Home / Nasional / Warta

Selasa, 10 Agustus 2021 - 21:59 WIB

BNPB: Edukasi Kelompok Rentan dan Terpinggirkan Mercy Corps Indonesia adalah Inisiatif Penting

Reporter : Progresnews

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi (Pusdatinkom) Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat memberikan sambutan penutup pada diseminasi dan press briefing bertajuk Sinergi dan Pelibatan Aktif Kelompok Rentan Termarginalkan untuk Komunikasi Risiko dan Perlindungan Pandemi yang Setara secara daring, Selasa (10/8).

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi (Pusdatinkom) Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat memberikan sambutan penutup pada diseminasi dan press briefing bertajuk Sinergi dan Pelibatan Aktif Kelompok Rentan Termarginalkan untuk Komunikasi Risiko dan Perlindungan Pandemi yang Setara secara daring, Selasa (10/8).

Jakarta, Progresnews.id – Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi (Pusdatinkom) Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan bahwa menjangkau dan mengedukasi langsung kelompok rentan dan termarjinalkan dari LeaN On by INVEST DM merupakan inisiatif yang sangat bagus dan penting.

“Bahwa penyampaian informasi dari LeaN On ini tidak hanya sudah berhasil, tidak hanya menjangkau masyarakat umum, tapi go far beyond dari itu, juga mencakup masyarakat yang termarjinalkan,” ujar Abdul Muhari, dalam acara  diseminasi dan press briefing bertajuk Sinergi dan Pelibatan Aktif Kelompok Rentan Termarginalkan untuk Komunikasi Risiko dan Perlindungan Pandemi yang Setara secara daring, Selasa (10/8).

Lelaki yang kerap disapa Pak Aam itu juga menjelaskan bahwa salah satu kendala yang dihadapi BNPB selama ini adalah terkait komunikasi dan informasi di level akar rumput, khususnya kelompok rentan dan termarjinalkan.

Program LeaN On Mercy Corps Indonesia, kata Pak Aam, merupakan inisiatif pertama yang terjun langsung dan berkomunikasi dengan kelompok tersebut.

Baca Juga:  Catat, Ini Tanggal Vaksinasi MUI Gresik bersama Polres Gresik

“Ini adalah yang sebenarnya, kalau dari perspektif kami, ini belum ada pihak yang melakukan itu dan belum ada pihak yang mengerjakan itu dengan serius, bagaimana kita bisa menjangkau kelompok masyarakat termarjinalkan yang memiliki kekurangan atau kelebihan khusus,” imbuhnya.

Program yang didanai dari USAID Indonesia melalui Program MAJu tersebut sudah berjalan satu tahun dan telah menjangkau lebih dari 162 ribu penyandang disabilitas dan anggota termarjinalkan di 30 Kota/Kabupaten di enam provinsi dengan lebih dari 500 promotor.

“Mereka ikut aktif dalam program ini, dan saya rasa ini akan bisa mengisi gap tadi yang saya sampaikan tadi, bahwa mungkin belum ada entitas atau organisasi yang masuk di situ dan berusaha secara optimal,” jelasnya.

Endline survey yang diselenggarakan oleh LeaN On menunjukkan terdapat perubahan yang berarti pada masyarakat yang dilibatkan dalam memahami, menyikapi dan perilakunya mencegah penyebaran COVID-19.

Baca Juga:  Gus AMI: BLK Komunitas Jadi Solusi Ciptakan SDM Unggul dan Siap Kerja

Pengetahuan tentang cara mencuci tangan yang benar, misalnya, meningkat dari 70% menjadi 97.6%, sementara kepatuhan menggunakan masker meningkat dari 42% menjadi 68.4%.

Pak Aam juga menjelaskan program tersebut secara khusus bergerak agar bagaimana kaum termarjinalkan ini bisa mendapatkan akses setara, bisa berkontribusi secara aktif dan bisa ikut serta dalam penanganan pandemi setelah mendapatkan informasi yang benar dan informasi yang disampaikan dengan baik

“Ini adalah program yang benar benar genuine dan sangat penting sebenarnya untuk kita replikasi dan kita upscaling di provinsi lain. Kalau saat ini baru menjangkau enam provinsi mungkin perlu kita pikirkan strateginya untuk upscaling kegiatan ini supaya bisa maju di tingkat nasional,” ujarnya.

Di pertengahan tahun 2021, muculnya varian-varian baru COVID-19 saat mobilitas sosial yang sulit dibendung semakin menambah konsekuensi berat dalam penanganan COVID-19.

Share :

Baca Juga

Gresik

Langkah Inovatif Ciptakan Kebun Durian, Pemdes Petiyintunggal Diapresiasi Gus Bupati

Lamongan

Perihatin Nasib Warga Terdampak, Begini Aksi Kapolres Lamongan Tangani Banjir Bengawan Jero

Nasional

Gelar Seni Budaya dan Promosi Wisata, TMII Tampilkan Tari Tudhung Sasandur dan Drama Tari Suku Samin Asal Bojonegoro
Kondisi jalan rusak di jalan nasional ruas Deket-Babat. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Sering Terjadi Kecelakaan, DPU Bina Marga Lamongan Akui Tak Berwenang Perbaiki Jalan Nasional
Kuasa hukum HRS, Aziz Yanuar melayangkan surat ke Kejaksaan untuk meminta persidangan keenam kliennya digabung dalam satu persidangan, Senin (15/2). Foto: sindonews.com.

Nasional

Surati Jaksa, Kuasa Hukum HRS Minta Berkas Perkara Digabung

Lamongan

Torehkan Prestasi Gemilang, Pemkab Lamongan Kembali Terima Reward

Sepak Bola

Atalanta Imbang, Inter Milan Raih Scudetto

Lamongan

Baru Satu Bulan Dibangun, Atap Galvalum Bantuan Pemprov di PAUD Aisyiyah Weru Ambruk