Home / Lamongan / Warta

Kamis, 23 September 2021 - 07:28 WIB

Cita Rasa Khas, Wingko Babat Lamongan Diajukan Untuk Miliki Hak Paten

Reporter : Redaksi Progresnews

Cita Rasa Khas, Wingko Babat Lamongan Diajukan Untuk Miliki Hak Paten. Foto: Kumparan.

Cita Rasa Khas, Wingko Babat Lamongan Diajukan Untuk Miliki Hak Paten. Foto: Kumparan.

Lamongan, Progresnews.id – Wingko Babat merupakan salah satu makanan khas Lamongan, mendorong pemerintah setempat berupaya agar kue khas itu memiliki hak paten.

“Daerah bisa mengajukan paten yang menjadi ke khasannya, dan wingko Babat adalah salah satu yang sudah kami ajukan ke Kemenkumham RI melalui Disperindag Provinsi Jatim,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muhammad Zamroni kepada wartawan, Rabu (22/9).

Jajanan kue yang khas dari salah satu kecamatan di Lamongan ini diakui oleh Zamroni memiliki kekhasan tersendiri, terutama dalam hal rasanya.

Wingko Babat memiliki rasa yang berbeda dibandingkan dengan wingko yang diproduksi daerah lain, lantaran paduan dan racikan yang berbeda.

Zamroni mengatakan bahwa pengajuan hak paten ini sudah dilakukan dan memang ada tahapan yang harus dilalui sebelum menerima sertifikat hak paten atas kekayaan khas Lamongan itu.

Baca Juga:  Tekankan Bidang Penelitian, Uni Eropa Eratkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Indonesia

“Wingko Babat ini kalau di Lamongan dikenal sebagai jajanan khas yang sudah dikenal luas masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik usaha wingko Babat Loe Lan Ing, Olivia menuturkan bahwa jajanan khas Babat itu tak hanya merupakan jajananan biasa tapi sudah menjadi legenda.

Sebagai penerus usaha wingko, Olivia merupakan penerus di generasi kelima. Ia pun mengatakan berusaha untuk menjaga rasa dan ciri khas wingko Babat yang sudah diwariskan.

“Semua prosedur pembuatan Wingko dilakukan dengan cara konfensional agar tidak mengurangi cita rasa yang telah ada,” kata Olivia.

Baca Juga:  Intip Pesona Kuliner Khas Lamongan Yang Diburu Pemudik

Dalam proses pembuatannya, Olivia menjelaskan bahwa bahan dasar dari wingko Babat adalah kelapa muda, tepung beras ketan dan gula. Bahan-bahan itu kemudian diolah sedemikian rupa sehingga memiliki rasa yang khas.

Wingko Babat pun kian populer hingga menjadi salah satu kue khas Lamongan dan menjadi oleh-oleh khas jika berkunjung ke Lamongan.

“Dulunya sebelum terkenal seperti sekarang, wingko ini jual secara door-to-door ke pembeli,” jelasnya.

Yang membuat wingkonya tetap eksis meski pesaingnya makin banyak, menurut Olivia, adalah karena ia tetap mempertahankan proses konvensional yang diajarkan turun temurun mulai dari memasak yang masih menggunkan tungku, resep, proses packing pun masih menggunakan cara manual. (Eko Sudjarwo)

Share :

Baca Juga

Surabaya

Diskon Ramadan Oleh Pemprov Jatim Bagi Pemilik Kendaraan Bermotor
Gus Jazil Optimis Gus Yani-Bu Min Akan Jadikan Gresik Lebih Sejahtera.

Nasional

Tolak Perpres Miras, Gus Jazil: Kita Bukan Bangsa Pemabuk, Kita Berketuhanan
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal membeberkan 3 fakta terkait sindikat mafia tanah, Minggu (14/2). Foto: instagram.com/dinopattidjalal.

Nasional

Laporkan Mafia Tanah, Dino Patti Djalal Malah Dipolisikan

Lamongan

Perihatin Nasib Warga Terdampak, Begini Aksi Kapolres Lamongan Tangani Banjir Bengawan Jero
Kiri: Pasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi.

Lamongan

Polisi Langgar Aturan, Polres Lamongan Sarankan Warga Lapor lewat APK Dumas Presisi
Suasana paca kecelakaan, petusgas saat mengevakuasi korban kecelakaan. Foto:Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Pengendara Honda CB di Lamongan Meregang Nyawa Setelah Kecelakaan VS Dump Truk
Ilustrasi Desa Cegah Radikalisme. Foto: Sekolah Desa.

Lamongan

Mandat BNPT, Pemkab Lamongan Incar Desa Pelaksana Program DCR
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit Dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 dan Tekanan Disrupsi Digital", Senin (8/2). Sumber Foto: Youtube Dewan Pers.

Nasional

Hari Pers Nasional, Gubernur DKI: Pandemi Adalah Peluang Sejarah Bagi Pers