Home / Lamongan / Warta

Selasa, 9 Maret 2021 - 18:51 WIB

Dishub Lamongan Dinilai Jadi Biang Keladi Kerusakan Jalan, Mahasiswa Unisda Layangkan Aksi Protes

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Sejumlah Mahasiswa yang melakukan audiensi dengan Kabid Lalu Lintas Dishub Lamkongan. Foto: Progresnews.id/ Ammy.

Sejumlah Mahasiswa yang melakukan audiensi dengan Kabid Lalu Lintas Dishub Lamkongan. Foto: Progresnews.id/ Ammy.

Lamongan, Progresnews.id — Sejumlah mahasiswa nekat layangkan aksi protes pada Dinas Perhubungan Lamongan (Dishub Lamongan). Hal itu lantaran penegakan aturan status kelas jalan tidak dinjalankan.

Ketidaktegasan Dishub itu diduga menjadi biang keladi penyebab rusaknya jalan poros provinsi yang membentang dari Sukodadi hingga Paciran.

“Kita hanya minta tegakan aturan tentang kelas jalan sesuai pasal 19 sampai dengan 28, karena salah satu faktor jalan rusak ya tonase berlebihan,” tutur Fani Fanani ketua Rayon Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Permata sesuasi aksi protes, Selasa (9/3).

Baca Juga:  Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Turi Lamongan Mulai Dapat Layanan Kesehatan

Para mahasiswa Universitas Islam Dahrul ‘Ulum Lamongan (Unisda Lamongan) itu merasa kecewa lantaran audensi tidak menemui titik terang. Bahkan, Kepala Dishub tidak mau menemui dengan alasan rapat.

Sejumlah Mahasiswa yang melakukan audiensi dengan Kabid Lalu Lintas Dishub Lamkongan. Foto: Progresnews.id/ Ammy.

“Kami bawa bukti real seperti video kendaraan yang melebihi tonase, dan pelanggaran ini sudah berlangsung lama,” ungkapnya.

Dalam aksinya, para mahasiswa yang juga aktivis PMII itu juga mengancam akan mengerahkan masa yang lebih besar jika tidak ada tindak lanjut dari Dishub.

Baca Juga:  Wakil Ketua MPR Gus Jazil: Budidaya Porang Menjanjikan, Butuh Dukungan Berbagai Kalangan

“jika dalam waktu 2×24 jam aspirasi kami tidak diindahkan, kami akan sampaikan lagi dengan cara yang berbeda, demonstrasi adalah pilihan terakhir,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Kabid Lalu Lintas Dishub, Sunaryanto menjelaskan jika upaya terkait status jalan yang dilanggar sudah berkoordinasi dengan Polres Lamongan. Namun, belum ada respon hingga sekarang.

“Kita sudah beberapa kali ke Polres [Lamongan] untuk berkoordinasi tapi tidak mendapat respon, sehingga kita belum bisa lakukan,” jelasnya saat menanggapi audiensi mahasiswa terkait status kelas jalan.

Share :

Baca Juga

Ketua Dewan Pers memberi sambutan pada Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 & Tekanan Disrupsi Digital", pada sesi pertama, Senin (8/2).

Nasional

Tiga Pesan Penting M. Nuh Untuk Insan Pers Indonesia
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat mengumumkan Surat Keputusan Bersama. Foto: Kemendikbud.

Pendidikan

SKB Tiga Menteri Kecualikan Aceh, Mendagri: Tugas Negara Menjamin dan Menjaga Kemerdekaan Beragama
Kondisi saat ini nenek Mutiah.

Lamongan

Viral!! Video Nenek Tak Terurus di Lamongan Hebohkan Warganet, Begini Reaksi Pemdes Setempat
(Kiri) Demerson Bruno Costa Pemain Belakang Persela Lamongan. (Foto: Istimewa)

Lamongan

Persela Lamongan Tambal Lini Belakang Dengan Siapkan Demerson Bruno Costa
Salah satu anggota Perpusjal Tambakboyo sedang menata lapak baca buku. Foto: Alfan/Progresnews.id.

Tuban

Peduli Indonesia, Perpusjal Tambakboyo Gelar Penggalangan Dana
Poster promosi Aisha Weddings. Foto: Twitter/Sweta Kartika.

Nasional

Promosikan Pernikahan Anak, KPAI Laporkan Aisha Weddings

Lamongan

Lesbumi Paciran Lamongan Mulai Bedah isi Manuskrip Peninggalan Sunan Drajat

Nasional

Uni Eropa Umumkan Pemenang EU Social DigiThon