Home / Hiburan / Musik / Pariwisata / Warta

Jumat, 22 Oktober 2021 - 02:09 WIB

Bertempat di Pesantren Wisata, Anjangsana Pokdarwis Digelar Meriah

Shalawat Lesung. Para ibu-ibu lansia yang berada di sekitar Pesantren Wisata Al Ikhlas Mulyorejo Dalegan Panceng Gresik, turut terlibat menyemarakkan Anjangsana Pokdarwis, (21/10). Foto: Chidir/Progresnews.id

Shalawat Lesung. Para ibu-ibu lansia yang berada di sekitar Pesantren Wisata Al Ikhlas Mulyorejo Dalegan Panceng Gresik, turut terlibat menyemarakkan Anjangsana Pokdarwis, (21/10). Foto: Chidir/Progresnews.id

Gresik, Progresnews.id – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Gresik menggelar anjangsana atau pertemuan rutin, Kamis (21/10) sore. Pertemuan dwi wulan bagi para pelaku wisata di Gresik kali ini bertempat di Pesantren Wisata Al Ikhlas Dusun Mulyorejo, Desa Dalegan Kecamatan Panceng Gresik.

Seolah tidak ingin mengecewakan tamu, sambutan meriah  pun disajikan para santri yang tengah menimba ilmu di Pesantren Wisata Al Ikhlas Dalegan. Mereka dengan menampilkan musik gamelan yang dipadu dengan Tari Remo khas Jawa Timur.

Tak berhenti di penampilan para santri, ibu-ibu lansia warga sekitar pesantren juga unjuk kebolehan dalam melantunkan shalawat nabi serta tembang jawa Perahu Layar dengan tabuhan lesung. Mereka menabuh lesung berukuran 2 meter di atas panggung tanpa sedikit pun rasa canggung. Kekaguman dan gelak tawa pemirsa atas penampilan lansia sekitar pesantren membuat suasana semakin mencair.

Selamat Datang. Kepala Disparbud Gresik, Sutaji Rudy, saat disambut Marching Band Pesantren Wisata Al Ikhlas Mulyorejo Dalegan Panceng Gresik, (21/10). Foto: Chidir/Progresnews.id

Kepala Diparbud (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan) Kabupaten Gresik, Sutaji Rudy, menyatakan dirinya terkesan sejak turun dari mobil mendapat penyambutan hangat, hingga menyaksikan sajian di panggung. Pihaknya mengapresiasi Pesantren Wisata juga program yang dicanangkan oleh Pokdarwis Kabupaten Gresik.

“Ini bagus sekali, Gresik ini Kota Para Wali. Tuban boleh mengklaim sebagai Kota Wali, Tapi Kabupaten Gresik adalah Kota Para Wali. Ada beberapa tokoh wali selain Sunan Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri yakni ada Sunan Prapen, Dewi Sekardadu, Nyai Ageng Pinatih, Raden Santri, ada Petilasan Sunan Kalijogo, hingga yang terbaru ditemukan dan diduga Makam Ronggolawe di Desa Dapet Kecamatan Balonggpanggang. Gresik ini luar biasa,” ulasnya.

Baca Juga:  Kasus Pembakaran Ponpes Muhammadiyah di Lamongan Mulai Menemukan Titik Terang

Lebih lanjut, Rudy berharap agar Pokdarwis di Gresik dapat mengangkat kearifan lokal Gresik sebagai Kota Para Wali, serta membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. Ia juga menekankan wisata di Gresik perlu didorong agar dapat beradaptasi menjadi wisata sehat dan aman sebagai adaptasi era kebiasaan baru.

“Monggo main ke kantor kalau ada hal-hal yang ingin disampaikan untuk memajukan kebudayaan dan wisata di Gresik, saya tunggu kehadiran bapak ibu semua,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Kabupaten Gresik, Sekar Arum mengatakan, jadwal kegiatan rutin Pokdarwis ini dimulai dari Pesantren Wisata Al Ikhlas Mulyorejo Desa Dalegan Kecamatan Panceng.

“Besok kita juga akan ke Kampung Legen di Desa Dalegan, setelah itu ke Manyar Sidomukti untuk melihat Batik Mangrove, lanjut tanam mangrove di bibir Kalimireng, kemudian ziarah ke Makam Sunan Giri,” tutup Sekar, perempuan yang dikenal aktif dalam kerja kebudayaan dan kesenian di Gresik ini.

