Home / Lamongan / Warta

Rabu, 10 Februari 2021 - 16:15 WIB

Gubernur Jatim: Pedagang Pasar Tradisional Akan Jadi Penerima Vaksin Tahap Selanjutnya

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 211 kali

Khofifah Indah Parawansa seusai menyaksikan vaksinasi tahap ke-2 untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Mantup Lamongan.

Khofifah Indah Parawansa seusai menyaksikan vaksinasi tahap ke-2 untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Mantup Lamongan.

Lamongan, Progresnews.id — Percepatan vaksinasi di Jawa Timur terus dikejar. Selain TNI, Polri dan tenaga kesehatan, pedagang di pasar tradisional akan menjadi golongan yang diprioritaskan.

Gubernur Jatim Khofifah Indah Parawangsa menyebut rencana ini sudah melewati rapat koordinasi bersama Presiden RI dan 5 gubernur serta pihak terkait.

“Sebagai upaya pemulihan ekonomi, pedagang di pasar tradisional harus menjadi golongan yang diprioritaskan.” tuturnya seusai menyaksikan vaksinasi tahap ke-2 di Puskesmas Pucuk Lamongan, Rabu (10/2).

Perempuan yang pernah menjabat Menteri Sosial RI tersebut menuturkan jika para pedagang di pasar tradisional termasuk dalam golongan yang rentan terpapar Covid-19.

Baca Juga:  Dukung UMKM, Menteri Desa Jabarkan Program Desa Mandiri

“Mereka banyak bertemu para pembeli, pedagang sayur contohnya, pagi sudah di pasar. Jika terpapar maka penyebaranya akan cepat dan ekonomi daerah dapat terganggu,” tutur Khofifah

Hal tersebut dilakulan, kata Khofifah, dalam upaya percepatan vaksinasi serta pemulihan ekonomi di tingkat nasional.

“Lewat arahan presiden RI golongan yang di prioritaskan merupakan warga yang memberikan dampak pada pemulihan ekonomi,” kata Khofifah seraya menyebut pelaku UMKM dan pedagang di pasar tradisional sebagai targetnya.

Baca Juga:  Askab PSSI Lamongan Mantapkan Diri Tatap Gelaran Puslatkab Porprov 2022 Dengan Tambah 26 Pemain

Khofifah menjelaskan, vaksinasi yang ditujukan ke para pedagang serta pelaku UMKM ini akan segera dilakukan dan ia sudah menginstruksikan pada jajaran Dinas Keseahatan Kabupaten agar mendata pada pedagang tetap yang berhak mendapat vaksin.

“Nantinya Dinkes akan melakukan koordinasi kepada kepala-kepala pasar tradisional untuk proses vaksinasi, yang jelas data penerima harus tepat sasaran,” imbuhnya.

Share :

Baca Juga

Aktivitas galian C di kawasan wisata Kecamatan Paciran Lamongan. (Foto: Progresnews.id/Ammy)

Lamongan

DLH Lamongan Kecam Aktivitas Tambang Galian C di Zona Wisata
Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana didampingi Kasat Reskrim AKP Yoan saat menunjukan barang bukti kasus pencabulan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Setubuhi Anak Usia 8 Tahun, Tersangka Mengaku Hiperseksual
(Kiri) Demerson Bruno Costa Pemain Belakang Persela Lamongan. (Foto: Istimewa)

Lamongan

Persela Lamongan Tambal Lini Belakang Dengan Siapkan Demerson Bruno Costa
Peta penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lamongan. (Foto: Ig. Dinkes Lamongan)

Lamongan

Kabupaten Lamongan Tetapkan 49 RT Laksanakan PPKM Mikro

Nasional

Kampus Mengajar Angkatan Pertama, Empat Kampus Telah Mendaftar
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia Jawa Timur, Achmad Syahroni.

Nasional

KLB Demokrat, BMI Jawa Timur: Satu Komando

Lamongan

Penyalagunaan Narkoba Masih Mendominasi kasus Kejahatan di Lamongan
Penampakan puluhan butir telur yang diduga telur buaya. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Telur Misterius Undang Penasaran Warga, Bentuk Hingga Ukuranya Tak Wajar