang membantu sistem Transaksi Penyaluran Bantuan.

Sahabat Ludfi Khambali yang membidangi Pengembangan Progam Menjelaskan bahwa mekanisme bantuan bembako ini kita lakukan sesuai dengan Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) yang diberikan oleh Tim Pusat.

“Mulai dari pendataan warga penerima dengan memperbarui data penerima di tahun sebelumnya, mengganti dan memasukkan data baru sesuai dengan kriteria Kurang Mampu, yang mana update data tersebut melibatkan Pokja dan mengkoordinasikan dengan pemerintah Desa setempat,” kata Ludfi.

Dari hasil pendataan tersebut warga penerima manfaat mendapatkan PIN sebagai alat untuk belanja di toko yang ditunjuk oleh tim Lokal, warga bisa belanja sesuai kebutuhan nya dengan Nominal Voucher 300 ribu.

“Jadi warga cukup datang dengan scanner wajah untuk mencocokkan data penerima manfaat kemudian warga memasukkan PIN yang diterima dan bisa berbelanja sesuai kebutuhannya, kira kira seperti Itulah mekanismenya,” ucap Ludfi.

Warga sangat merasa bergembira dengan distribusi sembako yang dilaksanakan di tahun ini karena bersamaan dengan lonjakan harga di bulan Ramadan.

“Mudah-mudahan di bulan mulia ini, kebaikan seluruh pemangku kegiatan dibalas oleh Allah SWT dengan balasan yang berlipat-lipat ganda. Serta memberikan Stimulus bagi para pemangku Kebijakan agar turut serta memperhatikan dan rasa kepedulian kepada masyarakat atas situasi dan kondisi yang serba mahal saat ini,” ungkap Muji Santoso Selaku Ketua RW di Desa Metatu.

Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul ulama yang dikenal LPBI NU kali ini berbagi sembako di tengah harga sembako meningkat Drastis dibulan suci Ramadhan.

Progam yang berjalan hampir 2 tahun terakhir ini bekerja sama dengan siap siaga paladium dan Donor Australi dalam rangka membantu masyarakat menghadapi bencana covid 19 serta pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Sahabat Sholihul Fathoni selaku ketua LPBI NU Gresik yang Baru sekaligus sebagai Kordinator Progam Menjelaskan bahwasanya Progam PKMM CBA ini adalah program lanjutan di tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah sampai hari ini kami bersama Tim Lokal Progam dan Pokja bisa melaksanakan distribusi sembako yang menjadi Rangkaian Progam PKMM CBA. Semoga bisa memberikan manfaat terutama di wilayah Progam yaitu Desa Metatu dan Desa Punduttrate Kecamatan Benjeng.

Selain Distribusi sembako LPBI NU Gresik juga melaksanakan beberapa program yang sudah berjalan 2 tahun terakhir ini, “mulai sosialisasi protokol kesehatan melalui tempat ibadah, poster, spanduk, banner dan pemberian bantuan tempat cuci tangan, pemantauan kesehatan kepada kelompok rentan, dan beberapa bulan ke depan kita juga akan melakukan pendampingan pemulihan ekonomi bagi para pelaku usaha, serta pemberian bantuan modal, sekalipun tidak banyak mudah-mudahan bisa memberikan stimulan untuk membangkitkan usaha mikro dan membantu pemulihan ekonomi di Indonesia,” Ucap Kang Toni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.