Home / Lamongan / Warta

Senin, 31 Mei 2021 - 16:43 WIB

Dalam Sehari, Dua Aksi Bunuh Diri Terjadi di Lamongan

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Petugas Polsek Kedungpring saat mengevakuasi jesad korban gantung diri. Foto : Istimewa.

Petugas Polsek Kedungpring saat mengevakuasi jesad korban gantung diri. Foto : Istimewa.

Lamongan, Progresnews.id — Dalam sehari, Dua warga Lamongan ditemukan tewas meregang nyawa dengan cara gantung diri. Sontak, peristiwa tersebut mengegerkan warga setempat.

Dua warga Lamongan tersebut diketahui bernama Mariyanto (41) warga Dusun Lengkir Desa Kacangan Kecamatan Modo, dan Kimin (50) Warga Delikguno Desa Pengumbulanadi Kecamatan Tikung.

Menurut Kasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi, kedua aksi bunuh diri hanya berselang satu jam, dengan dugaan motif yang berbeda.

“Di Kedungpring diketahui jam 07:00 pagi, Sementara di Tikung jam 08:00 pagi. Meski begitu keduanya jelas tidak saling berhubungan,” ungkap Estu melalui sambungan telepon. Selasa (31/5).

Baca Juga:  Uni Eropa Umumkan Pemenang EU Social DigiThon

Diceritakan Estu, jika penemu mayat di Kecamatan kedungpring, tak lain adalah istri korban Mudrika (31). selepas pulang kerja ia pun dibuat histeris saat melihat sang suami yang sudah tak bernyawa di belakang rumah salah satu tetangganya.

“Saat evakuasi, petugas menemukan amplop berisi Rp455 ribu dengan pesan menohok yang ditujukan kepada sang istri,” ucapnya.

Sementara, jasad korban bunuh diri di kecamatan Tikung ditemukan oleh Muklis petani setempat yang hendak mengambil peralatan di gudang, betapa terkejutnya ia ketika melihat sepasang kaki menggantung di udara.

Baca Juga:  Hari Sumpah Pemuda, Gus Jazil: Jangan Buat Menangis Para Pahlawan
Proses evakusi jasad korban gantung diri di kecamatan Tikung. Foto : Istimewa.
Proses evakusi jasad korban gantung diri di kecamatan Tikung. Foto : Istimewa.

“Untuk yang di Tikung, korban ditemukan di gudang milik petani setempat, saat ditemukan pertama kali saksi takut dan enggan memeriksa hingga berteriak memanggil warga lain untuk bersama-sama memeriksa jasad yang ada di dalam gudang. untuk motif hingga saat ini belum diketahui,” kata Estu.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, kedua korban dinyatakan telah melakukan aksi bunuh diri hal tersebut diketahui setelah hasil evakuasi tim medis menunjukan tidak ditemukannya luka lain atau tanda bekas penganiayaan.

Share :

Baca Juga

Para pemain seusai mengikuti seleksi yang digelar Askab PSSI Lamongan. Foto: Istimewa.

Lamongan

Askab PSSI Lamongan Mantapkan Diri Tatap Gelaran Puslatkab Porprov 2022 Dengan Tambah 26 Pemain
Kepala BPS Kabupaten Tuban, Eko Mardiana. Foto: progresnews.id/ans.

Ekonomi

Tingkat Kemiskinan di Tuban Meningkat 15,91%
Deputy Representative The Asia Foundation (TAF), Sandra Hamid saat membuka webinar bertajuk Memperkuat Kolaborasi Pasar untuk Pengembangan UMKM di Tanah Papua, Jumat (27/8).

Nasional

4 Strategi Program PAPeDA dalam Pengembangan Produk Lokal Papua

COVID-19

Putus Penyebaran Covid-19, Karyawan BNNK Tuban Jalani Rapid Test Antibodi
Momen ketika Kapolres memberikan bingkisan kepada Kompol Guntur. Foto: Istimewa.

Lamongan

Mengabdi Puluhan Tahun, Purna Tugas Polisi di Lamongan Didatangi Kapolres
Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom saat menjadi pemateri seri 3 diskusi daring pengelolaan produk inovatif dengan tajuk Pala dan Budaya Fakfak yang menjadi bagian dari Program PAPeDA, Jumat (20/8).

Nasional

Wakil Bupati Fakfak: Sampai Kapanpun, Pala akan Menjadi Bagian dari Identitas Kami
Menteri Perdagangan, Agus Gumiwang menyampaikan Presiden Joko Widodo telah menyetujui rencana relaksasi penjualan barang mewah sepanjang tahun 2021, Sabtu (13/2). Foto: kompastv.

Ekonomi

PPnBM Dihapus, Beli Mobil Baru Dapat Banyak Diskon
Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umun Satpol PP Lamongan, Sutrisno saat mengarahkan belasan gepeng di Mapol PP Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Belasan Gepeng Diamankan Satpol PP Lamongan, Himpitan Ekonomi Jadi Alasan