Home / Nasional

Kamis, 16 Desember 2021 - 07:38 WIB

Gus Jazil Ajak Para Dai Muda Ahli Alquran Manfaatkan Medsos untuk Berdakwah

JAKARTA, Progresnews.id.Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengajak para para dai muda ahli Alquran untuk memanfaatkan berbagai platform media sosial (medsos) dan teknologi informasi lainnya sebagai media untuk berdakwah.

Menurutnya, dakwah harus dilakukan dengan menyesuaikan perkembangan zaman. Adanya berbagai platform medsos saat ini seperti YouTube, Facebook, Instagram, Twitter dan berbagai platform lainnya memiliki banyak keunggulan. Antara lain kecepatan dan jangkauan yang tidak terbatas sehingga syiar Islam yang dilakukan bisa lebih masif.

Gus Jazil khawatir jika mereka yang berdakwah di medsos bukan benar-benar yang memiliki kemampuan agama yang memadahi, justru materi dakwah yang disampaikan tidak tepat sesuai dengan tuntunan agama Islam. Karena itu, para ahli Alquran diimbau untuk memanfaatkan medsos untuk berdakwah.

”Adik-adik saya dari Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta, seluruh juara MTQ, saya berharap teman-teman muda ahli-ahli Alquran ini bisa mengemas ide dakwahnya selaras dengan media sosial yang ada. Ini penting untuk mengisi ceruk anak muda yang haus dengan ilmu agama dan Alquran, terutama di wilayah perkotaan,” ujar Gus Jazil saat menerima kafilah MTQ dari PTIQ Jakarta di Ruang Delegasi, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Baca Juga:  Erick Thohir Tegaskan Subsidi Listrik Diberikan Sampai Maret 2021

Disisi lain, Gus Jazil juga mengajak para anak muda ahli Alquran untuk bisa berkiprah di berbagai bidang profesi. Menurutnya, ruang-ruang profesi jika diisi oleh para ahli Alquran dipastikan akan memberikan nilai lebih dan manfaat yang lebih baik. ”Ahli Alquran itu pondasi dan nanti kiprahnya bisa di semua bidang. Di bidang politik bisa, di TNI, Polri banyak yang membuka lowongan bagi para hafiz Alquran,” katanya.

Di bidang politik, misalnya, jika orang-orang baik seperti para ahli Alquran tidak mau mengisinya maka ruang tersebut akan diambil oleh orang lain. Bahkan, bukan tidak mungkin yang akan mengisinya adalah orang-orang jahat. Menurutnya, para ahli Alquran tidak boleh hanya terampil membaca saja, namun juga harus bisa membumikan Alquran dalam setiap profesi yang ada. ”Bisa di BUMN, DPR, MPR, TNI, Polri, di tempat dan profesi yang lain. Itu tantangan yang tidak mudah karena tentu harus berpacu dengan kemampuan dan ilmu pengetahuan modern. Harus ditambah Alquran plus,” tuturnya.

Baca Juga:  Semarak PESTA Festival Gender 2021, Wujud Komitmen KLHK dalam PUG dan Pelestarian Alam

Koordinator Nasional Nusantara Mengaji ini menekankan bahwa apapun profesi yang akan dijalani para anak muda ahli Alquran, satu hal yang tidak boleh ditinggalkan adalah Alquran. ”Nah tugas para ahli Alquran ini yitu harus bisa menyampaikan alquuran sampai ke hatinya, bisa sampai menjadi mauidhah, rahmat, hidayah, bukan hanya menjadi pengetahuan saja. Yang penting sampai menjadi pelajaran hidayah, menemukan kebenaran dengan Alquran,” tuturnya.

Sebagai Ketua Ikatan Alumni PTIQ Jakarta, Gus Jazil mengatakan bahwa dirinya juga memiliki tugas untuk mengembangkan Alquran, minimal untuk diri sendiri dan keluarganya, syukur-syukur bisa dalam skala yang lebih luas yakni untuk bangsa dan negara. ”Saya juga mendirikan pesantren di Gresik, Jawa Timur. Dan saya sangat senang hari ini bisa berkesempatan bertemu dengan orang-orang mulia, adik-adik para Ahli Alquran,” ungkap Wakil Ketua Umum DPP PKB ini. (*)

Share :

Editor : Admin 2 Progresnews

Baca Juga

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Mochamad Ardian Noervianto saat berbicara pada Konferensi Nasional bertajuk Perkembangan dan Arah Baru Kebijakan Insentif Fiskal Berbasis Ekologi, Rabu (10/11).

Nasional

Kemendagri Beri Atensi Pada Skema Insentif Fiskal Berbasis Ekologi
Direktur Eksekutif Perkumpulan Terbatas untuk Pengakajian Masyarakat Adat Jayapura, Papua (PtPPMA) Naomi Marasian dalam Podcast Seri 3: Belajar Dari Penerapan TAKE Kabupaten Jayapura, Selasa (5/10).

Nasional

Kebijakan Investasi Masih Menjadi Ancaman Bagi Pembangunan Hijau
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, akan segera mencairkan dana insentif bagi para Guru PAI Non-PNS. Sumber Foto: Situs resmi Kemenag

Nasional

Kemenag: Insentif Rp66 Miliar Untuk Guru PAI Non-PNS Siap Cair

Nasional

Dewan Pers Canangkan Pelatihan Peningkatan Profesionalisme Wartawan 2021
Aktivis 98 sekaligus Pengamat Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyampaikan suatu pernyataan. Foto: IG UbedilahbadrunOfficial.

Nasional

Ada Hubungan dengan Sinar Mas Group, Ubedilah Badrun Laporkan Kaesang dan Gibran ke KPK

Nasional

Gus AMI: BLK Komunitas Jadi Solusi Ciptakan SDM Unggul dan Siap Kerja
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam pertemuannya dengan Mendikbud Nadiem Makarim, Senin (8/11). Foto: Kemenag.

Nasional

Kemenag Bakal Terbitkan SE PTKN Dukung Permendikbud PPKS
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani menyampaikan sambutan dalam acara Penutupan Program "Magang di Rumah Rakyat" di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (23/12). Foto: DPR RI.

Nasional

Abaikan Interupsi Rapat Paripurna DPR, Puan Maharani: Antisipasi Perkumpulan yang Lama di Masa Pandemi