DPRD Gresik Gelar Rapat Paripurna Pemberhentian dan Penetapan Kepala Daerah

Suasana kantor DPRD Gresik saat rapat.
Suasana kantor DPRD Gresik saat rapat.

Gresik, Progresnews.id – Menjelang pergantian Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2016-2021, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik gelar rapat paripurna secara virtual di Gedung DPRD Kabupaten Gresik pada Rabu, (27/01).

Dalam acara yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik, H. Abdul Qodir dan Wakil Ketua, Mujid Ridwan tersebut membahas tentang usulan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto-Muhammad Qosim yang akan dilakukan pada 17 Februari mendatang.

Kemudian juga dilakukan pembahasan tentang pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

“Hari ini, kita menggelar rapat istimewa sesuai dengan ketetapan Undang-undang yang berlaku, yaitu mengumumkan atas masa aktif bupati dan wakil bupati periode 2016-2021, sekaligus kami menetapkan mengusulkan dan menindaklanjuti calon bupati dan wakil bupati terpilih sesuai dengan ketetapan KPU,” ujar Qodir dalam pembukaan acara.

Ketua DPRD Kabupaten Gresik, H. Abdul Qodir saat pimpin rapat.

Ia mengatakan secara adminstratif pihaknya akan menyampaikan surat yang ditujukan untuk Menteri Dalan Negeri (Mendagri RI) yang melalui Gubernur Jawa Timur dengan tujuan agar mendapatkan penetapan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati tahun periode 2016-2021 dan diresmikannya Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada 2020.

Qodir pun menjelaskan untuk proses pelantikan Pemimpin Daerah baru akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan akan dilaksanakan pada 17 Februari menadatang. Ia berujar jika lelantikan tidak dapat dilakukan di gedung DPRD karena saat ini masih berada di masa pandemi. Rencananya, pelantikan akan diadakan di Gedung Grahadi Surabaya.

“Rencananya akan dilaksanakan di Gedung Grahadi Surabaya bersama 17 kepala daerah yang lain, untuk pelantikan dijadwalkan tanggal 17 Februari 2021,” terangnya

Sementara Mujid Ridwan mengatakan untuk pelantikan besok, hanya dihadiri oleh Buoati dan Wakil Bupati terpilih serta ketua DPRD.

“Karena prosesi pelantikan ini serentak, untuk itu nanti Ketua DPRD yang diundang dan nanti kita ikut kesana,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.