Home / Lamongan / Warta

Minggu, 7 Maret 2021 - 20:28 WIB

Dua Tower Listrik Terancam Roboh Akibat Galian C di Perbatasan Lamongan – Gresik

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 172 kali

Tower sutet aliran listrik Jawa-Bali yang terancam roboh akibat maraknya tambang galian C di Desa Pantenan, Gresik. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Tower sutet aliran listrik Jawa-Bali yang terancam roboh akibat maraknya tambang galian C di Desa Pantenan, Gresik. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Gresik, Progresnews.id — Dua tower listrik atau sutet terancam roboh akibat adanya aktivitas galian C di perbatasan Lamongan dan Gresik, tepatnya di Desa Pantenan Kecamatan Panceng.

Puluhan dump truk dan pick up serta belasan alat berat berada di lokasi berada di lokasi. Eksplorasi besar-besaran di bukit kapur itu membuat lingkungan maupun infrastruktur sekitar terancam rusak.

Salah satu warga, Hasanudin mengatakan jika aktivitas partambangan itu berlangsung sudah sejak lama. Akibatnya, warga sangat terganggu dengan aktivitas tersebut.

“Sudah lama berlangsung, banyak kubangan dan lokasi tambang yang tidak dibatasi bisa mencelakakan.” katanya, Minggu (7/3).

Baca Juga:  Wisata Soda Lamongan, Solusi Ngabuburit Aman di Masa Pandemi

Imbas adanya aktivitas tambang itu juga membuat warga Kabupaten Lamongan, tepatnya Desa Bluri dan Sadang terganggu dengan debu kendaraan pengangkut hasil galian. Bahkan, sejumlah kendaraan pengangkut tidak ada penutup terpal.

“Saya rasa memang kompleks masalahnya. Lahanya Di Gresik, jalan keluar masuk proyek lewat Desa Bluri dan Sadang,” tuturnya.

Sedangkan, menurut salah seorang pengelola tambang yang enggan disebutkan namanya menyatakan jika tower sutet listrik tersebut memang terancam roboh.

Baca Juga:  Laporkan Mafia Tanah, Dino Patti Djalal Malah Dipolisikan

Dia mengklaim, sudah mendapatkan izin maupun ada kesepakatan dari PLN jika sewaktu-waktu tower listrik itu roboh. Bahkan, kesepakatan sudah tiga tahun lalu.

“Dari kesepakatan antara pihak PLN dan pemilik lahan berisi, jarak antara aktivitas penambangan dengan tower sutet harus 20-15 meter. Jaraknya kira-kira 15 meter, sudah sesuai dengan perjanjian antara PLN dan pemilik lahan,” tambah dia.

Ketika ditanya terkait siapa dibalik eksplorasi galian C besar-besaran ini, pria yang mengaku sebagai perwakilan pengelola ini enggan mengungkap identitas.

Share :

Baca Juga

Sumber Foto: Polibatam.ac.id.

Nasional

Kemendikbud Tingkatkan Diploma Tiga (D3) Menjadi Sarjana Terapan (D4)

Tuban

Ban Kempes, Dump Truck Terjun ke Jurang Sedalam 20 Meter
Para pemain Persela Lamongan yang menjalani Cooper Test di Stadiun Surajaya Lamongan. (Foto: Istimewa)

Lamongan

Khawatir Kebugaran Fisik Pemain Menurun Sejak Libur Kompetisi, Persela Gelar Cooper Test
Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket bersama Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D dan Dekan FISIP UI Dr Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc., dalam kuliah umum ”The EU Strategy in Coping with Multidimensional Impacts and Challenges of COVID-19 Pandemic” pada Jumat (26/2).

Nasional

Tekankan Bidang Penelitian, Uni Eropa Eratkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Indonesia
Abu Janda usai menjalani 4 jam pemeriksaan. Foto: sindonews.

Nasional

Abu Janda Belum Ditahan, Pakar Hukum: Belum Cukup Bukti
Konferensi Pers Polda Jatim, Senin (1/2).

Warta

Polda Jatim Bongkar Prostitusi Online Libatkan Anak Di Bawah Umur
Foto: Gema.id

Lamongan

Jelang Pergantian Musim, DPU-SDA Lamongan Siaga Cegah Kekeringan
Suasana Konrensi pers ungkap terduga pelaku perusakan mobil patroli Polsek Brondong, terlihat AKBP Miko menunjukan sejumlah barang bukti. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Beralasan Tak Suka Figur Polisi, Pemuda di Lamongan Nekat Rusak Mobil Patroli