Home / Lamongan / Warta

Senin, 19 April 2021 - 16:28 WIB

Buka Lebih Awal, Jasa Penukaran Uang Mulai Bermunculan di Lamongan

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 765 kali

Para penjaja penukaran uang di Lamongan.

Para penjaja penukaran uang di Lamongan.

Lamongan, Progresnews.id — Jasa penukaran uang di bulan Ramadan memang bukan lagi hal baru. Namun, di Jl. Basuki Rahmat Kecamatan Kota Kabupaten Lamongan, fenomena tersebut hadir lebih awal dari biasanya.

Tak tanggung-tanggung, para penjaja uang pecahan berbagai nominal itu telah ada bahkan sejak hari kedua bulan Ramadan.

Salah seorang penjaja jasa penukaran uang, Bairi (30) mengungkapkan jika alasanya buka lebih awal lantaran adanya kekhawatiran merugi sama halnya di tahun lalu.

Baca Juga:  Menag Kutuk Keras Pengeboman Gereja Katedral Makassar

“Sejak H+2 Ramadan kemarin, Mas. Biasanya memang pertengahan Ramadan tapi kini start lebih awal biar tidak rugi seperti tahun lalu,” ungkapnya.

Tiap penukaran ia memotong 10 persen, ia mencontohkan tiap Rp100 ribu ia memotong Rp10 ribu.

“Kami memotong 10 persen untuk jasa kami,” ungkapnya.

Diakui Bairi, pekerjaan yang ia tekuni bukanlah usaha yang kecil, pasalnya ia membeberkan usaha yang dijalani bersama kedua temanya itu bermodal awal hingga puluhan juta.

Baca Juga:  Survei SMRC: Masyarakat Sering Takut Ikut Berorganisasi Meningkat

“Kotornya bisa ratusan juta, tapi modal awal ini sedikitnya 60 juta kami keluarkan,” akunya.

Tak hanya uang pecahan pada umumnya, saat uang Rp75 ribu belum tersebar. anehnya, para penjajah jasa itu pun menyediakan pecahan uang baru tersebut.

Pecahan uang 75 ribu yang dijajakan oleh Bairi.

“Iya ada ini pecahan uang bari Rp75 ribu, kami tukarkan Rp85 ribu, ya kami dapat dari bos kami mas kalau tukar sendiri di bank tidak boleh,” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Khofifah Indah Parawansa seusai menyaksikan vaksinasi tahap ke-2 untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Mantup Lamongan.

Lamongan

Gubernur Jatim: Pedagang Pasar Tradisional Akan Jadi Penerima Vaksin Tahap Selanjutnya
Petugas gabungan saat melakukan operasi yustisi di Resto Mie Gacoan, Rabu (27/1).

Tuban

Tindak Lanjut PPKM Jilid II, 27 Pelanggar Prokes Terjaring Razia
Penampakan lokasi pembakaran dan sisa abu rak sepatu di Ponpes Al-furqon, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, (Foto: Ist.)

Hukum dan Kebijakan

Kasus Pembakaran Ponpes Muhammadiyah di Lamongan Mulai Menemukan Titik Terang
(Kiri) Demerson Bruno Costa Pemain Belakang Persela Lamongan. (Foto: Istimewa)

Lamongan

Persela Lamongan Tambal Lini Belakang Dengan Siapkan Demerson Bruno Costa
Petunjuk arah masuk Lamongan Mart yang memudar tampak kurang terawat. Foto : Ammy.

Lamongan

Tak Optimal, Pelaku Usaha Pertanyakan Program Lamongan Mart Binaan Diskopum

COVID-19

Tekan Angka Positif Covid-19, Bupati Tuban Terbitkan Edaran Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam konferensi pers Kinerja KPK Semester I 2020, Selasa (18/8/2020). Foto: Humas KPK.

Nasional

Dituntut Menyelesaikan Kasus Korupsi Dua Eks Menteri, KPK Angkat Bicara Tanggapi
Forkopimda Jawa Timur bersama Forkopimda Pemkot Surabaya, didampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya

Nasional

Hari Pertama Pemberlakuan PPKM di Surabaya Petugas Lakukan Sidak