Home / COVID-19 / Daerah / Pupuk / Sospol

Sabtu, 19 September 2020 - 22:18 WIB

Gelar Reses II 2020, Anggota DPRD Jatim Ufiq Zuroida Serap Keluhan Para Petani

Reporter : Fitrotin Nufus

Gelar Reses II 2020, Anggota DPRD Jatim Ufiq Zuroida Serap Kelurahan Para Petani. Foto: Progresnews.id/Nufus

Gelar Reses II 2020, Anggota DPRD Jatim Ufiq Zuroida Serap Kelurahan Para Petani. Foto: Progresnews.id/Nufus

Gresik – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur  melakukan serap aspirasi atau masa reses mulai tanggal 13 – 20 September 2020. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, reses oleh anggota DPRD Jawa Timur Ufiq Zuroida dari dapil Gresik Gresik-Lamongan di titik ke 5 ini, dilaksanakan di desa Watestanjung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Kamis (17/09).

Kegiatan yang dihadiri puluhan orang yang mayoritas berlatar belakang petani perwakilan dari 16 desa ini, menjadi sarana penampung aspirasi terkait dengan persoalan yang dihadapi para petani, apalagi melihat kondisi petani sejak pandemi Covid-19 atau Corona sangat memprihatinkan.

Salah satunya sebagaimana disampaikan Mujiati (48), petani asal desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom ini mengeluhkan lambatnya pembayaran oleh Pabrik Gula (PG) Gempol Kerep hampir selama 6 periode tak kunjung dicairkan.

Baca Juga:  Ibadah Haji Bakal Digelar Terbatas, Gus AMI Minta Pemerintah Aktif Komunikasi dengan Arab Saudi

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengaku kesulitan saat akan melakukan pembibitan atau penanaman lagi. “Karena lambatnya pencairan dari pihak PG, maka kami petani tebu terpaksa harus mencari hutang atau pinjaman dana untuk memulai penanaman kembali,” ujar Muji, Kamis (17/09).

Menanggapi hal tersebut, Ufiq Zuroida yang juga anggota komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur menyampaikan, persoalan petani memang bukan hanya masalah pupuk saja. Akan tetapi, lambatnya pembayaran dari perusahaan yang sudah membeli hasil tani juga menjadi masalah krusial.

Menurut Ufiq, lambatnya pencairan seperti yang terjadi di PG Gempol Kerep tersebut bisa berdampak buruk terhadap keberlanjutan hajat para petani.  Oleh sebab itu, legislator PKB ini akan segera menindaklanjuti keluhan petani dengan melakukan koordinasi dengan Dinas terkait di Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga:  Polisi Ingatkan Warga Lamongan Agar Tak Rayakan Tahun Baru di Jalanan

“Akan segera kami tindaklanjuti, agar dinas terkait melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan agar segera mencairkan keterlambatan pembayaran tersebut,” kata Ufiq, saat menjawab keluhan warga.

Selain kegiatan serap aspirasi, ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Gresik ini juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim di Wiringinanom. Kegiatan santunan anak yatim menurut Ufiq, untuk membantu meringankan beban anak-anak yatim khususnya kebutuhan sekolah yang saat ini masih melakukan pembelajaran jarak jauh atau daring.

Kontributor: Nufus

Share :

Baca Juga

Masker Scuba Gresik

COVID-19

Fenomena Masker Scuba Yang Tidak Memenuhi Standar Kesehatan
KPU Gresik Berikan Legalitas Pada Lembaga Pemantau Pemilu

Daerah

KPU Gresik Berikan Legalitas Pada Lembaga Pemantau Pemilu

Daerah

Ringankan Beban Korban Banjir, Baznas Kabupaten Gresik Salurkan Sembako ke Dapur Umum
PAC IPNU IPPNU Benjeng Sosialisasi ke Pimpinan Ranting Medangan

Daerah

PAC IPNU IPPNU Benjeng Sosialisasi ke Pimpinan Ranting Medangan
KPU Lamongan Gelar Pengundian Nomor Urut Paslon Pilbub Lamongan 2020

Daerah

KPU Lamongan Gelar Pengundian Nomor Urut Paslon Pilbub Lamongan 2020

Daerah

Jelang Misa Natal, Polres Tuban Sterilisasi Gereja

Daerah

Ciptakan TPS Aman Covid, Polres Bersama KPU Kabupaten Gresik Gelar Simulasi Pemungutan Suara
Komunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Gelar Tasyakuran dan Ngopi Literasi

Daerah

Komunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Gelar Tasyakuran dan Ngopi Literasi