Home / COVID-19 / Seremonia / Tuban

Senin, 4 Januari 2021 - 12:37 WIB

Berbagi Pengalaman Tangani Pasien Covid-19, Polres Tuban Undang Dirut RSUD dr. Koesma

Reporter : Alfan Niam Sofi - Telah dibaca 78 kali

dr. Saiful didampingi Kapolres Tuban saat berbagi pengalaman menangani Covid-19. Foto: Progresnews.id/Ans

dr. Saiful didampingi Kapolres Tuban saat berbagi pengalaman menangani Covid-19. Foto: Progresnews.id/Ans

Tuban, Progresnews.id – Ada yang berbeda saat apel pagi di Mapolres Tuban hari ini, Senin (04/12), dalam apel tersebut terlihat Kepala RSUD Koesma Tuban dr. Saiful Hadi berdiri di samping Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, di atas Mimbar Apel.

Kepala RSUD Koesma sengaja diundang oleh Kapolres Tuban untuk berbagi pengalamannya dalam menangani pasien covid-19 kepada Seluruh anggota Polres yang mengikuti apel pagi.

Tidak Hanya sekedar berbagi pengalaman, dr. Saiful juga menjelaskan bagaimana gejala-gejala awal yang terjadi pada penderita Covid-19 serta alternatif pengobatannya.

Kepala RSUD Koesma dr. Saiful menjelaskan tentang sifat Covid-19 dan Pencegahannya.

“Pintu masuk Covid-19 harus melalui hidung dan mulut, dan penularannya yang pertama melalui Droplet. Kalau berhadapan langsung atau bicara dengan orang yang tidak pakai masker 1,5 meter langsung kena, kalau yang bersangkutan batuk bisa sampai 3 meter dan kalau bersin bisa sampai 5-6 meter,” jelas dr. Saiful.

Baca Juga:  Awal Tahun, Tim Gabungan Terus Giatkan Ops Yustisi

“Yang kedua penularannya melalui Aerosol dan jangkauannya bisa sampai 10 meter, jadi tempat-tempat yang tertutup dan ber AC disamping Droplet juga melalui Aerosol,” Sambungnya.

Beliau melanjutkan, jika pencegahan Cobid-19 selain harus menerapkan 3M, juga harus menjaga imunitas tubuh.

“Pencegahannya tidak Cukup dengan Memakai masker karena Masker saja kemungkinan masih bisa tembus, selain menerapkan 3 M (Memakai masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan) Kita juga harus menjaga Imunitas Kita, Virus ini walaupun cepat menular akan tetapi juga cepat mati, Jangan Takut Tapi Harus Waspada” Imbuhnya.

Selain dengan menerapkan 3M dr. Saiful menyarankan alternatif lain untuk mematikan virus.

Baca Juga:  Gelar Reses II 2020, Anggota DPRD Jatim Ufiq Zuroida Serap Keluhan Para Petani

“Selain obat-obatan khusus dan Vitamin C, Cara alternatif untuk mematikan saat virus sudah ada di dalam dengan minum air hangat di campur madu dikasih minyak kayu putih serta bawang putih sehari tiga kali, sebelum di minum agar uapnya dihirup untuk mematikan Virus yang ada di saluran pernapasan,” pungkasnya.

Kapolres Tuban menyampaikan bahwa kedatangan kepala RSUD Koesma saat apel pagi sengaja diundang untuk menyampaikan pengalamannya saat menangani pasien covid-19.

“Sengaja saya undang Kepala RSUD untuk berbagi pengalaman tentang Covid-19 kepada rekan-rekan. Silahkan, apa yang di sampaikan oleh dr. Saiful rekan-rekan sampaikan kepada keluarga dan orang-orang disekitar rekan-rekan untuk mencegah penularan covid-19,” tutur Kapolres Tuban.

Editor: Elsalim

Share :

Baca Juga

Suasana deklarasi dan pelantikan organisasi sayap Partai Demokrat Bintang Muda Indonesia (BMI) Jawa Tengah. Foto: adv.

Nasional

Terus Perlebar Sayap Di Jawa Tengah, BMI Resmi Deklarasikan Tiga Cabang Sekaligus

COVID-19

Polemik Berita Soal Vaksin, Dewan Pers Belum Terima Aduan Terkait Kumparan
Update Covid19 Lamongan pada 8 Oktober 2020. Foto: Dinas Kesehatan Lamongan

COVID-19

Jatim Bebas Zona Merah, Kasus Covid-19 dan Pasien Sembuh Lamongan Selama 2 Hari Meningkat
Operasi Yustisi, 22 Orang Terjaring di Tambakboyo

COVID-19

Operasi Yustisi, 22 Orang Terjaring di Tambakboyo
Program Rapid Tes Gratis Dari Kemnaker, Investor Mau Masuk

COVID-19

Program Rapid Tes Gratis Dari Kemnaker, Investor Mau Masuk
Suasana penyampaian LKPJ Bupati TA. 2020 yang digelar secara virtual, Kamis (28/1).

Seremonia

Wabup Tuban Paparkan LKPJ Bupati TA. 2020 ke DPRD
Anggota DPRD Jatim, Muhammad Bin Muafi Zaini ditemui di DPRD Jatim. Foto: Kominfo Jatim.

COVID-19

Kiai dan Ulama Jatim Diharapkan Jadi Prioritas Penerima Vaksin

COVID-19

Satu Minggu Penerapan PPKM, Belum Ada Penurunan Kasus Covid-19 di Gresik