Home / Nasional / Warta

Kamis, 4 November 2021 - 19:28 WIB

Dorong Program MBKM, Kemendikbud Minta Kritik dan Saran PBNU

Mendikbud Nadiem dan Ketua PBNU Said Aqil. Foto: Kemendikbud.

Mendikbud Nadiem dan Ketua PBNU Said Aqil. Foto: Kemendikbud.

Jakarta, Progresnews.id – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim melakukan kunjungan ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (3/11).

Dalam pertemuannya, Nadiem membahas seputar upaya-upaya yang perlu dan akan dilakukan untuk memajukan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), terutama untuk perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU). Ia menyebut, upaya-upaya yang dimaksud nantinya haruslah yang menyenangkan bagi mahasiswa dan dosen.

“Harusnya pembelajaran di kampus tidak hanya ceramah di depan kelas, dosen bisa membuat rekaman pembelajaran kemudian ketika masuk ke kelas mahasiswa perlu diarahkan untuk lebih banyak berdiskusi, kerja kelompok, mengasah presentasi dan berdebat,” kata Nadiem dikutip pada Kamis (4/11).

Baca Juga:  Capai 136 Kasus Omicron, Kemenkes Meminta Masyarakat Tidak Lakukan Perjalanan Luar Negeri

Dalam kunjungan yang bertemakan ‘Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Silaturahim Mendikbudristek Bersama Ketua Umum PBNU’ ini, Nadiem juga menjelaskan delapan indikator dalam program MBKM, di antaranya 1. Lulusan mendapat pekerjaan yang layak; 2. Mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus; 3. Dosen berkegiatan di luar kampus; 4. Praktisi mengajar di dalam kampus; 5. Hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat; 6. Program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia; 7. Kelas yang kolaboratif dan partisipatif; 8. Program studi berstandar internasional.

Selain itu, Nadiem juga berharap NU bisa memberikan kritik dan saran tentang bagaimana baiknya program ini berjalan dan tentang kebijakan pendidikan nasional secara keseluruhan.

Penyerahan Bantuan UKT/SPP. Foto: Kemendikbud.

Lebih lanjut, kunjungan ini tidak saja sekedar berdiskusi tentang pendidikan. Namun, Nadiem juga memberikan bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) dan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada mahasiswa-mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi NU. Ditambah lagi, penyerahan secara simbolis surat izin pendirian Institut Sains dan Teknologi Nahdhatul Ulama, yang diterima langsung oleh K.H Said Aqil Siradj.

Baca Juga:  Tembus 1 Miliar, PCNU Gresik Serahkan Koin Muktamar Ke PWNU Jatim

Said Aqil Siradj sendiri mengaku senang menyambut kedatangan Mendikbud Nadiem Makarim. Ia berharap dengan hal ini bisa lebih menguatkan hubungan dan kerjasama antara Kemendikbud dengan perguruan tinggi di bawah LPTNU.

“Sore ini bukan hanya silaturahim tapi sudah ke silatul a’mal atau kerja sama. Terima kasih untuk bantuan KIP Kuliah dan bantuan UKT, dan juga izin pendirian perguruan tinggi. Pertemuan seperti ini harus sering-sering kita adakan. Tidak ada artinya pertemuan seperti ini kalau tidak ada kerja sama,” kata Aqil Siradj.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Warga Desa Petiyintunggal nampak menyunggi berkat usai ikuti rangkaian acara sedekah bumi, (21/10). Foto: Chidir/Progresnews.id

Gresik

Menengok Sedekah Bumi Desa Petiyintunggal, Bocah-bocah Kegirangan Kala Udik-udikan
Dwi Kuswato, Kiper No.1 Persela Lamongan. Foto: Ist.

Lamongan

Jelang Persela Vs Persiraja, Dwikus Dikabarkan Bakal Absen
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam Siaran Pers Hasil Rapat Terbatas Evaluasi PPKM, di Kantor Presiden, Senin 3 Januari 2022. Foto: youtube / sekretariat presiden

COVID-19

Kasus Omicron Bertambah Menjadi 152, 6 di Antaranya Transmisi Lokal

Daerah

Gus Syukri Lantik PC PMII Lamongan Periode 2021-2022
Kepala Desa Kebonsari Kecamatan Sidodadi Lamongan, Suharto. Foto : Istimewa.

Lamongan

Korupsi Dana Desa, Inspektorat Lamongan Bakal Periksa Kades Kebonsari

Kesehatan

Cegah HIV AIDS, Pemkab Gresik Targetkan 3 Zero Tahun 2030
Situasi di salah satu jalan kampung Desa Balun Kecamatan Turi. Foto : Ammy.

Lamongan

Tak Ada Peringatan Hari Lahir Pancasila di Desa Pancasila, Kok bisa?
Suasana acara peresmian MPP Lamongan, Rabu (10/2). Foto: Ammy.

Lamongan

Resmi Diperkenalkan, MPP Lamongan Tawarkan Sejumlah Kemudahan