Home / Seremonia

Sabtu, 25 September 2021 - 21:12 WIB

Cari Ide Segar, Festival Inovasi Ecological Fiskal Transfer Gelar Lomba Penulisan Artikel

Reporter : Redaksi Progresnews

Jakarta, Progresnews.id – Inovasi kebijakan insentif fiskal berbasis ekologi menjadi arah baru kebijakan pemerintah dalam menjaga kelestarian dan keberlangsungan lingkungan hidup. Dimana selama ini pembangunan ekonomi dinilai hanya mengejar pertumbuhan dan sering kali merugian lingkungan.

Atas semangat menjaga dan merawat lingkungan tetap lestari, The Asia Foundation bekerja sama dengan Fitra Riau serta berkolaborasi dengan beberapa NGO, gelar Festival Inovasi Ecological Fiskal Transfer (EFT). Salah satu rangkaian dari Festival tersebut berupa lomba menulis artikel dengan tajuk “Perkembangan dan Arah Baru Insensif Fiskal Berbasis Ekologi di Indonesia”.

“Perlu adanya kajian terkait pengelolaan fiskal yang bisa mendorong kepala daerah untuk melakukan pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Insentif Fiskal berbasis Ekologi menjadi sebuah inovasi dan terobosan agar paradigma pembangunan di daerah bisa kearah ramah lingkungan dan berkelanjutan,” kata Dita Nur Aini selaku penanggung jawab lomba, saat dihubungi beritabaru.co, Rabu (22/9).

Baca Juga:  Didesak Pendemo Dirikan Pos Kesehatan, AKBP Miko Salurkan 100 Lebih Paket Sembako dan Obat-Obatan

Menurut Dita, sampai saat ini masih belum banyak daerah yang sadar dan belum kenal dengan adanya insentif fiskal berbasis ekologi, sehingga perlu adanya pengenalan. “Tujuan dan Harapannya, masyarakat lebih mengenal adanya insentif fiskal berbasis ekologi,” tambahnya.

Panduan https://bit.ly/BukuPanduanTemplate2021
Pendaftaran https://bit.ly/RegistrasiPaperInovasiFiskal
Email tri.indonesia01@gmail.com
IG https://www.instagram.com/thereforminitiatives_tri/

Selain itu, kata Dita, dengan lomba artikel itu juga untuk menemukan ide-ide atau gagasan baru yang sifatnya akademik dibarengi dengan penemuan fakta di lapangan terkait insentif fiskal sehingga bisa membangun model atau desain strategi penerapan insentif fiskal untuk pembangunan yang inklusif.

Baca Juga:  Terima Vaksinasi Pertama di Tuban, Ketua DPRD Tuban: Vaksin Ini Aman

“Mendorong kepala daerah di Indonesia untuk mulai menerapkan EFT dan melakukan pembangunan inklusif (ramah lingkungan, responsif gender dll) dengan berkolaborasi dengan CSO dan pemangku kepentingan lainnya,” tuturnya.

Dita menyebut, hasil dari lomba artikel juga akan mengambil 3 karya terbaik yang nantinya akan di presentasikan pada konferensi nasional EFT di tanggal 10 November 2021 nanti. “Selain itu, akan dibukukan dengan ditambah 10 karya terbaik lainnya. Buku Bunga Rampai EFT yang didalmnya juga ada tulisan-tulisan dari kawan- CSO tentang EFT,” tukasnya.

Share :

Baca Juga

Sekolah Kader BMI Kepulauan Riau. [*]

Seremonia

BMI Selenggarakan Sekolah Kader untuk Calon Pengurus DPD Kepulauan Riau

COVID-19

Tim Covid-19 Hunter Polres Tuban Jemput Pasien yang Isoman di Rumah
Suasana deklarasi dan pelantikan organisasi sayap Partai Demokrat Bintang Muda Indonesia (BMI) Jawa Tengah. Foto: adv.

Nasional

Terus Perlebar Sayap Di Jawa Tengah, BMI Resmi Deklarasikan Tiga Cabang Sekaligus
MWC NU Balongpanggang bagi-bagi sembako

Gresik

Kembali Terendam Banjir, MWC NU Balongpanggang Bagi-bagi Sembako
Fernan dari Gerak Aceh dalam Podcast Seri 5 yang merupakan rangkaian dari Festival Inovasi Ecological Fiscal Transfer (EFT), Selasa (19/10).

Seremonia

Berpihak pada Desa, GeRAK Aceh Komitmen Dukung Pemkab Bener Meriah Terapkan TAKE Depik
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, Direktur Eksekutif Perkumpulan Terbatas untuk Pengakajian Masyarakat Adat (PtPPMA) Papua Naomi Marasian, Ahmad Taufik dari The Asia Foundation (TAF), dan Sely Martini dari The Reform Initiative dalam Podcast Seri 3: Belajar Dari Penerapan TAKE Kabupaten Jayapura, Selasa (5/10).

Seremonia

Inovasi Kebijakan Anggaran TAKE untuk Mensejahterakan Warga Kampung

Bojonegoro

Baznas Award, UPZ Masjid Al Fatah Raih Penghargaan Sebagai UPZ Masjid Inspiratif
Deputi Edukasi dan Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Myrna Safitri saat menjadi penanggap dalam acara Webinar Cerita Baik dari Praktik TAKE dan TAPE di Indonesia: Penggunaan Dana Insentif Fiskal berbasis Ekologi dan Dampaknya bagi Agenda Perlindungan Lingkungan, Kamis (14/10).

Seremonia

BRGM RI: TAKE/TAPE Bisa Diintegrasikan dengan Desa Peduli Gambut