Home / Nasional / Pendidikan / Warta

Sabtu, 13 Februari 2021 - 15:17 WIB

Gus Jazil Sebut Manajemen Pendidikan di Era Pandemi Perlu Pembenahan Serius

Reporter : Progresnews - Telah dibaca 580 kali

Gus Jazil Sebut Manajemen Pendidikan di Era Pandemi Perlu Pembenahan Serius. Foto: adm.

Gus Jazil Sebut Manajemen Pendidikan di Era Pandemi Perlu Pembenahan Serius. Foto: adm.

Jakarta, Progresnews.id – Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir setahun berdampak serius pada berbagai aspek kehidupan. Salah satunya di bidang pendidikan.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan, berbagai program yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di era pandemi seperti Program Kampus Merdeka atau Kampus Mengajar, selama ini hanya sebatas nyaring sebagai jargon saja.

“Kita tahu di era pandemi ini dunia pendidikan kurang terurus secara baik. Ada Kampus Merdeka, sekarang ada Kampus Mengajar, itu seakan-akan jargon saja, belum terimplementasi secara baik,” katanya saat memberikan sambutan secara virtual dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni Doktor Ilmu Manajemen (IKADIM) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bertajuk “SDM Unggul, Manajemen Unggul, dan Indonesia Maju dalam Era Industri 4,0”, secara virtual, Sabtu (13/2).

Karena itu, Gus Jazil berharap agar para doktor ilmu manajemen yang tergabung Munas IKADIM bisa mengeluarkan beberapa rekomendasi, utamanya terkait kebijakan di dunia pendidikan.

“Ini menjadi penting karena masa depan negara kita ini sangat tergantung pada peningkatan sumber daya manusia, dan itu tergantung dengan pendidikan, dan pendidikan di Indonesia memiliki keterkaitan yang kuat dengan UNJ,” tuturnya.

Baca Juga:  Kampus Mengajar Angkatan Pertama, Empat Kampus Telah Mendaftar

Menurutnya, persoalan ini perlu disuarakan dan para doktor manajemen pendidikan dan ilmu manajemen yang lain di UNJ harus menawarkan konsep tentang kebijakan pendidikan di Indonesia ke depan. Apalagi, pandemi Covid-19 diprediksi akan berlangsung cukup lama, bisa mencapai delapan semester.

“Kalau delapan semester itu satu sarjana. Bisa jadi tiba-tiba anak kita sudah lulus kuliah, tanpa pernah ada di meja perkuliahan, tapi hanya dengan metode virtual saja. Menurut saya ini menjadi penting untuk kita pikirkan, apalagi bagi para doktor ilmu manajemen,” urainya.

Dia berharap para doktor ilmu manajemen UNJ bisa memberikan pikiran-pikiran cerdas sebagai kontribusi utama dalam bidang pendidikan, utamanya di masa pandemi sekarang ini.

Tidak hanya persoalan pendidikan, kata Gus Jazil yang juga Doktor Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) UNJ, menurutnya  di masa pandemi ini, manajemen penanganan bencana juga belum berjalan cukup baik.

Baca Juga:  Lihai Melihat Peluang, Warga Lamongan Fungsikan Bengawan Mati Jadi Lokasi Budidaya Ikan

Dia mencontohkan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sejauh ini masih belum terasa sangat baik dampaknya di masyarakat.

“Saya tahu alokasinya cukup besar, tetapi mungkin manajemen perencanaan dan pelaksanaan membutuhkan tenaga dari para doktor yang tergabung di IKADIM ini,” katanya.

Karena itu, momentum Munas yang berlangsung di tengah pandemi ini, bagaimana agar para doktor ilmu manajemen bisa berbagi ilmunya dalam rangka ikut mewarnai sekaligus memberi solusi dalam keadaan krisis multidimensi seperti sekarang.

“Di tengah kondisi seperti ini, ilmu manajemen  menjadi kunci. Saya ingat pepatah bahwa kebenaran yang tidak termenej dengan baik akan bisa dikalahkan oleh kejahatan yang termenej dengan baik. Di era modern ini kata kuncinya dalam manajemen. Posisi IKADIM ini sangat penting untuk memberikan kontribusi kepada bangsa ini dalam mengatur segala masalah,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Ketua Dewan Pers memberi sambutan pada Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 & Tekanan Disrupsi Digital", pada sesi pertama, Senin (8/2).

Nasional

Tiga Pesan Penting M. Nuh Untuk Insan Pers Indonesia
Lobi Museum Sunan Giri Gresik dilengkapi handsanitizer untuk pengunjung selama pandemi. Foto: Nufus/Progresnews.id.

Gresik

Museum Sunan Giri Gresik Semakin Sepi di Tengah Pandemi
Presiden Joko Widodo

Ekonomi

Meski Beberapa Sektor Mampu Bertahan Saat Pandemi, Jokowi Sebut Komoditas Impor Masih Mendominasi
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono menyampaikan bahwa Polri akan menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, Kamis (11/2). Foto: sindonews.

Nasional

Komentari Kematian Ustaz Maaher, Novel Baswedan Dilaporkan ke Bareskrim
Mohammad Nuh, Ketua Dewan Pers dalam Webinar Jurnalisme Berkualitas "Menguatkan Keberlangsungan Profesi Wartawan dan Penerbitan Pers Guna Menyehatkan Demokrasi di Tengah Disrupsi Digital". SS: Alfa Kamila.

Nasional

Menguatkan Keberlangsungan Profesi Wartawan, Dewan Pers: Wartawan Perlu Divaksin
Bakti karya yang dilakukan Koramil 0812/09 Mantup bersama warga sekitar, Kamis (11/2). Foto: Ammy

Lamongan

Mewakili Perjuangan Warga Lamongan, Ini yang di Lakukan TNI di Tugu Mayangkara

COVID-19

Kasus Berita Hoax Kasdim 0817 Meninggal Usai Divaksin, Polres Gresik Segera Usut Dalangnya
Kantor PMI Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Minim Pendonor, Stok Plasma Konvalesan di PMI Lamongan Mulai Menipis