Home / Lamongan / Warta

Rabu, 10 Februari 2021 - 16:15 WIB

Gubernur Jatim: Pedagang Pasar Tradisional Akan Jadi Penerima Vaksin Tahap Selanjutnya

Khofifah Indah Parawansa seusai menyaksikan vaksinasi tahap ke-2 untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Mantup Lamongan.

Khofifah Indah Parawansa seusai menyaksikan vaksinasi tahap ke-2 untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Mantup Lamongan.

Lamongan, Progresnews.id — Percepatan vaksinasi di Jawa Timur terus dikejar. Selain TNI, Polri dan tenaga kesehatan, pedagang di pasar tradisional akan menjadi golongan yang diprioritaskan.

Gubernur Jatim Khofifah Indah Parawangsa menyebut rencana ini sudah melewati rapat koordinasi bersama Presiden RI dan 5 gubernur serta pihak terkait.

“Sebagai upaya pemulihan ekonomi, pedagang di pasar tradisional harus menjadi golongan yang diprioritaskan.” tuturnya seusai menyaksikan vaksinasi tahap ke-2 di Puskesmas Pucuk Lamongan, Rabu (10/2).

Perempuan yang pernah menjabat Menteri Sosial RI tersebut menuturkan jika para pedagang di pasar tradisional termasuk dalam golongan yang rentan terpapar Covid-19.

Baca Juga:  Diskon Ramadan Oleh Pemprov Jatim Bagi Pemilik Kendaraan Bermotor

“Mereka banyak bertemu para pembeli, pedagang sayur contohnya, pagi sudah di pasar. Jika terpapar maka penyebaranya akan cepat dan ekonomi daerah dapat terganggu,” tutur Khofifah

Hal tersebut dilakulan, kata Khofifah, dalam upaya percepatan vaksinasi serta pemulihan ekonomi di tingkat nasional.

“Lewat arahan presiden RI golongan yang di prioritaskan merupakan warga yang memberikan dampak pada pemulihan ekonomi,” kata Khofifah seraya menyebut pelaku UMKM dan pedagang di pasar tradisional sebagai targetnya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Buka Peluang Revisi UU ITE

Khofifah menjelaskan, vaksinasi yang ditujukan ke para pedagang serta pelaku UMKM ini akan segera dilakukan dan ia sudah menginstruksikan pada jajaran Dinas Keseahatan Kabupaten agar mendata pada pedagang tetap yang berhak mendapat vaksin.

“Nantinya Dinkes akan melakukan koordinasi kepada kepala-kepala pasar tradisional untuk proses vaksinasi, yang jelas data penerima harus tepat sasaran,” imbuhnya.

Share :

Editor : Adyad Ammy Iffansah

Baca Juga

Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresews.id

COVID-19

Dorong Vaksinasi, Pemerintah Distribusikan 3 Tahap Vaksin Baru

Lamongan

Marak Premanisme di Lamomgan, 12 hari Terakhir Petugas amankan 79 Tersangka
Tindak terukur dari petugas gabungan saat operasi prokes. Foto : Ivan A/Progresnews.id.

Lamongan

Peningkatan Prokes di Lamongan, Pelanggar Dapat Sanksi hingga Wejangan dari Petugas Gabungan
Na'im, Wakil Ketua Komisi A DPRD Lamongan saat mengomentari IMB RS Citra Medika. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Kisruh Izin RS Citra Medika, DPRD Lamongan Berencana Panggil Instansi Terkait
Kantor PMI Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Kontrol Stok Darah Selama Ramadan, PMI Lamongan Ajak Keluarga Penerima Jadi Pendonor Darah
Rahmawati Husein, Wakil Ketua MDMC dalam Talkshow live via Berita Baru Program BERCERITA: Ketahanan Perempuan Menghadapi Bencana Ekologis, Selasa (30/3)

Nasional

Bencana Ekologis di Indonesia, Masyarakat Butuh Pendidikan Politik
Ketua DPC PKB, Abdul Ghofur saat acara vaksinasi DPC PKB Lamongan, Selasa (12/10). Foto: Progresnews.id/IVAN.

Lamongan

Tepis Isu Gelombang Ketiga Covid-19, DPC PKB Lamongan Fokus Tingkatkan Herd Immunity Warga

Warta

Tokoh Gresik H Masykur Haz Berpulang, Ungkapan Duka Meluncur Deras