Home / Lamongan / Warta

Kamis, 8 April 2021 - 13:37 WIB

Dapat Bantuan Bedah Rumah, Warga di Lamongan Malah Kecewa, Kenapa?

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 2.477 kali

Terlihat sangat memprihatinkan, program bantuan bedah rumah malah menyengsarakan warga. Foto : Istimewa

Terlihat sangat memprihatinkan, program bantuan bedah rumah malah menyengsarakan warga. Foto : Istimewa

Lamongan, Progresnews.id – Puluhan keluarga penerima bantuan bedah rumah di Kecamatan Paciran dan Brondong Lamongan Jawa Timur hanya bisa pasrah melihat tempat tinggal mereka yang telah dibongkar.

Para warga penerima tersebut kecewa lantaran bantuan rumah yang dijanjikan tidak sesuai dengan rancangan awal yang telah disepakati.

Proyek bedah rumah yang digarap dengan waktu yang relatif cepat itu dinilai asal-asalan kala melihat kualitas hingga prosedur pengerjaanya.

Bahkan beberapa waktu yang lalu, salah seorang penerima, Sari mengatakan jika bukan hanya proses pambangunan tapi pasca pembangunan juga banyak merugikan warga setempat.

“Kami bersama warga lain menolak, karena tidak sesuai kenyataan. Dalam pengerjaan itu material sisa diminta kembali sama pelaksana tim (BKM). Padahal ada beberapa material kami beli sendiri, misalnya pintu, kusen, dan sebagainya,” ujar Sari, Kamis, (8/4).

Baca Juga:  KPU Lamongan Persiapkan Bilik khusus untuk Pemilih Bersuhu Badan 37 c

Ironisnya, penerima bantuan merupakan warga dengan kemampuan ekonomi di level menengah kebawah, namun pihak proyek malah terkesan memonopoli warga setempat.

“Pada waktu disurvei beberapa waktu lalu, saya dan warga lainnya dipaksa membuat pernyataan terimah kasih dan kepuasan atas bantuan itu,” tambahnya.

Kualitas bangunan yang ditunjukan warga setempat. Foto : Istimewa

Hal itu juga yang membuat Sari geram, bahkan pengerjaan yang dinilai tak memenuhi standar prosedur itu membuat warga semakin susah lantaran harus membangun lagi bagian rumah yang belum sempurna.

”Semua kualitas material bangunan yang didatangkan sangat jelek. Pasca bedah rumah terpaksa banyak warga yang menambah susah untuk keperluan lain, terpakas kita cari hutangan mas,” kata dia dengan nada kesal.

Baca Juga:  Memasuki Musim Penghujan, Kecamatan Glagah Lamongan Persiapkan Normalisasi Aliran Sungai

Warga penerima bantuan lain, Man Khusnul menegaskan jika warga banyak melihat ada ketidak beresan dalam anggaran proyek bedah rumah ini.

“Saya sangat kecewa betul program bedah rumah ini, semestinya senang kini tambah dibuat susah, kemarin pihak Tipikor sepertinya sudah menunjau ke sini,” ucap Khusnul.

Untuk mencari kebenaran atas kejadian tersebut, awak media sudah berulang kali mendatangi pihak terkait, seperti Dinas PUPR dan Cipta Karya Lamongan, namun mereka belum bisa dimintai keterangan, dan terkesan bungkam.

Share :

Baca Juga

Operasi Yustisi di Bundaran GKB. Foto: Nufus/Progresnews.id.

COVID-19

Operasi Yustisi Gresik Gencar Dilakukan, Satpol PP Sebut Sudah Jarang Ditemukan Pelanggar Prokes
Abu Janda usai menjalani 4 jam pemeriksaan. Foto: sindonews.

Nasional

Abu Janda Belum Ditahan, Pakar Hukum: Belum Cukup Bukti
Ratusan massa aksi yang memadati halaman DPRD Lamongan. (Foto: Ammy)

Lamongan

Ratusan Massa Tuntut Banjir Segera Diatasi, DPRD: Dinas Terkait Tidak Punya Rencana Matang
Menteri Kesehatan Budi Gunadi dalam Webinar Vaksinasi Covid-19 yang bertajuk 'Peran Wanita Dalam Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga' pada Senin (1/2).

Nasional

Sampaikan Dua Langkah Penting, Menkes Minta Bantuan Ibu-Ibu
Mobil box yang mengangkut vaksin sinovac tahap pertama di Kabupaten Tuban.

COVID-19

Jatah Vaksin Covid-19 Tahap Pertama Sudah Tiba di Tuban
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya di kantor presiden (4/2). Sumber Foto: BPMI Setpres.

Nasional

Imlek di Tengah Pandemi, Pemerintah Imbau Perayaan Dilakukan Dengan Sederhana dan Taat Prokes
Satu pelaku pencurian di amankan satreskrim polres Lamongan setelah didapati mencuri sepeda ontel. Foto: Istimewa.

Lamongan

Ditinggal Kabur Rekannya, Satu Pelaku Pencuri Sepeda Ontel di Lamongan Ternyata Warga Bojonegoro
Banjir menggenangi jalan poros yang melintang di Desa Kemlagilor Kecamatan Turi Lamongan. Foto: Istimewa.

Lamongan

Penderitaan Warga Berlanjut, Banjir Susulan Kembali Genangi Kecamatan Turi Lamongan