Home / Gresik / Warta

Sabtu, 6 Maret 2021 - 20:40 WIB

Berkolaborasi dengan Sekolah Meksiko, Smadiga Gresik Lakukan Program Internasional Collaboration

Berkolaborasi dengan Sekolah Meksiko, Smadiga Gresik Lakukan Program Internasional Collaboration. Foto: Progresnews.id

Berkolaborasi dengan Sekolah Meksiko, Smadiga Gresik Lakukan Program Internasional Collaboration. Foto: Progresnews.id

Gresik, Progresnews.id – SMA Muhammadiyah 3 (Smadiga) Bungah Gresik mulai melaksanakan program International Collaboration dengan Instituto de Estudios Superiores de Saltillo (IESS) dari Meksiko, Amerika Utara.

Mengusung tema Teenagers Life in Indonesia and Mexico, kegiatan ini dilakukan dengan komunikasi virtual menggunakan Google Meet, Kamis (04/03). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 Wib atau waktu Indonesia ini mempunyai selisih 11 jam dengan waktu Mexico.

Bergabung dalam telekonferensi itu tiga orang dari IESS. Yakni Koordinator IESS Lupita dan dua kepala sekolah, Salma Cecilia Garcia (SMP) serta Paulina Magdalena Ochoa (SMA).

Sedangkan dari Smadiga diwakili oleh Kepala Sekolah, Mufrikha, dan Koordinator Independent International Collaboration, Urifah, serta empat orang guru, yaitu Badriyatur Rohmah, Muhajirin, Abdi Naba, dan Ida Irawati.

Mufrikha menjelaskan, jika sebelumnya komunikasi intensif antara Smadiga dengan IESS dilakukan memakai media WhatsApp dan email oleh Urifah.

Berkolaborasi dengan Sekolah Meksiko, Smadiga Gresik Lakukan Program Internasional Collaboration. Foto: Progresnews.id

Perlu diketahui, kegiatan ini akan dilakukan dua kali, dengan pertemuan kedua diagendakan akan dilakukan pada 16 Maret mendatang, dengan mengusung tema Culture in Indonesia and Mexico.

Pada pertemuan pertama ini, kedua belah pihak menampilkan profil sekolah masing-masing melalui video berdurasi tujuh menit. Para peserta juga bertukar pengalaman dan pengetahuan tentang karakter anak didik di masing-masing sekolah.

Pertemuan juga menampilkan video perkenalan antarsiswa perihal nama, hobi, kelas, dan sekelumit tentang kelebihan masing-masing sekolah.

Baca Juga:  Peringati Harlah Ke-92, LP Maarif NU Gresik Gelar Doa Bersama dan Potong Tumpeng

Tak lupa Smadiga juga memaparkan keindahan alam dan budaya Gresik. Termasuk keunikan makanannya, pasar bandeng, haul Bungah, dan kolak ayam Gumeno. Semua disajikan secara menarik dalam bentuk video dengan backsound lagu Sang Surya.

“Dalam waktu singkat kami harus menyiapkan video profil sesuai panduan. Juga profil anak didik sejumlah 10 siswa dan video kegiatan ekstrakurikuler,” kata Urifah menjelaskan proses kerja keras Smadiga menyiapkan acara tersebut.

Berkolaborasi dengan Sekolah Meksiko, Smadiga Gresik Lakukan Program Internasional Collaboration. Foto: Progresnews.id

Untuk pertemuan kedua, kolaborasi ini akan mengajak beberapa siswa mengikuti telekonferensi untuk atau saling sapa antarsiswa, Smadiga dengan IESS.

Kepala Smadiga Mufrikha mengatakan, kolaborasi Smadiga dengan sekolah-sekolah di luar negeri ini sebenarnya adalah program pengembangan bahasa Inggris siswa yang dikemas secara menarik sehingga menggugah minat siswa. Karena itu, para siswa sangat antusias ketika guru meminta mereka mengirimkan video perkenalan dengan siswa Meksiko.

“Mereka sangat antusias bertanya apa saja konten video, bagaimana cara mengambil video yang bagus, revisi konten agar tidak terjadi kesalahan ucap, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Mufrikha juga menjelaskan, ada tiga skill bahasa Inggris yang Smadiga akan mengembangkannya. Yaitu; speaking, yang sudah dilakukan dalam pekan ini berupa video pertanyaan tentang Meksiko dan ditayangkan pada pertemuan pertama.

Baca Juga:  Perempuan Adalah Tulang Punggung Konservasi Alam Papua

Kedua, surat menyurat secara elektronik sebagai wujud writing skill. Dan ketiga menerbikan buku antologi bertema budaya sebagai hasil akhir laporan kegiatan kolaborasi internasional ini

Berkolaborasi dengan Sekolah Meksiko, Smadiga Gresik Lakukan Program Internasional Collaboration. Foto: Progresnews.id

“Mendesain penyajian semua itu secara menarik menjadi salah satu harapan kami. Agar siswa tidak merasa terbebani ketika melakukannya. Justru sebaliknya, siswa akan terus menunggu kegiatan apalagi yang perlu dieksplorasi di Smadiga,” jelasnya.

Lebih lanjut Mufrikha menjelaskan, bahwa dengan bergaul secara virtual bersama siswa sekolah luar negeri, dia berharap siswa Smadiga semakin bersemangat dalam belajar bahasa Inggris dan merasa bangga bisa mengenal negara lain secara langsung. Dan dengan cara seperti ini, siswa belajar berbahasa dengan enjoy.

“Alhamdulillah dengan adanya International Collaboration ini antusias siswa sangat luar biasa. Mereka setiap saat, setiap waktu belajar bahasa Inggris. Kami berharap, dengan menguasai bahasa, siswa mampu membuka wawasan global yang lebih luas,” tuturnya.

Dia menambahkan, selain berkolaborasi dengan sekolah di Meksiko, Smadiga akan bekerjasama dengan universitas di Malaysia dengan melakukan studi kampus virtual.

“Ada empat negara lain yang masih dalam proses. Tentu kami berharap kerjasama ini akan terus berlanjut, tidak hanya untuk bahasa Inggris tapi juga untuk keilmuan lain yang akan kami kembangkan,” ujarnya.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Gresik

Arah Kepemimpinan Baru, Gus Yani Fokuskan Tangani Banjir dan Perbaikan Infrastruktur
Foto saat banjir melanda Kecamatan Turi tahun lalu. Foto :Progresnews.id/Ivan A.

Lamongan

DPU-SDA Lamongan: Kesadaran Warga Jadi Kunci Antisipasi Bencana Banjir

Gresik

Sebanyak 27 Wartawan Ikuti UKW KWG Angkatan Pertama
Foto BPNT.

Gresik

Graduasi BPNT Tanpa Konfirmasi, Kepala Desa di Gresik Adukan Hal Ini ke TKSK

Warta

Lantik Sembilan Pejabat, Bupati Gresik Harapkan Orkestrasi dan Akselerasi
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris. Foto: DPR RI.

Nasional

Antisipasi Gelombang Ketiga, DPR Minta Kemenkes Segerakan Vaksinasi Anak
Presiden RI Joko Widodo bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amien menabuh rebana pertanda dibukanya acara Muktamar NU ke-34 yang digelar di Lampung pada 22-23 Desember 2021. Foto: Kemenag.go.id

Nasional

Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Intervensi Kemenag di Muktamar NU

Kesehatan

Cegah HIV AIDS, Pemkab Gresik Targetkan 3 Zero Tahun 2030