Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Gus Yani – Bu Min Usung Proker dan Inovasi Luar Biasa

Gus Yani dan Bu Min ketika menyampaikan pandangan mereka dalam debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Foto: Progresnews.id/Ayu

Gresik, Progresnews.id- Pasangan Calon Bupati (paslon) nomor urut 2 Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Aminatun Habibah (Bu Min) usung gagasan baru untuk masa depan Gresik lima tahun kedepan.

Gagasan yang diusung tersebut tidak lepas dari Nawa Karsa yang mereka usung, serta sesuai visi misi yang mereka kenalkan dalam Debat Publik yang digelar di Studio Jawa Timur Televisi (JTV) Surabaya, Jumat (20/11).

Jika diurai ada beberapa gagasan dan inovasi yang disampaikan, yakni salahsatunya dari segi ekonomi yang meliputi:
     1. Memberikan bantuan pemodalan maupun pelatihan kepada para pelaku usaha di Gresik;
     2. Memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh pekerja di Gresik;
     3. Mengupayakan penghilangan pengangguran di Gresik terutama pemuda di Gresik yang hingga saat ini masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Selain itu, sebagai calon wakil bupati perempuan Bu Min digadang-gadang dan diharapkan mampu mewakili teriakan kaum perempuan di Gresik, beliau juga siap merangkul ibu-ibu di Gresik yang memilki usaha mandiri untuk diberikan pelatihan serta permodalan.

Sementara itu, sebagai putra asli daerah dan perwakilan anak muda Gresik, Gus Yani sangat memperhatikan semangat pemuda Gresik. Dengan kemampuan berbisnis yang ia miliki dan kemauan untuk bangkit, Gus Yani siap memberikan modal sampai 10 juta rupiah untuk anak muda yang ingin menggeluti dunia usaha.

“Untuk anak muda kita adakan program Gresik Jagoan, kita berikan modal 10 juta rupiah untuk anak muda yang bangkit,” ungkap Gus Yani dalam debat publik.

Terkait masalah yang ditimbulkan perindustrian seperti galian C, sehingga mengakibatkan akses jalan di hampir seluruh wilayah Gresik rusak. Pasangan Niat akan terlebih dahulu mendorong kepada seluruh pemilik usaha galian C untuk mengikuti peraturan yang berlaku,  angkutan-angkutan galian C agar tepat saat mengambil jalan yang telah ditentukan.

Selain itu, Gus Yani juga akan segera merealisasikan perbaikan jalan yang saat ini memang sudah didamba-dambakan masyarakat Gresik.

“Kami akan perbaiki jalan-jalan yang rusak, akan kami tertibkan truk-truk galian C yang tidak patuh,” pungkas mantan Ketua DPRD Gresik tersebut.

Dalam menjawab pertanyaan tentang Pulau Bawean yang memang sengaja diusung oleh tim Panelis, Gus Yani memberikan inovasi berupa tiket ekonomi yang tidak membuat masyarakat Bawean menjerit saat akan pergi ke Gresik Kota karena biaya yang sangat mahal. Gus Yani menyadari bahwa di Pulau Bawean tersebut terdapat banyak generasi penerus bangsa, banyak siswa, maupun santri yang mengharuskan mereka keluar pulau untuk menimba ilmu. Maka dari itu, untuk mempermudahnya, Gus Yani siap usung tiket ekonomi untuk mereka.

Lebih lanjut, ketika menanggapi persoalan Bawean, Bu Min juga menegaskan tentang potensi Pulau Bawean yang selalu tertinggal dan sejatinya membutuhkan keadilan dalam mengatasinya.

Rencananya jika terpilih nanti, Bu Min menginginkan Bawean kedepannya harus menjadi rujukan wisata edukasi. Karena beliau menyadari, bahwa masyarakat Bawean sangat kental akan nilai religiusitas.

“Kita perlu mengangkat wisata edukasi di Bawean. Wisata edukasi kita akan ciptakan karena bawean merupakan masyarakat yang religius,” tutur Bu Min.

Editor: Elsalim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.