Home / Tuban / Warta

Rabu, 13 Januari 2021 - 15:08 WIB

Beras Premium BPNT di Tuban Rp11.000, Ini Tanggapan Diskoperindag

Reporter : Alfan Niam Sofi

Kepala Diskoperidag Kabupaten Tuban, Agus Wijaya. Foto: Progresnews.id/Ans

Kepala Diskoperidag Kabupaten Tuban, Agus Wijaya. Foto: Progresnews.id/Ans

Tuban, Progresnews.id – Harga beberapa komoditi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Tuban pada tahun 2021 mulai diitetapkan.

Seperti yang tercantum dalam surat edaran dari Pemerintah Kabupaten Tuban yang ditandatangani Sekretaris Daerah, Budi Wiyana tertanggal 6 Januari 2021.

Agen E-Warung diwajibkan untuk melakukan pre-order kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan persyaratan sebagai berikut, bahan komoditi karbohidrat 70 persen beras kualitas premium sebanyak 15 kg dengan harga per kilo Rp11.000, dengan patahan beras yang tak melebihi 10 persen.

Baca Juga:  Bahas Bansos, Komisi IV DPRD Kabupaten Tuban Kunjungi Dinsos P3A

Sementara untuk komoditi protein hewani (telur atau daging) Rp26.000, dan protein nabati tempe dan tahu seharga Rp9.000 sampai di KPM.

Dari hasil pre-order yang sudah dilakukan, selanjutnya akan disampaikan kepada Dinas Sosial melalui pendamping Bantuan Sosial Pangan (BSP).

“Memang di pasaran ada yang harganya Rp10.500 untuk komoditi beras, tapi kan ada operasional supplier dan agen, sehingga bisa Rp11.000 untuk kualitass premium,” terang Plt Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tuban, Joko Sarwono.

Di tempat terpisah, Kepala Diskoperindag Kabupaten Tuban, Agus Wijaya menuturkan, bahwa penetapan harga standar beras premium di kisaran harga Rp11.000 per-kilogram tergolong masih wajar.

Baca Juga:  Viral!! Video Nenek Tak Terurus di Lamongan Hebohkan Warganet, Begini Reaksi Pemdes Setempat

Menurutnya, berdasarkan ketentuan dari Kementerian Perdagangan terkait dengan HET komoditi beras, untuk Jawa, Lampung dan Sulawesi Selatan, medium seharga Rp9.450 per-kilogram dan kuallitas premium Rp-12.800 per kilogram.

“Tidak masalah terkait harga beras di BPNT yang sekarang ditentukan seharga Rp11.000 per kilogram, karena HET tertinggi untuk Pulau Jawa, Lampung, dan Sulawesi Selatan kualitas premium Rp12.800 per kilogram,” tutupnya, Selasa (12/1).

Editor: Elsalim

Share :

Baca Juga

Sepak Bola

Kompetisi Belum Jelas, Mantan Pemain ‘Persatu’ Ini Jadi Pedagang Sayur
Lokasi terjadinya pembacokan. Foto: Ammy.

Lamongan

Sukodadi Berdarah, Ternyata Pelaku Pernah Urungkan Niat Karena Kasihan
Suasana evakuasi korban kecelakaan lalu lintas di pertigaan Deket. (Foto: Ammy)

Lamongan

Tewaskan Warga Lamongan, Sopir Truk Trailer Jalani Tes Urine dan Uji Kalayakan Kendaraan
Kantor PMI Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Minim Pendonor, Stok Plasma Konvalesan di PMI Lamongan Mulai Menipis
Konferensi pers penangkapan pelaku perusakan mobil patroli.

Lamongan

Bak Penjahat Kelas Kakap, Penangkapan Pelaku Perusakan Mobil Polisi di Lamongan Sempat Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran
PAC IPNU IPPNU Benjeng Sosialisasi ke Pimpinan Ranting Medangan. Foto: Progresnews.id/Nufus.

Gresik

Buat Buku Sejarah PAC IPNU IPPNU Dari Tahun 1985-2020, Dul Latif: Harus Lebih Produktif

Warta

Usai Dikukuhkan, Aliansi BEM Kediri Raya Siap Menjadi Mitra Kritis Pemerintah

Lamongan

Perihatin Nasib Warga Terdampak, Begini Aksi Kapolres Lamongan Tangani Banjir Bengawan Jero