Pemangku Pesantren Wisata Al Ikhlas, KH Alfin Sunhaji menyatakan momentum anjangsana Pokdarwis ini sangat cocok karena menjelang peringatan Hari Santri Nasional 2021.

Kiai Alfin, begitu ia kerap disapa bahkan berkeinginan merekonstruksi citra pesantren agar tidak kaku, sehingga mampu menciptakan generasi yang utuh dan sedia tampil karena sangat dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga:  World Rabies Day! Yuk Intip Keseruan Vaksinasi Hewan yang Dilakukan Disnakeswan Lamongan

“Saya sangat menginginkan perubahan image atau anggapan orang tua bahwa pesantren itu tidak keren. Tempat yang mengungkung. Jadinya, gak akan muncul lagi kalimat wis, awakmu tak pondokno wae lek ngono!. Bayangannya, seolah-olah mondok itu mengerikan bagi imajinasi anak,” kata Kiai Alfin yang juga Ketua Lesbumi NU Gresik ini.

Pesantren Keren. Santriwati Pesantren Wisata Al Ikhlas menampilkan tarian khas Jawa Timur, Tari Remo, (21/10). Foto: Chidir/Progresnews.id

Ditambahkan, meski tidak sedikit orang akan mengira Pesantren Wisata itu aneh, dirinya akan mencoba menjawab bila posisi Pesantren yang berada di bibir Pantai Dalegan itu tidak salah jika merespon potensi sekitarnya.

“Letak Pesantren kami yang berada di sekitar destinasi wisata, tentu Pesantren boleh saja berperan pada sektor ini. Kita ajarkan anak-anak dengan dunia seni, memainkan alat tradisional, nyinden, menari. Kita juga ajari dan kenalkan mereka dengan multimedia sampai belajar pengelasan dan skill lainnya. Untuk apa? Nanti kalau balik ke masyarakat bermanfaat karena banyak skill,” tandasnya.

Sekedar diketahui, jika anjangsana Pokdarwis kali ini selain dihadiri Kepala Disparbud Gresik dan jajaran, juga dihadiri Pengurus Pokdarwis Jawa Timur, Sekretaris Kecamatan Panceng, Kepala Desa Dalegan juga puluhan orang mewakili Pokdarwis di Kabupaten Gresik seperti Wisata di Lontar Sewu, Gosari, Kopi Sampah Sidokumpul, Kauman, Batik Manyar Sidomukti dan lainnya.

Share :

Editor : Achmad Chidir Amirullah

Baca Juga

Pencanangan dan Vaksinasi pertama di Bojonegoro dilaksanakan di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Kamis 28/1). Foto: Suhaili Fawwaz.

Bojonegoro

Pencanangan dan Vaksinasi Pertama, Bupati Bojonegoro Ajak Masyarakat Bersahabat dengan Situasi
Foto saat banjir melanda Kecamatan Turi tahun lalu. Foto :Progresnews.id/Ivan A.

Lamongan

DPU-SDA Lamongan: Kesadaran Warga Jadi Kunci Antisipasi Bencana Banjir
Peluncuran Mobil Sehat LAZISNU Wonokerto, Kecamatan Dukun Gresik dilakukan oleh Rais Syuriah MWCNU Dukun, KH Ahmad Toyib Mas’udi bersama Ketua LAZISNU Wonokerto, Harun Arrosyid, pada Jumat (19/11). Foto: LAZISNU Wonokerto/Progresnews.id

Warta

Belajar dari Pandemi, LAZISNU Wonokerto Kini Miliki Mobil Sehat
Perdana, peserta Miss Fatayat NU Bungah saling beradu kecakapan. Foto: Chidir.

Gresik

Gelar Miss Fatayat NU, Cara Fatayat NU Bungah Cetak Influencer Nahdliyin

Pariwisata

Tempat Wisata Disarankan Tutup Jika tak Bisa Terapkan Prokes
Menteri Kominfo Johnny G Plate dalam Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 dan Tekanan Disrupsi Digital", Senin (8/2).

Warta

Konvensi Nasional Media Massa, Menkominfo Beri Dorongan Kepada Insan Pers
Ketua DPRD Abdul Qodir saat Jumpa Pers di Gedung DPRD

Gresik

Dukung Visi-Misi, DPRD Gresik Minta Gus Yani-Bu Min Segera Usung RPMJD
Vaksinasi dosis kedua kepada tenaga medis di Puskesmas Mantup. Foto: Ammy.

COVID-19

Vaksinasi Tahap Pertama di Lamongan Ternyata Menyisakan 1900 Tenaga Kesehatan