Home / Kesehatan / Warta

Rabu, 24 November 2021 - 16:50 WIB

Cegah HIV AIDS, Pemkab Gresik Targetkan 3 Zero Tahun 2030

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, lakukan sosialisasi pencegahan HIV-AIDS di Pendopo Kecamatan Menganti, Rabu (24/11). Foto: Humas Pemkab Gresik/Progresnews.id

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, lakukan sosialisasi pencegahan HIV-AIDS di Pendopo Kecamatan Menganti, Rabu (24/11). Foto: Humas Pemkab Gresik/Progresnews.id

Gresik, Progresnews.id – Pemerintah Kabupaten Gresik menunjukkan keseriusannya dalam pengendalian HIV-AIDS. Seperti hari ini, Rabu (24/11) dilaksanakan sosialisasi HIV-AIDS bagi RT dan RW yang bertempat di Pendopo Kecamatan Menganti.

Sosialisasi ini merupakan kali ketiga, setelah sebelumnya dilaksanakan sosialisasi di Pulau Bawean, dan Kecamatan Bungah. Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mencapai target 3 Zero 2030 yakni, Nol Kasus HIV Baru, Nol Kematian karena HIV dan Nol Diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) di tahun 2030.

Selain sosialisasi sebagai sarana edukasi dan langkah preventif, Pemkab Gresik juga menyiapkan layanan diagnosis di 32 Puskesmas dan 7 Rumah Sakit yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Gresik.

Baca Juga:  Tokoh Gresik H Masykur Haz Berpulang, Ungkapan Duka Meluncur Deras

“Meskipun tren kasus HIV-AIDS di Kabupaten Gresik terus menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun, tetapi kita harus tetap aware tentang penyakit ini,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (Bu Min), dalam sambutannya dihadapan RT dan RW Kecamatan Menganti.

Bu Min yang juga Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan HIV-AIDS menambahkan, bahwa stigma buruk dan perlakuan diskriminatif masyarakat terhadap ODHA tidak boleh terjadi.

Hal ini karena selain HIV-AIDS hanya menular melalui hubungan seksual, transfusi darah, serta penularan dari ibu ke anaknya, juga karena ODHA perlu pendampingan agar terus bisa berpikiran positif sehingga kondisi tubuhnya tetap stabil.

Baca Juga:  Ide Daun Kelor Jadikan Minuman Boba, Dua Santri ini Harumkan Nama Gresik

“Para penderita HIV-AIDS jangan malah dikucilkan, justru mereka membutuhkan motivasi dan dorongan untuk bisa sembuh. Rangkul mereka untuk bisa bersama-sama dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Wabup.

Dalam kegiatan ini, diberikan juga materi lebih dalam mengenai apa itu HIV-AIDS, dampak dan penanganan lebih lanjut terhadap ODHA dengan narasumber Yohana Haina dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Harapannya dengan diadakannya kegiatan sosialisasi yang menyentuh hingga ke tingkat desa, diharapkan bisa mengedukasi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat mengenai HIV-AIDS. [dir]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Bojonegoro

Gus Jazil: Demokrasi Harus Jadi Alat Mensejahterakan Rakyat

Ekonomi

Nenek di Widang Kesulitan Beli Beras Usai Dicoret Dari KPM BPNT
Brigjen Pol. Rusdi Hartono. Foto: Humas Polri.

Nasional

Rekap Berita Hukum: Sidang Vonis Jaksa Pinangki sampai Meninggalnya Ustaz Maaher
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. Foto: Setpres.

Nasional

Pemerintah Cabut Aturan Wajib PCR Untuk Penerbangan
Tersangka penipuan yang mengaku sakti saat digelandang petugas, Foto : Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Pandai Bersilat Lidah, Kakek di Lamongan Lancarkan Aksi Penipuan Hingga Raup Ratusan Juta
Sambut PTM, Pergunu Bungah Dukung Penuh Setiap Program LP Ma’arif

Gresik

Sambut PTM, Pergunu Bungah Siap Mendukung Program LP Ma’arif NU
Direktur Gerakan Masyarakat Papua Lestari (GEMAPALA) Nikolas Djemris Imunplatia saat mengikuti seri 3 diskusi daring pengelolaan produk inovatif dengan tajuk Pala dan Budaya Fakfak yang menjadi bagian dari Program PAPeDA, Jumat (20/8).

Nasional

Kurang Maksimal, Direktur Gemapala Dorong Pengelolaan Pala Berkelanjutan di Fakfak

Tuban

Eks Pengurus Klenteng Tuban Jadi Tersangka Dugaan Pidana KK Ganda