Home / Gresik / Warta

Selasa, 4 Mei 2021 - 02:08 WIB

Dilema Alih Fungsi Lahan Pertanian, Forkot Ajak Dialog Pemerintah Bahas Solusi

Reporter : Rifqi Badruzzaman

Gus Yani saat mengikuti dialog bertajuk

Gus Yani saat mengikuti dialog bertajuk "Petani Di Persimpangan Jalan (Antara Godaan Alih Fungsi Lahan dan Minimnya Kesejahteraan)", Senin (3/5).

Gresik, Progresnews.id — Alih fungsi lahan pertanian menjadi masalah cukup serius dialami oleh petani Kabupaten Gresik. Menyikapi itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Kota (Forkot) Gresik mengundang pejabat tinggi di Kabupaten Gresik dalam sebuah acara dialog publik di Rumah Makan Bandeng Elan Dua, Senin (3/5).

Dialog bertajuk “Petani Di Persimpangan Jalan (Antara Godaan Alih Fungsi Lahan dan Minimnya Kesejahteraan)” itu bertujuan untuk mengajak duduk bersama pemerintah baik eksekutif maupun legeslatif dengan elemen masyarakat membahas terkait kondisi petani di Kabupaten Gresik.

Diantara yang hadir adalah Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, Ketua DPRD Gresik, H. Much Abdul Qodir, Praktisi dan Pakar Inovasi Pertanian Dr Herman Maulana, serta puluhan pimpinan LSM, Ormas, dan Organisasi Mahasiswa di Kabupaten Gresik.

Dalam paparannya, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menambah ketersediaan pupuk petani. Sebab selama ini, permasalahan tersebut masih jadi keluhan para petani.

“Salah satunya problem ini adalah soal pupuk, terutama ketersediaan pupuk subsidi yang kemarin dalam e-RDKK 2021 hanya diacc 30 persen oleh pemerintah pusat,” tuturnya.

Baca Juga:  Fasilitas GJOS Kian Mendukung, Gus Yani Minta Warga Isoman Pindah Isolasi Terpusat

Bupati millenial itu tak ingin pemerintah daerah tinggal diam. Sebagai langkah awal, Gus Yani sapaan akrab Fandi Ahmad Yani menyatakan siap menebus pupuk non subsidi, kemudian disalurkan kepada petani dengan harga subsidi.

“Salah satunya dengan subsidi pupuk dari pemerintah daerah, dari APBD. Kita akan uji coba dengan menebus pupuk non subsidi, lalu disalurkan kepada petani dengan harga subsidi sehingga bisa menambah ketersediaan pupuk terjangkau,” tutur Gus Yani.

Disisi lain, pemerintah Kabupaten Gresik di era kepemimpinan Bupati Gus Yani mempunyai program Gresik Agropolitan yang akan melibatkan petani dengan sistem produksi dan pemasaran terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Secara rinci, kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Eko Anindito Putro menjelaskan, program itu sebagai upaya integrasi sistem pertanian sehingga terwujud produktifitas hasil tani dengan biaya bahan baku yanglebih ekonomis.

“Sesuai program nawakarsa Pak Bupati, salah satunya Gresik Agropolitan, kita akan integrasikan sistem pertanian seperti sistem industri, namun petani tidak perlu mengeluarkan biaya terlebih dahulu. Kita ajak industri bidang pertanian di Gresik terlibat, begitu juga industri yang membutuhkan bahan baku dari hasil pertanian, kita akan ajak menyerap bahan baku dari petani di Gresik,” urai Eko.

Baca Juga:  Dukung Visi-Misi, DPRD Gresik Minta Gus Yani-Bu Min Segera Usung RPMJD

Salah satu praktisi dan pakar inovasi pertanian, Dr Herman Maulana menuturkan, pentingnya inovasi dan riset untuk menghasilkan varian tanaman yang unggul dan lebih produktif serta peremajaan lahan melalui pupuk organik. Selain itu Herman menekankan perlunya kerjasama antar corporate (terutama di bidang pertanian dan produk turunannya) dan petani yang difasilitasi Pemerintah Daerah.

“Agar program yang dicanangkan bisa berkelanjutan dan tidak membebani APBD, baiknya menggandeng swasta di bidangnya,” saran Herman.

Suasana dialog bertajuk “Petani Di Persimpangan Jalan (Antara Godaan Alih Fungsi Lahan dan Minimnya Kesejahteraan)”, Senin (3/5).

Praktisi yang menemukan bibit unggul durian tanpa musim bersama petani dampingannya itu memamerkan hasil riset tanaman lada yang tahan air dan lebih kuat. Dengan harapan hasil uji cobanya dapat diadopsi Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Telah kami lakukan (penanaman) di Bawean dan Bungah,” papar Herman.

Share :

Baca Juga

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Foto: humas Kemenag)

Nasional

Menag Kutuk Keras Pengeboman Gereja Katedral Makassar

Gresik

Desa Four Point Zero, Jadi Impian Kades Diana
Gus Jazil Optimis Gus Yani-Bu Min Akan Jadikan Gresik Lebih Sejahtera.

Nasional

Tolak Perpres Miras, Gus Jazil: Kita Bukan Bangsa Pemabuk, Kita Berketuhanan
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono menyampaikan bahwa Polri akan menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, Kamis (11/2). Foto: sindonews.

Nasional

Komentari Kematian Ustaz Maaher, Novel Baswedan Dilaporkan ke Bareskrim

Nasional

Ibu Bumi Menjaga Hutan, Tina Ngata Perempuan Adat Visioner

Gresik

Momen HUT RI, GP Ansor Bungah Ziarahi Makam Pahlawan dan Muassis NU
Davis Wakil Ketua Komisi D DPRD Lamongan seusai pertemuan dengan UPT Kesehatan Kalitengah dan Dinkes. Foto: Ammy

Lamongan

Insiden Tewasnya Warga Akibat Gigitan Ular Belanjut ke Komisi D DPRD Lamongan
Sumini, Perempuan Pemimpin dari Damaran Baru Aceh, saat memberikan testimoni dalam webinar "Memperkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan SDA dan Ketahanan Ekologis di Indonesia" pada Kamis (25/3).

Nasional

Puncak Hari Perempuan Sedunia, The Asian Foundation Tampilkan Testimoni Lima Pemimpin Perempuan