Home / Daerah

Sabtu, 5 Desember 2020 - 05:01 WIB

Dihadiri Gubernur Khofifah, Ekspor Produk ke Pasar Global Resmi Dilepas

Reporter : Nasih Farihuddin

Gubernur Jatim Khofifah bersama Mendag RI dan   Bupati Fadeli serta perwakilan pemilik perusahaan, saat acara Pelepasan Ekspor ke Pasar Global. (Foto: Nasih/ Progresnews,Id)

Gubernur Jatim Khofifah bersama Mendag RI dan Bupati Fadeli serta perwakilan pemilik perusahaan, saat acara Pelepasan Ekspor ke Pasar Global. (Foto: Nasih/ Progresnews,Id)

Lamongan, Progresnews.idKabupaten Lamongan dipilih sebagai pusat pelaksanaan kegiatan Pelepasan Ekspor ke Pasar Global. Pelepasan seremonial ini berlangsung serentak di 16 provinsi di Indonesia yang berlangsung secara virtual dengan terpusat di PT Bumi Menara Internusa (BMI) Lamongan, Jumat (4/12/2020).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir di Lamongan, mengatakan bahwa dengan peresmian ini agar memotivasi daerah untuk terus menggenjot ekonomi.

“Kami berharap dari 133 eksportir dari 16 provinsi ini bisa meningkatkan proses pemulihan ekonomi nasional. Serta pelepasan langsung oleh Bapak Presiden mampu memberikan dorongan motivasi untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah kami masing-masing,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Fadeli merasa bangga dan tersanjung atas dipilihnya Lamongan sebagai pusat pelaksanaan kegiatan pelepasan ekspor ke pasar global oleh Pemerintah Pusat.

“Saya berharap hal ini dapat menjadi motivasi dan dorongan tersendiri bagi pemilik usaha-usaha di Kabupaten Lamongan, baik UKM maupun Non-UKM untuk meningkatkan daya saingnya. Sehingga dengan demikian akan semakin banyak produk yang dapat diekspor dari Lamongan, dan pertumbuhan ekonomi di Lamongan dapat terus meningkat,” ujarnya.

Baca Juga:  Aksi Ibu-Ibu di Lamongan Gagalkan Aksi Pencurian HP, Pelaku Nyaris Dihajar Massa

Di Lamongan sendiri, nilai ekspor dari perdagangan besar Rp 545,3 miliar dengan jenis produk ekspor antar lain alas kaki dan mebelair. Selain itu, produk UMKM Lamongan memiliki besar nilai ekspor yang mencapai Rp 55,7 miliar dengan produk antara lain kerajinan, pupuk, dan ikan olahan. Khusus ekspor yang dilakukan PT BMI Lamongan yang berupa udang beku (Shrimp) pada tahun 2019 mencapai Rp 1,2 T.

Pada kesempatan yang sama Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto yang turut hadir di Lamongan menjelaskan, pelepasan produk ekspor ini diikuti oleh 133 perusahaan terdiri dari 79 perusahaan kategori Non-UKM dan 54 perusahaan kategori UKM.

Baca Juga:  Memasuki Musim Hujan, BPBD Lamongan Ajak OPD dan Masyarakat Waspadai Potensi Banjir

“Total keseluruhan nilai ekspor di Desember 2020 ini senilai USD 1,64 miliar atau setara dengan Rp 23,75 triliun,” katanya.

Agus menambahkan, ekspor tersebut merupakan langkah konkrit pemerintah untuk meningkatkan UKM ekspor, menjaga loyal buyers, peningkatan investasi serta menumbuhkan ekonomi nasional di Tahun 2021.

“Selain itu, hal ini adalah upaya peningkatan ekspor non migas di masa pandemi,” tambahnya.

Seperti diketahui, PT Bumi Menara Internusa (BMI) Lamongan sendiri sebagai pusat kegiatan pelepasan ekspor ini merupakan eksportir produk perikanan yang produk-produknya telah merambah pasar Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, dan Australia. Selain PT BMI, CV Yukari Cahaya Abadi Lamongan juga termasuk dalam salah satu eksportir dari Jawa Timur.

Editor : Kholis

Share :

Baca Juga

Operasi Yustisi, 22 Orang Terjaring di Tambakboyo

COVID-19

Operasi Yustisi, 22 Orang Terjaring di Tambakboyo

Daerah

Dinobatkan Menteri Desa PDTT RI, Sekapuk Juara 1 Desa Brillian

Daerah

Warga Soko Terima Bantuan Padat Karya Program JPS Kemendes-Kemnaker RI
Rutinan Ahad Awal Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Jatirembe

Daerah

Rutinan Ahad Awal Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Jatirembe

Daerah

Pelajar Panceng Peduli Banjir Gresik, Salurkan Donasi ke Dapur Umum

Daerah

Lindra – Riyadi Unggul Sementara Versi Quick Count
H. Muhammad Qosim.

Daerah

Usai Pilkada, Qosim Kembali Menjalankan Tugasnya Sebagai Wakil Bupati

Daerah

Giring Ganesha Turun Gunung, Solidkan Dukungan untuk Kemenangan Handoyo-Astiti