Home / Lamongan / Warta

Rabu, 13 Januari 2021 - 21:44 WIB

Demo Banjir di Lamongan Berujung Penyegelan Kantor Pemkab

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 596 kali

Ratusan Massa Aksi yang menyegel Kantor Pemerintah Daerah Lamongan.

Ratusan Massa Aksi yang menyegel Kantor Pemerintah Daerah Lamongan.

Lamongan, Progresnews.id — Banjir luapan sungai anak Bengawan Solo atau Bengawan Jero di Lamongan, Jawa Timur, yang terjadi menahun. Mendapat perhatian sejumlah kalangan.

Kali ini, ratusan massa yang menggelar aksi demonstrasi di halaman gedung DPRD dan dilanjutkan ke Kantor Bupati Lamongan itu dimotori Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lamongan dan warga terdampak banjir.

“Tiap tahun kami merasakan banjir, dan efeknya kerugian dialami petani tambak, dari peristiwa segenting itu pemkab tak kunjung menyelesaikan masalah yang ada,” ujar Korlap aksi demo, Yoyok. Rabu, (13/01).

Suasana demo di depan gedung DPRD Kabupaten Lamongan, terlihat Ketua Dewan Legislatif Abdul Ghofur saat menemui pendemo.
Suasana demo di depan gedung DPRD Kabupaten Lamongan, terlihat Ketua Dewan Legislatif Abdul Ghofur saat menemui pendemo.

Massa aksi geram lantaran Pemerintah setempat dinilai lambat dalam penanganan banjir yang hampir melanda 6 kecamatan di Lamongan itu, bahkan banjir yang terjadi tiap tahun itu tak juga ada solusinya.

Baca Juga:  Desa-desa Alami Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Air Bersih

“Kami telah melihat fakta yang ada banyak warga yang terisolir karena tingginya genangan air, tidak ada reaksi padahal itu wewenang Pemkab, kami serasa tidak punya pimpinan,” terang Yoyok.

Sayup terdengar massa aksi menyampaikan ada beberapa tuntutan penting yang disampaikan pendemo, “Pembuatan posko kesehatan di titik banjir, pembersian tanaman enceng gondok, optimalisasi pintu air yang ada di Kuro, peninggian bahu jalan, normalisasi sungai dan realisasi tugas satgas banjir ,” sahut Yoyok, saat berorasi.

Penyegelan sementara dilakukan massa aksi lantaran tidak memenuhi target demo, yakni menyampaikan secara langsung aspirasi ke Bupati Fadeli.

Baca Juga:  Diakibatkan Banjir, Ketersediaan Ikan Air Tawar di Pasar Ikan Lamongan Menurun

Sedangkan, Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur mengakui pihaknya sudah berupaya menormalisasi waduk dan aliran sungai.

“Dinas PU dan Pengairan sudah normalisasi kali yang dangkal, pengerukan embung-embung juga sudah dilakukan,” Akunya.

Lebih jelas, Ghofur memaparkan untuk dana anggaran 2021 akan fokus pengerjaan sejumlah aliran sungai khususnya di Bengawan Jero.

“Sudah ada bantuan anggaran dari pusat sebesar Rp. 1.5 Milyar untuk Dinas PU dan Pengairan, yang jelas 2021 kita berkomitmen atasi banjir di Lamongan,” Pungkasnya.

Editor : Kholis

Share :

Baca Juga

COVID-19

Kasus Berita Hoax Kasdim 0817 Meninggal Usai Divaksin, Polres Gresik Segera Usut Dalangnya
Sejumlah tim BPCB saat melakukan identifikasi lokasi bangkai kapan. Foto : Ammy.

Lamongan

Eksplorasi Bangkai Kapal Van Der Wijck Dihentikan Sementara
Petugas gabungan saat melakukan operasi yustisi di Resto Mie Gacoan, Rabu (27/1).

Tuban

Tindak Lanjut PPKM Jilid II, 27 Pelanggar Prokes Terjaring Razia
Halaman Kantor Disnakertrans Lamongan. Foto : Ammy/Progresnews.id

Lamongan

Jamin Kesejahteraan Pekerja, Disnakertrans Lamongan Waspadai Penyaluran THR Keagamaan
Poster promosi Aisha Weddings. Foto: Twitter/Sweta Kartika.

Nasional

Promosikan Pernikahan Anak, KPAI Laporkan Aisha Weddings
Mia Khalifa kritisi kebijakan reformasi agraria di India yang dinilai merugikan petani India. Foto: hero-magazine.com.

Internasional

Sempat Dikecam, Mia Khalifa Berikan Dukungan Bagi Petani India
Calon jamaah haji. Foto: Kemenag.

Lamongan

Berangkat 15 Juni 2021, Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Bakal Divaksin
Kegiatan Penjaringan Kader PAC IPNU IPPNU Kecamatan Temayang, Jumat (2/4).

Bojonegoro

Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Temayang Gelar Penjaringan Kader