Home / Nasional / Sospol

Selasa, 8 September 2020 - 12:57 WIB

Deklarasi KAMI Jabar, Din Syamsuddin: Kedepankan Otak, Jangan Otot

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M. Din Syamsuddin menyampaikan sambutan dalam acara Deklarasi KAMI Jabar di Depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Senin, 7 September 2020. Foto : CNN.

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M. Din Syamsuddin menyampaikan sambutan dalam acara Deklarasi KAMI Jabar di Depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Senin, 7 September 2020. Foto : CNN.

Progresnews.id, Bandung – Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Barat di Kota Bandung, Senin (7/9), disambut baik oleh Presidium KAMI M. Din Syamsuddin. Hal itu diungkapkan Din dalam sambutannya dalam acara Deklarasi KAMI Jabar yang dilaksanakan di depan Gedung Sate itu.

Dengan diiringi teriakan takbir dari massa KAMI, Din ucapakan selamat atas deklarasi KAMI Jawa Barat. Deklarasi hanyalah langkah awal, gerakan dan perjuangan sesungguhnya untuk menyelamatkan Indonesia akan segera dilanjutkan.

Sebagai informasi, Din sebelumnya menghadiri deklarasi KAMI Jabar yang digelar di rumah Juhmur Hidayat yang merupakan mantan Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan TKI.

Gerakan KAMI, lanjut Din, adalah gerakan moral. Sehingga nilai-nilai moral harus dijunjung dan ditunjukkan oleh seluruh simpatisan,

Baca Juga:  Pemuka Lintas Agama Se-Indonesia Adakan Konferensi Pers Menolak UU Cipta Kerja

“Kita harus mengedepankan akal pikiran. Pakailah otak, jangan otot. Karena KAMI merupakan gerakan dari anak-anak bangsa yang terpelajar,” ujar Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu, dilansir dari CNN.

Menurut CNN, dengan menggunakan pakaian berwarna merah dan putih, aksi simpatisan KAMI Jabar di depan Gedung Sate terlihat berjalan tertib.

Selain itu, massa aksi yang hadir terlihat memakai masker dan beberapa di antaranya mengenakan pin yang terpasang di bagian dada.

Diketahui, deklarasi Jawa Barat awalnya hendak digelar di gedung serbaguna, Senin (7/9). Tetapi kemudian dipindahkan dan dilaksanakan di sebuah rumah.

Ketua panitia pelaksana (Pansel) deklarasi KAMI Jawa Barat, Harry Mulyana, mengungkapkan pembatalan sepihak dari pihak pengelola membuat acara yang semula digelar di Gedung Balai Sartika Jalan Suryalaya itu dipindah Grand Pasundan Jalan Peta pada hari Senin 7 September 2020.

Baca Juga:  Sambut Hari Disabilitas Nasional, Jokowi Berpesan Untuk Ubah Stigma Negatif Terhadap Penyandang Disabilitas

Menurut Harry, Deklarasi KAMI seakan dipersulit dengan alasan yang dibuat-buat. Padahal, lanjut dia, panitia deklarasi telah mengupayakan memenuhi semua persyaratan.

Harry juga menyebutkan kejanggalan alasan selalu saja ada, sehingga deklarasi tetap tidak bisa dilaksanakan meskipun pembayaran hotel sudah dilunasi. Tuntutan hukum menjadi aspek yang dipertimbangkan panitia.

Karena dirasa perlu untuk melakukan aksi, Haryy beserta seluruh jajaran panitia deklarasi KAMI Jabar akhirnya melakukan perpindahan lokasi. Agenda aksi tersebut digelar hari Senin, (7/9) di depan Gedung Sate Bandung Jawa Barat. [irf/pnk]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Nasional

Perubahan Iklim Kian Serius, Gus Muhaimin Kampanyekan Politik Hijau
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura & Perkebunan Papua Barat, Yacob Fonataba saat menjadi pemateri dalam Seri 2 diskusi daring pengelolaan produk inovatif dengan tajuk Meramu keladi untuk Pangan Sehat, Rabu (18/8).

Nasional

Tingkatkan Produktivitas, Dinas TPHP Papua Barat Fokus Alokasikan Anggaran untuk Pengembangan Keladi
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menyambut baik langkah Kapolri Listyo Sigit untuk lebih selektif dalam merespons pelaporan terkait UU ITE, Selasa (16/2). Foto: dpr.go.id

Nasional

Komisi III Sambut Baik Langkah Restorative Justice ala Kapolri Sigit

COVID-19

Tarif Rapid Test Antigen Dianggap Membebani Masyarakat
Staf Ahli Menteri Dalam Negeri (Menddagri) Bidang Ekonomi dan Pemda, Hamdani saat menjadi Keynote Speaker dalam Green Leadership Forum, Festival Inovasi EFT, Rabu (27/10).

Nasional

Kemendagri Berikan Afirmasi Cukup Tinggi pada Transfer Anggaran Berbasis Ekologi

Nasional

Relawan Muhaimin Peduli Bantu Warga Terdampak Pandemi di 13 Kota
Mendikbud Nadiem dan Ketua PBNU Said Aqil. Foto: Kemendikbud.

Nasional

Dorong Program MBKM, Kemendikbud Minta Kritik dan Saran PBNU

Nasional

Presiden Jokowi Resmikan Ekspor Produk Senilai 23,75 Triliun ke Pasar Global