Home / COVID-19 / Nasional / Warta

Selasa, 16 November 2021 - 21:35 WIB

Evaluasi PPKM, Menkes Siapkan 276 Juta Dosis Vaksin

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam Keterangan Pers Evaluasi PPKM 15 November 2021. Sumber Foto: setkab.go.id.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam Keterangan Pers Evaluasi PPKM 15 November 2021. Sumber Foto: setkab.go.id.

Jakarta, Progresnews.id – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengumumkan hasil rapat terbatas (Ratas) terkait evaluasi PPKM. Dalam keterangan persnya, Senin (15/11) Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa telah menyiapkan sebanyak 276 juta vaksin.

“Stok vaksin kita aman. Sampai sekarang ada 276 juta [dosis], 267 juta dosis sudah didistribusikan ke kabupaten, kota, dan provinsi. Sudah di pakai sebanyak 206 juta, dan masih ada stok 60 juta di kabupaten/kota,” kata Menkes, dikutip pada Selasa (16/11).

Selain itu, Menkes juga menjelaskan mengenai presentase vaksinasi yang sudah dicapai oleh pemerintah. Dikatakan, per tanggal 15 November kemarin, vaksin Covid-19 sudah diterima oleh 130,95 juta penduduk atau sekitar 62% dari 208,27 juta sasaran. Sementara dosis lengkap juga sudah menyasar pada 84,87 juta penduduk atau sekitar 40,75%.

Baca Juga:  Penerapan EFT Bisa Mendorong Pendanaan Berkelanjutan Untuk Lingkungan Hidup

“Vaksinasi kita juga terus bertengger antara 1,6-2 juta suntikan per hari. Diperkirakan sampai akhir tahun ini mungkin bisa mencapai total suntikan 290-300 juta suntikan, dengan perkiraan untuk dosis satu 161 juta orang atau 78 persen dari target populasi dan proyeksi dosis duanya bisa mencapai sekitar 118 juta yaitu mendekati 60 persen,” terangnya.

Baca Juga:  Ketua KPK Enggan Banyak Bicara Setelah Jalani Sidang Etik

Capaian ini, lanjut Menkes, diakui telah berhasil mencapai target yang ditetapkan oleh WHO. Diketahui, WHO memasang target 40% angka vaksinasi yang harus dicapai oleh setiap negara sampai akhir tahun ini.

Lebih lanjut, tak hanya soal presentase vaksin yang dianggap cukup berhasil. Menkes juga menyinggung soal adanya rumor vaksin yang kadaluwarsa. Menanggapi hal tersebut, ia berpesan agar vaksinasi segera dilakukan sejak setelah diterima. Jika tidak segera bisa dilakukan, maka vaksin akan dialihkan ke daerah lain dengan bantuan TNI-Polri.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Warta

Datang ke Gresik, Chef Juna Gebrak Event Perdana Gresik Bandeng Fest 2021

Nasional

Tingkatkan Sinergi, DPP PKB Silaturahim ke PWNU Jatim
Perwakilan dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pendanaan Lingkungan Hidup, Triono Hadi saat mengikuti Konferensi Nasional bertajuk Perkembangan dan Arah Baru Kebijakan Insentif Fiskal Berbasis Ekologi, Rabu (10/11).

Nasional

EFT Akan Mendukung Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Gus Jazil Sebut Manajemen Pendidikan di Era Pandemi Perlu Pembenahan Serius. Foto: adm.

Nasional

Gus Jazil Sebut Manajemen Pendidikan di Era Pandemi Perlu Pembenahan Serius
Kasi Bimas Kemenag Lamongan, M. Khoirul Anam saat memaparkan Ngabuburit di rumah saja. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Puasa Kedua di Masa Pandemi, Kemenag Lamongan Serukan Ngabuburit di Rumah Saja
TRIBUTE UMAR ISMAIL. Ketua Lesbumi PBNU KH M Jadul Maula, saat menutup Rakornas IV Lesbumi, Jumat (29/10). Foto: Tangkapan Layar Youtube Pesantren Kaliopak/Progresnews.id

Nasional

Anugerah Pahlawan Nasional Usmar Ismail, Ketua Lesbumi PBNU: Kado Istimewa Rakornas IV
Mentri Kesehatan RI Budi Gunawan Sadikin

Nasional

Menkes Rencanakan Sertifikat Bagi Warga yang Telah Divaksin
Foto: Detiknews.

Nasional

Jenderal Andika Perkasa Akan Jalani Fit and Proper pada 4-5 November