Home / Warta

Sabtu, 20 November 2021 - 06:20 WIB

Belajar dari Pandemi, LAZISNU Wonokerto Kini Miliki Mobil Sehat

Gresik, Progresnews.id – Seperti belajar dari cerita pandemi. Saat Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) yang datang lalu memapar cepat sekali. Keadaan seperti tidak terkendali. Ketika trennya terus mendaki, hilir mudik mobil ambulans tidak pernah henti. Mengangkut sesiapa yang sakit.

Kala itu di desa, tidak sedikit orang merasa sedih. Keadaan tidak bersahabat. Beberapa keluarga yang sakit bingung mencari kendaraan cepat. Sulit mencari kendaraan yang siaga. Ada juga mobil pribadi, milik tetangga pula, tentu berat meminjamnya.

Tidak ada yang benar-benar rela meminjamkan mobil milik pribadi. Lumrah sekali, siapa yang tidak khawatir juga cemas? Keterangan menjelaskan, droplet atau percikan napas, dapat menyebarkan virus dari pasien yang sakit. Meski, belum tentu yang sakit itu terpapar Covid, semua lumrah khawatir.

Dari kerumitan itu, Pengurus Ranting NU dan Pengurus Ranting LAZISNU Ranting Wonokerto Kecamatan Dukun, Gresik, bersepakat menggagas program unggulan yang dapat menjawab kebutuhan layanan kesehatan warga nadhliyin serta warga secara umum, yakni pengadaaan Mobil Sehat LAZISNU Wonokerto.

Menurut, Harun Arrosyid, Ketua Ranting LAZISNU Wonokerto, jika program pengadaan Mobil Sehat tidak bisa tidak, sangat jelas dan mendesak kebutuhannya. Tujuannya, agar bisa melayani mobilitas kesehatan warga di desa penghasil padi dan jagung ini.

Baca Juga:  Ngopi Bareng Giring, Niat Bangun Semangat Generasi Milenial Dalam Segi Politik dan Ekonomi

“Program santunan kepada anak yatim, fakir miskin, serta janda dilakukan triwulan. Santunan kepada orang sakit dan yang meninggal juga menjadi perhatian LAZISNU Wonokerto. Sedangkan program unggulannya adalah pengadaan Mobil Sehat,” terang Harun, kepada progresnews.id, Jumat (19/11), malam.

Sedekah Sedino Sewu

Lebih lanjut, Harun menceritakan, ruh kemandirian NU sangat terasa melalui Sedekah Sedino Sewu (S3). Teknisnya, petugas LAZISNU berjuluk Srikandi, memetik uang dalam kaleng S3 yang telah disediakan LAZISNU Wonokerto, dari rumah ke rumah. Srikandi akan datang setiap dua pekan sekali.

“Alhamdulillah, perolehan rata-rata yang dipetik oleh Srikandi LAZISNU Wonokerto selama dua minggu sekali, kurang lebih Rp 6 juta rupiah. Misalnya, hari Kamis ini diambil, kamis depan Srikandi libur. Kamis lusa baru jalan memetik S3 LAZISNU,” imbuh mantan Ketua PAC Ansor Dukun periode 2015-2018 ini.

Tranparansi Bakda Jumatan

Selama ini, dana dari S3 selalu stabil. Tidak pernah surut nominalnya, apalagi jeblok. Oleh karena itu, Ketua Ranting NU Wonokerto, Ali Imron sangat mengelu-elukan partisipasi dan kekompakan warga nahdliyin di Wonokerto.

Dikatakan Imron, hal itu tidak terlepas dari pola pelaporan S3 yang sangat terbuka. Duit warga Nahdliyin Wonokerto itu dilaporkan perolehan berikut akumulasinya secara terperinci.

Baca Juga:  73 Tahun Bergelut Dengan Macapat, Mat Kauli Diganjar Penghargaan

“Selalu kami umumkan setiap hari Jumat, melalui pengeras suara. Sudah menjadi rutinitas bakda salat jumat,” tuturnya.

Dari dana S3 yang terkumpul selama dua tahun lebih, LAZISNU Wonokerto dapat melakukan pengadaan Mobil Sehat. Selain mengucap syukur, Imron mengatakan, perlu kesadaran bersama untuk menjaga dan merawat aset milik jamiyah tersebut.

“Sesuai tujuan, (Mobil sehat) ini kita khususkan betul-betul untuk warga yang sakit serta yang sangat kurang dalam pembiayaaan,” pungkasnya.

Melalui kiriman video lauching Mobil Sehat yang dikirimkan oleh Ketua LAZISNU Wonokerto kepada progresnews.id, nampak antusiasme warga. Puluhan ibu-ibu Muslimat NU dan Fatayat NU Wonokerto yang nampak guyub dan penuh suka cita menyiapkan tasyakuran Launching Mobil Sehat LAZISNU.

Adapun peluncuran secara simbolis Mobil Sehat ditempatkan di Masjid Al Ikhlas Wonokerto dan diresmikan oleh Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang (MWCNU Dukun), KH Ahmad Toyib Mas’udi, Ketua MWCNU Dukun, KH M Soleh, Ketua LAZISNU Kecamatan Dukun, Masbuhin, serta jajaran Pengurus Ranting NU dan LAZISNU Wonokerto, Dukun Gresik. [Chidir]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Pelaku pengedar pil Daubel L.

Lamongan

Ciduk Pengedar Barang Haram, Polres Lamongan Amankan 500 Butir Pil Daubel L

COVID-19

Bantu Tekan Angka Covid-19, Karang Taruna Tuban Bagikan 5000 Masker

Lamongan

Apresiasi Kerja Wartawan, Kapolres Lamongan Beri Sejumlah Fasilitas Penunjang
Lokasi terjadinya pembacokan. Foto: Ammy.

Lamongan

Sukodadi Berdarah, Ternyata Pelaku Pernah Urungkan Niat Karena Kasihan
Belasan wartawan saat berorasi di depan Mapolres Lamongan. (Foto: Istimewa)

Lamongan

Kecam Tindak Kekerasan pada Wartawan di Surabaya, Wartawan di Lamongan Kepung Markas Polisi

Tokoh

Innalillahi, Salah Satu Pendiri IPPNU Hj. Basyiroh Zawawi Wafat
Fernan dari Gerak Aceh dalam Podcast Seri 5 yang merupakan rangkaian dari Festival Inovasi Ecological Fiscal Transfer (EFT), Selasa (19/10).

Seremonia

Berpihak pada Desa, GeRAK Aceh Komitmen Dukung Pemkab Bener Meriah Terapkan TAKE Depik

Pendidikan

Semula Jadi Buah Bibir, Atis Mahasiswi Gresik Malah Berhasil Sabet Penghargaan Diklatpimnas II 2021