Home / Nasional / Warta

Selasa, 24 Agustus 2021 - 19:23 WIB

Deputi Setwapres Apresiasi Pengembangan Komoditas Lokal Papua

Deputi Pembangunan Ekonomi Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Ahmad Erani Yustika saat menjadi penanggap dalam Market Gathering bertajuk Membangun Kolaborasi Pasar UMKM bersama “ASMAT”, Selasa (24/8).

Deputi Pembangunan Ekonomi Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Ahmad Erani Yustika saat menjadi penanggap dalam Market Gathering bertajuk Membangun Kolaborasi Pasar UMKM bersama “ASMAT”, Selasa (24/8).

Jakarta, Progresnews.idAhmad Erani Yustika selaku Deputi Pembangunan Ekonomi Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) memberikan apresiasi dan tiga (3) catatan terhadap komoditas Papua yang sedang dicoba untuk diolah dan dikembangkan.

Hal itu disampaikan dalam acara Market Gathering yang diselenggarakan oleh Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) dan didukung The Asia Foundation (TAF), Selasa (24/8).

Catatan pertama dari Erani adalah perlunya inisiator dari kalangan masyarakat adat sendiri. “Jika dari masyarakat setempat tidak ada, maka bisa diambil dari luar tetapi harus selektif,” kata Erani dalam acara yang dipandu oleh Hadi Prayitno dari The Reform Initiatives (TRI) ini.

Baca Juga:  Tingkatkan Komoditas Kakao, Kepala Kampung Imsar Komitmen Dukung Petani

Kedua adalah pentingnya menjaga serta meningkatkan partisipasi otentik di komunitas. Ini, kata Erani, penting agar aktivitas ekonomi lokal tidak mengalami konversi dari gerakan ekonomi menjadi aktivitas investasi.

“Menjaga ritme ini penting. Sebab jika sudah menjadi aktivitas investasi, maka dampaknya adalah masyarakat lokal yang akan terabaikan di kampungnya sendiri,” ungkapnya dalam diskusi bertajuk Membangun Kolaborasi Pasar UMKM bersama Asmat.

Baca Juga:  Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Jepang, Menko Airlangga Sepakat Perkuat Kerjasama Bilateral

Adapun ketiga adalah bagaimana menjaga keberlangsungan gerakan ekonomi berdasarkan kelestarian lingkungan. “Yang terakhir inilah yang membedakan pembangunan yang beradab dari aktivitas ekonomi yang biadab. Jadi, betapapun aktivitas ekonomi di Papua penting untuk selalu berpijak pada prinsip pembangunan beradab,” tegasnya.

Share :

Editor : Admin 2

Baca Juga

Berkhidmat. Ketua DPC PKB, H Abdul Qodir menyerahkan bantuan kepada AMTV NU diterima KH Chusnan Ali, usai upacara HSN 2021 (23/10). Foto: Chidir/Progresnews.id

Sospol

Begini Khidmat DPC PKB Gresik Pada Momen HSN 2021
Vaksinasi di Desa Melirang, Selasa (28/9). Foto: Ist.

Gresik

Tingkatkan Kekebalan Kelompok, Desa Melirang Gelar Vaksinasi
Perwakilan Rekor MURI Indonesia menyerahkan sertifikat Rekor MURI kepada Ketua RMI-PBNU Abdul Ghofar Rozin dengan disaksikan Ketua PBNU Said Aqil Siradj pada Malam Puncak Amanat Hari Santri 2021, Jumat (22/10). Foto: Istimewa.

Nasional

Luar Biasa, Jaya Suprana Sebut NU Pecahkan Rekor Dunia
Kemendikbud Luncurkan Bantuan Subsidi Upah Kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS

Nasional

Kemendikbud Luncurkan Bantuan Subsidi Upah Kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS
Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id

Nasional

Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Karantina Perjalanan Internasional, Simak Poin-poinnya!

Warta

Gereja di Gresik Mulai Lakukan Persiapan Menyambut Perayaan Hari Natal 2021
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Sekjen Kemenag RI) Nizar Ali di Kantor Kemenag RI. Foto: Kemenag.go.id

Nasional

4 Dirjen Diberhentikan, Kemenag: Silahkan Gugat ke PTUN
Titik lokasi perbaikan jalan yang hanya menggunakan batu untuk memberi batas pengaman. Foto : Progresnews.id /Ammy

Lamongan

Diduga tak Sesuai Prosedur, Perbaikan Jalan Nasional di Lamongan Ancam Keselamatan Penggendara