Home / Lamongan / Warta

Selasa, 9 Maret 2021 - 17:10 WIB

DLH Lamongan Kecam Aktivitas Tambang Galian C di Zona Wisata

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 163 kali

Aktivitas galian C di kawasan wisata Kecamatan Paciran Lamongan. (Foto: Progresnews.id/Ammy)

Aktivitas galian C di kawasan wisata Kecamatan Paciran Lamongan. (Foto: Progresnews.id/Ammy)

Lamongan, Progresnews.id — Maraknya Galian C di Zona Wisata tampaknya mulai mendapat perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan.

Kepala Dinas Lingkungan Anang Taufik mengatakan meski tidak lagi menangani terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) untuk kegiatan tambang, dia mengecam jika aktivitas penambangan yang merusak adalah tindakan yang menyalahi aturan.

“Kalau tak berizin laporkan saja mas ke pihak berwajib (Polisi),” kata Anang saat ditemui di Kantor DLH Lamongan, Selasa (9/3).

Baca Juga:  Aliansi Mahasiswa Gresik Turun Jalan Tuntut Batalkan UU Ciptaker

Dia menyayangkan adanya aktivitas penambangan yang berada di wilayah Zona Wisata, tepatnya di Desa Penanjan Kecamatan Paciran Lamongan, Jawa Timur.

“Jika benar merusak lingkungan apalagi menyangkut hajat di Maharani Zoo Lamongan (Mazoola), kami akan segera memastikan,” tuturnya.

Alat berat yang digunakan para penambang. Foto: Ammy/Progresnews.id.
Alat berat yang digunakan para penambang. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Masih Anang, ia menjelaskan perihal Amdal yang sudah ditangani, bukan lagi Pemerintah Daerah, melainkan sudah menjadi wewenang Pemerintah Provinsi.

Baca Juga:  Kartu Tani Ribet dan Belum 100% Berjalan, Petani Pusing

“Terkait Amdal sudah menjadi wewenang Pemprov [Pemerintah Provinsi], Mas,” ucapnya.

Meski begitu, Anang menjelaskan jika DLH mempunyai tim di lapangan dalam hal pengawasan. Namun, hingga saat ini belum ada delik aduan terkait masalah galian C di Paciran.

“Belum ada laporan terkait pelanggaran, Mas. Jadi kami tidak bisa bergerak,” ungkapnya saat menanggapi Galian C di zona wisata.

Share :

Baca Juga

Nasional

Penahanan Empat IRT Akhirnya Ditangguhkan, Gus Jazil: Hukum Jangan Tajam ke Bawah
Motor antik buatan Inggris merk Royal Enfield bersama anggota MACI Gresik melihat renovasi musala Darus Sa'adah, Manyar, Gresik.

Gresik

Inspiratif, MACI Gresik Lelang Motor Antik Untuk Renovasi Musala
Supriyanto GS atau yang akrab disapa Prie GS

Warta

Budayawan Prie GS Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
Ilustrasi sampel darah Covid-19. Foto: Freepic.

COVID-19

Obat Alternatif Covid-19 Plasma Konvalesan Mulai Dipakai, Ini Tanggapan IDI Lamongan

COVID-19

Begini Cara Anggota TNI di Lamongan Tepis Anggapan Miring Soal Vaksin Covid-19
Nampak warga yang membersikan sisa banjir di depan masjid yang berada di tengah pemukiman warga. (Foto: Tangkapan Layar Vidio, Warga Desa Weduni)

Lamongan

Penantian Warga Terdampak Banjir di Lamongan, Ini Yang Mereka Lakukan
Suasana saat Kegiatan bakti sosial dilakulan di Kecamatan Turi, Kamis (21/1). Foto: Istimewa.

Lamongan

Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Turi Lamongan Mulai Dapat Layanan Kesehatan
Fandi Akhmad Yani, Aminatun Habibah, Moh. Qosim dan Asluchul Alif terlihat akrab makan di satu meja saat acara penetapan Bupati-Wakil Bupati, Jumat (22/1), di Aston INN Hotel, Gresik.

Gresik

Penetapan Bupati-Wabup Gresik: Tidak Ada Paslon 1 atau Paslon 2