Home / Lamongan / Warta

Kamis, 21 Oktober 2021 - 19:00 WIB

Diduga Tak Sesuai RAP, Pembangunan TPT yang Jebol di Sugio Lamongan Disoal Warga

TPT Ambrol yang belum diperbaiki di Sugio Lamongan. Foto : Ivan A/Progresnews.id.

TPT Ambrol yang belum diperbaiki di Sugio Lamongan. Foto : Ivan A/Progresnews.id.

Lamongan, Progresnews.id — Tembok Penahan Jalan (TPT) yang jebol hanya karena guyuran hujan di Sugio Lamongan menuai kecaman dari warga setempat. Bahkan, tetua Desa Sugio menganggap pembangunan jauh dari kata wajar.

Hal tersebut memunculkan fakta jikalau, pembangunan TPT yang tepat di depan Alun-Alun Kecamatan Sugio tersebut tak sesuai Rencana Anggaran Pembangunan (RAP)

Sebab, kata salah seorang warga yang juga tetua desa bernama Seripan Bastian (51) janggalnya pembangunan sudah pasti benar adanya, dan robohnya TPT adalah bukti awal dari pengerjaan yang asal-asalan.

“Kalau liat bangunan itu, semen dan campurannya nggak umum. penggunaan material batu kapur (pedel) juga tidak normal, besi penahan juga tidak ada,” ungkap Seripan, Rabu (20/10)

Baca Juga:  Tindak Lanjut PPKM Jilid II, 27 Pelanggar Prokes Terjaring Razia

Ia menilai, tidak layaknya bahan kontruksi telah diketahui banyak warga desa. Dan kejutan datang pada minggu (17/10/2021) setelah runtuhnya TPT terekam kamera hingga viral di media sosial.

“Nggak ambrol gimana orang besi penyanggah juga nggak ada. Malahan, pendirian TPT baru itu hanya menumpuk di atas TPT lama,” jawabnya.

Sementara itu, secara terpisah Kabid Perbaikan Jalan Dinas PU Bina Marga Lamongan, Dandoko mengungkapkan jika deltu atau pedel berbatu tidak masuk dalam kontruksi jalan yang semestinya.

Baca Juga:  Pembangunan Jalan Nasional di Lamongan Ditarget Rampung April

“Kalau kontruksi menggunakan bahan deltu jelas itu tidak boleh, bahanya tidak sesuai,” ungkap dia saat di konfimasi di kantor DPU Bina Marga Lamongan.

Ia mengaku, jika pemangunan TPT di Desa Sugio juga tanpa sepengetahuan pihak PU Bina Marga selaku leading sektor urusan perbaikan jalan di Kabupaten Lamongan.

“Meski status jalan Kabupaten juga tidak ada kordinasi dengan kami, itu bikan kami yang ngerjakan.” Akunya.

Sedangkan, Kepala Desa Sugio Rochin hingha tulisan ini dibuat masih enggan memberikan jawabanya. Dari keterangan terakhir ia hanya berdalih kejadian TPT ambrol disebabkan hujan deras.

Kontributor : Ivan A

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Vaksin Covid-19 tiba di Puskesmas Gaji dengan pengawalan ketat aparat gabungan TNI dan Polri, Kamis (28/1).

COVID-19

Dinkes Tuban Distribusikan 1.307 Vaksin Bagi Tenaga Kesehatan di Tuban
RAKORNAS IV. Delegasi dari PW Lesbumi Sulawesi Utara membacakan 4 Poin penting hasil Rakornas, Jumat (29/10). Foto : Dokumentasi Rakornas IV/Progresnews.id

Nasional

Jelang Muktamar NU Ke-34, Berikut 4 Poin Penting Hasil Rakornas IV Lesbumi NU di Yogyakarta
Abdul Muhaimin Iskandar pada Konser Santri untuk Indonesia dan Launching Pesantren Asuh Minggu (31/10) malam. Foto: TV9.

Nasional

RMI PBNU Launching Gerakan Pesantren Asuh, Gus AMI Tekankan Semangat Gotong Royong
Gus Yaqut mengharap masyarakat tak mudah melabeli seseorang radikal, Minggu (14/2). Foto: instagram.com/@gusyaqut.

Nasional

Komentari Pelaporan Din Syamsuddin, Gus Yaqut: Jangan Gegabah Menilai Seseorang
Wakil Gubernur Jawa Timur saat membuka Pelatihan Kader Lanjutan PC GP Ansor Gresik, Kamis (18/11). Foto : Chidir/Progresnews.id

Tokoh

Buka Pelatihan GP Ansor Gresik, Wagub Emil Bagikan Konsep Kepemimpinan 360 Derajat

Lamongan

Wow, Polres Lamongan Amankan 281 Pelaku Kejahatan hanya dalam 12 hari Operasi
Museum Virtual Masmundari.

Gresik

Yayasan Gang Sebelah dan Kemendikbud Ristek Rilis Museum Virtual Masmundari
Jalan Nasional di Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan pada KM 36-41 saat diperbaiki. Foto: Progresnews.id/ Ammy.

Nasional

Pembangunan Jalan Nasional di Lamongan Ditarget Rampung April