Home / Gresik / Jendela / Warta

Minggu, 3 Oktober 2021 - 12:57 WIB

Belajar Otodidak, Pasutri ini Turut Lestarikan Batik Gresik

Pasangan Bambang Israwan dan Siti Zunaiyah Budiarti, di Griya Batik Gresik. Foto : Tangkapan Layar Youtube Geo Inspirasi

Pasangan Bambang Israwan dan Siti Zunaiyah Budiarti, di Griya Batik Gresik. Foto : Tangkapan Layar Youtube Geo Inspirasi

GRESIK, Progresnews.id., – Tiap jatuh tanggal 2 Oktober diperingati sebagai hari pusaka Batik Nasional. Bersileweran ucapan perayaan Hari Batik di berbagai media sosial sebagai wujud kebanggaan anak bangsa. Di Kota Gresik sendiri ada kisah inspiratif dari pasangan suami istri (Pasutri) yang sangat mencintai warisan budaya Indonesia yang diakui oleh PBB itu.

Pasutri tersebut yakni Bambang Israwan dan Siti Zunaiyah Budiarti. Semangat mereka berdua layak dijadikan teladan bagi generasi muda Gresik, kini dan mendatang. Darinya, dapat dipetik hikmah bahwa semua hal yang tampak dan terekam dengan baik oleh indera dapat dipelajari. Orang jawa dulu menyebutnya sebagai ‘Ilmu Katon’, pepatah arab menyatakan ‘man jadda wa jada’ (siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil), sebelum akhirnya istilah otodidak melazimkan rangkaian kalimat tersebut.

“Memilih bergelut di dunia batik ini sebetulnya kami tidak tahu sama sekali, (memulai) dari nol. Istri saya tidak paham batik, sedang background saya adalah orang tehnik,” kisah Bambang, yang terdokumentasi dengan apik di kanal Youtube Geo Inspirasi.

Baca Juga:  Gandeng STIESIA Surabaya, DMI Gresik Berikan Pelatihan UMKM Tentang Perpajakan

Dalam video tersebut Bambang berkisah jika upaya melestarikan batik dilakukan sejak akhir 2009. Dirinya menggeluti aktifitas membatik lantaran pilihan jiwa. Meski, permulaannya ialah ketika perusahaan Bambang bekerja akan memfasilitasi pelatihan bagi pegawai yang akan purna tugas. Bambang memutuskan untuk mengikuti pelatihan membatik.

“Memilih bergelut di dunia batik, sebetulnya kami tidak tahu sama sekali. (Memulai) Dari nol. Istri saya tidak paham batik, sedang background saya adalah orang tehnik,” tambahnya.

Tak sekedar jatuh cinta pada pandangan pertama kepada batik, namun kegandrungan pegawai yang akhirnya purna tugas di salah satu perusahaan BUMN di Gresik ini meyakini bahwa pergulatan dalam dunia batik tidak dapat dilihat sebagai potensi bisnis semata. Melainkan, terdapat hal yang bersifat transenden dan estetik yang melekat pada corak, simbol hingga filosofi dari kain lukis tersebut.

Didampingi sang istri, pria paruh baya yang kesehariannya mengasah jiwa dengan batik ini mengatakan, kegiatan membatik sangat bagus untuk melatih kesabaran dan menjumpai ketenangan di dalam batin. Sebab, alur dari menggelar kain, membuat pola, hingga menumpahkan warna di atas kain dari canting hingga jadilah selembar kain batik siap pakai memperlukan waktu panjang dan mensyaratkan kefokusan.

Baca Juga:  6 Warung Kopi Legendaris di Gresik

Batik yang merupakan hasil dari sentuhan pasutri tersebut tersimpan rapi dan beberapa dipamerkan di gerai miliknya bernama Griya Batik Gresik, di Jl. Saphire VII/10 Graha Bunder Asri, Kembangan, Kecamatan Kebomas Gresik. Hampir semua corak batik di gerai itu memiliki kekhasan budaya nusantara, khususnya kebudayaan Kabupaten Gresik. Adapun karya mereka yang paling fenomenal dan kerap ikut pameran yakni Batik Sisik Bandeng, Batik Pudak, Batik Damarkurung dan berbagai corak lain yang mempresentasikan khasanah lokal Gresik dengan kultur masyarakatnya.

Karena bergelut secara terus menerus, Bambang menemukan dimensi lain dari batik yang memang diakui dunia sebagai aset kebudayaan Indonesia. “Di hari batik ini, kalau ingin menghidupi batik, batinmu harus bersih. Yakni jadikan batik sebagai pusaka, tidak boleh sembarangan,” tutup Bambang.

Share :

Editor : Achmad Chidir Amirullah

Baca Juga

Perpres Pendanaan Pesantren Disahkan, DPC PKB Lamongan Gelar Syukuran

Lamongan

Perpres Pendanaan Pesantren Disahkan, DPC PKB Lamongan Gelar Syukuran
Lokasi penambangan yang mulai melebar di Desa Penanjang Kecamatan Paciran Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Penambangan Galian C Dekat Lokasi Wisata di Lamongan Marak, Pengelola Khawatir
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih, KH. Yahya Cholil Staquf menyampaikan pidato dalam acara penutupan Muktamar NU yang ke-34 di Lampung.

Nasional

Ini Dua Agenda Besar Ketum Baru PBNU
Sejumlah tim BPCB saat melakukan identifikasi lokasi bangkai kapan. Foto : Ammy.

Lamongan

Eksplorasi Bangkai Kapal Van Der Wijck Dihentikan Sementara
Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id.

Nasional

Apindo Gugat Kenaikan UMP DKI, KSPI: Kami Mengecam!
BERSYUKUR. Ketua Komunitas Gresik Movie Sanov Fajar, membagikan tumpeng kepada Dewi Musdalifah (Penyair Gresik) saat perayaan 10 tahun Gresik Movie, Kamis (28/10). Foto: Dokumentasi Gresik Movie/Progresnews.id

Film

Rayakan Ulang Tahun Satu Dekade, Gresik Movie Gelar Tasyakuran
Suasana sidang gugatan praperadilan yang diajukan keluarga Alm. M. Suci Khadavi, Selasa(9/2). Foto: detikcom.

Hukum dan Kebijakan

Tok! Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Keluarga Khadavi Laskar FPI

Jendela

Cerita Munaji, Berhenti Melaut Hidup dengan Meniup Seruling ‘Soneta’