Home / Gresik / Warta

Jumat, 24 Desember 2021 - 14:07 WIB

Belasan Komunitas Pecinta Alam, Bikin Giat Rawat Bumi

Sispala Muda SMK 2 Muhammadiyah dan belasan organisasi Pecinta alam di Greik mendapat materi tentang sampah dan konservasi dasar dari Ecoton Foundation. Foto: Progresnews.id

Sispala Muda SMK 2 Muhammadiyah dan belasan organisasi Pecinta alam di Greik mendapat materi tentang sampah dan konservasi dasar dari Ecoton Foundation. Foto: Progresnews.id

Gresik, Progresnews.id – Di penghujung tahun Siswa Pecinta Alam Muda (Sispalamuda) SMK Muhammadiyah 2 Gresik, menyelenggarakan kegiatan konservasi sebagai bentuk nyata dan komitmennya berjuluk Rawat Bumi.

Acara yang bertempat di Gedung baru SMK Muhammadiyah 2 Gresik ini, cukup menyita perhatian warga sekolah lantaran menghadirkan belasan komunitas pecinta alam di Kabupaten Gresik dan Lamongan.

Tak Hanya itu, sebuah lembaga yang berfokus pada lingkungan hidup, yakni Ecoton Foundation hadir sebagai tim pemateri tentang konservasi. Kehadiran NGO ini semakin menambah spirit kegiatan.

Acara yang di ikuti Belasan pecinta alam diantaranya yakni, Jemapala Unisla, Mapasqo IAIQ Qomaruddin, Hissmakassa Sidayu, dan  Sapa Lamongan.

Baca Juga:  Tanamkan Jiwa Aktivis Ke Siswanya, MTS Raden Fatah Driyorejo Adakan Pengkaderan

Usai mendapatkan pemaparan konservasi oleh pihak Ecoton, para anak muda ini pun bergerak melakukan penanaman puluhan bibit pohon di area sekolah.

Tanam. Pecinta alam menanam sejumlah pohon di sekitar lingkungan sekolah SMK 2 Muhammadiyah Gresik. Foto: Progresnews.id

Apresiasi datang dari berbagai pihak-pihak yang terkait. Salah satunya yakni penyaji. “Tentu saja pihak Ecoton sangat mengapreasi forum ini, karena dilibatkan dalam acara hari ini,” kata Tonis Afrianto saat menyajikan materi konservasi.

Kepada Sispalamuda SMK 2 Muhammadiyah dan Pecinta Alam, Tonis menjelaskan tentang sampah plastik yang ada di sekitar serta mengenalkan konservasi dasar.

Senada dengan pihak Ecoton, Tajul arif selaku perwakilan dari beringin merah juga sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme dan Intoleransi, SMA Al Azhar Menganti Bekali Siswa dengan Pendidikan Cinta Tanah Air

“Sudah lama kita tidak bertemu dalam kegiatan bersama karena terhalang pandemi Covid19. Alhamdulillah sekarang sudah mulai ada kegiatan yang bisa menjalin kembali silaturahim dengan temen-teman salah satunya kegiatan penanaman ini,” ujarnya.

Akrab. Keakraban antar Sispalamuda SMK 2 Muhammadiyah Gresik bersama komunitas Pecinta alam dari Gresik dan Lamongan. Foto: Progresnews.id

Sementara itu, Perwakilan Kesiswaan SMK 2 Muhammadiyah, Ainul Yakin, menanggapi kegiatan ini sangat bermanfaat. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi.

Acara pun diakhiri dengan ramah tamah, kemudian sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dalam merawat bumi. [Kaf/dir]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Gresik

Momen HUT RI, GP Ansor Bungah Ziarahi Makam Pahlawan dan Muassis NU
Siswa-Siwi MA Al-Karimi pada kegiatan GPP VIII tahun lalu (sebelum pandemi).

Gresik

Bangun Jiwa Kompetisi Saat Pandemi, Siswa-Siswi MA Al-Karimi Gresik Bakal Gelar GPP IX dan EMAS ITF Secara Virtual

Nasional

Harlah ke-23, Gus Muhaimin Sampaikan Tiga Agenda Besar PKB

Tuban

Beras Premium BPNT di Tuban Rp11.000, Ini Tanggapan Diskoperindag
Paparan Ahmad Arif dalam Webinar Series Kedua Melawan Infodemi Covid-19 dengan tajuk "Bahaya Mis/Disinformasi Vaksin Covid-19" pada Kamis (11/2).

COVID-19

Bahaya Dis/Misinformasi Vaksin, Mas Aik: Disinformasi Juga Bisa Mematikan
Kepala BNN Dr. Petrus R. Golose menyampaikan sambutan terkait War on Drugs. Foto: Instagram @petrusgolose88.

Nasional

Pernyataan ‘War on Drugs’ dari Kepala BNN, PTUN Jakarta: Gugatan Penggugat Ditolak
Keadaan jalan rusak di Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah Lamongan yang sempat di perbaiki pertengahan Januari Lalu.

Lamongan

Belum Genap Sebulan diperbaiki, Jalan Poros Kecamatan Sukodadi – Pucangro Kembali Rusak Parah
Sumber Foto: situs resmi AJI.

Nasional

AJI Kritisi Upah Minimum Pekerja Media Tak Sesuai, Desak Pemerintah Batalkan UU Cipta Kerja