Home / Gresik

Senin, 30 Agustus 2021 - 14:35 WIB

Desa Four Point Zero, Jadi Impian Kades Diana

Reporter : Progresnews

Desa Four Point Zero, Jadi Impian Kades Diana

Desa Four Point Zero, Jadi Impian Kades Diana

Gresik, Progresnews.id.– Bagaimana rasanya jika kita alergi atau mengalami trauma terhadap sesuatu, namun karena berada dalam keadaan dan situasi tertentu, hingga pada akhirnya tidak dapat menghindari kondisi ini?, Rumit?, Pasti…

Nah, hal tersebut persis yang dirasakan oleh Diana Eviana. Seorang Kepala Desa Metatu Kecamatan Benjeng Gresik, yang dilantik oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, di Gedung Pemkab Gresik beberapa waktu lalu.

Diana, begitu sapaan akrabnya, telah dikukuhkan oleh Gus Yani bersama dengan beberapa Kades Pergantian Antar Waktu (PAW) dari desa lain. Perempuan ini menjelma buah bibir warga kota Pudak. Medsos seolah tak bosan-bosan menginformasikan momen pelantikan di Kantor Bupati Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo tersebut. Benar saja, selain cantik, lajang, berpendidikan tinggi, usia Diana juga sangat muda, 27 tahun.

Kini Diana memikul beban untuk memberikan pelayanan terhadap warga di desa tempatnya tumbuh. “Kalau boleh jujur, awalnya saya ini orang yang memilik ‘trust-issue’, artinya begini, saya kurang percaya dengan ekosistem politik pemerintahan, yang memang syarat akan perebutan kekuasaan, kedudukan, dan dalam “uang” yang kesemua itu mengerikan bagi saya.” ungkap Diana di hadapan Progresnews.id di sebuah cafe Cerme, Gresik (28/08/2021) kemarin.

Baca Juga:  Melalui Program Gresik Berdaya, Baznas Kabupaten Gresik Berikan Bantuan Modal ke Usaha Kecil

Meski terserang oleh ‘trust-issue’, namun Diana justru akan melaluinya dengan sebuah mindset yang berbeda. Dirinya tahu bila menggunakan logika terbalik adalah cara tepat untuk mengatasi hadirnya trust-issue dalam bayang-bayangnya.

“Dari sini justru saya harus menunjukkan bagaimana kinerja saya, membuktikan komitmen saya. Bagaimana amanah masyarakat, kepercayaan mereka terhadap saya ini menjadi pemicu semangat bagi saya untuk membangun Desa Metatu,” imbuh Alumnus Jurusan Pertelevisian dan film UNEJ ini.

Gagas Co-Working Space di Desa

Ditanya tentang inovasi desa yang ada dalam jalan pikirannya, perempuan berpendidikan akhir S2 Unair ini menawarkan konsep-konsep teranyar yang bakal ia wujudkan. Salah satunya yakni membangun ekositem kreatif di Desanya.

Baca Juga:  Catat, Ini Tanggal Vaksinasi MUI Gresik bersama Polres Gresik

“Saya ingin kualitas sumberdaya manusia, terutama anak-anak muda di desa Metatu ini semakin berdaya dan maju. Saya merasa perlu ada ruang kerja bersama atau istilahnya sekarang ini disebut co-working space, di Desa Metatu,” lanjut putri dari seorang pengusaha meubel ini.

Namun, tentu saja konsep pemikiran ini perlu dimusyawarahkan secara matang teknisnya. Tak hanya itu, untuk mempersiapkan Co-Working Space berdiri di Metatu, Diana kini mulai meriset berbagai komunitas kreatif, baik yang tumbuh di Gresik maupun Surabaya, untuk selanjutnya berkolaborasi dengan Desa Metatu.

Kendati mengakui dirinya tidak memiliki modal sosial, belum pernah mencetak kiprah yang nyata bagi Metatu sebelum ia menjabat sebagai kepala desa, akan tetapi dirinya menyadari sepenuhnya bahwa ada sebuah ‘previlege’ atau hak istimewa bagi semua orang untuk mendapatkan momentum memberikan kontribusi.

Share :

Baca Juga

Gresik

Gus Yani dan Bu Min Resmi Dilantik, Forsis Gresik: Kami Akan Kawal Jargon Manut Kyai-nya
Konferensi pers Polres Gresik

Gresik

Polres Gresik Ungkap Penganiayaan Anak di Bawah Umur di Alun-alun Gresik Yang Viral
BNN Kabupaten Gresik

Gresik

Dua Remaja Diingkus BNNK Gresik, Petugas Sita Seberat 7,7 gram Sabu

Gresik

Ajak Jaga Kerukunan Umat Beragama, Formagam dan Kemenag Kabupaten Gresik Adakan Silaturahmi

Gresik

Sebanyak 27 Wartawan Ikuti UKW KWG Angkatan Pertama
Fandi Akhmad Yani saat mengikuti webinar Beritabaru.co, Selasa (9/2).

Gresik

Pengembangan Pendidikan Melalui APBD Berbasis Manut Kiai
Proses giat gabungan skala besar dan Ops yustisi

Gresik

Kapolres dan Dandim Kabupaten Gresik Pimpin Langsung Ops Yustisi PPKM Malam ke Enam

Gresik

Gus Jazil dan Bupati Gresik Beri Motivasi Guru dan Santri Sunanul Muhtadin