Home / Lamongan / Warta

Kamis, 22 April 2021 - 01:12 WIB

Bekas Berkualitas, Fenomena Pakaian Bekas Jadi Ajang Adu Gengsi di Lamongan

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 335 kali

Penjual pakaian bekas di sepanjang jalan pantura Kabupaten Lamongan. Foto : Progresmews.id/Ammy.

Penjual pakaian bekas di sepanjang jalan pantura Kabupaten Lamongan. Foto : Progresmews.id/Ammy.

Lamongan, Progresnews.id — Jika umumnya lebaran identik dengan pakaian baru, di Lamongan Jawa Timur pakaian bekas malah banyak dicari warganya.

Fenomena pasar dadakan pakaian bekas impor di Lamongan bukan hal yang tabu, hal tersebut lantaran sebagian kalangan banyak menjatuhkan pilihanya kepada pakaian bekas impor untuk menjadi pernak-pernik di hari raya.

Para penjual banyak ditemui di sepanjang Jalan Pantura Kecamatan Paciran Lamongan itu membuka lapak di pinggir jalan pada sore hari.

Salah seorang penjual pakaian bekas impor, Dani mengaku jika dari usahanya, ia berhasil meraup untung hingga ratusan ribu per hari.

Baca Juga:  Wafat Susul Sang Ibunda, Kisah Awak KRI Nanggala 402 Asal Lamongan Ini Bikin Terenyuh

“Saya buka mulai jam 4 sore sampai jam 10 malam, keuntungan perhari rata-rata Rp300 ribu hingga Rp500 ribu,” akunya, Rabu (21/4).

Hal yang sama juga dirasakan penjual yang lain, Lutfi mengungkapkan jika dalam bulan Ramadan ini ia panen rezeki dengan keuntungan yang lumayan besar.

“Alhamdulillah mas, selama Ramadan, setiap harinya selalu ada pembeli yang berdatangan,” kata Lutfi.

Salah satu pembeli, Khiron menuturkan, baju bekas impor punya market tersendiri bagi peminatnya, kualitas hingga merk luar negeri menjadi tawaran yang menarik.

Baca Juga:  Konvensi Nasional Media Massa, Menkominfo Beri Dorongan Kepada Insan Pers

“Harus pintar memilih barang agar dapat barang yang branded dan berkualitas tapi dengan harga yang miring,” tuturnya.

Penjual pakaian bekas di sepanjang jalan pantura Kabupaten Lamongan. Foto : Progresmews.id/Ammy.

Strategi penjual juga terbilang ciamik, dengan cara menata rapi baju bekas hingga ada pula yang disetrika. Fenomena geliat pakaian bekas impor di Lamongan terbilang langka.

Seperti yang dikatakan para pembeli, kebanyakan dari mereka memang mengincar merk dan kualitas pakaian, bahkan tak jarang penjual kehabisan stok barang di lapaknya.

Share :

Baca Juga

Ilustrasi Kampus Merdeka Kemendikbud.

Nasional

Kemendikbud Luncurkan Kampus Mengajar Angkatan Pertama Tahun 2021, Apa itu?

Bojonegoro

Gandeng CDK Bojonegoro, Pemdes Socorejo Tanam Pohon di Pantai Semilir
Para relawan Komunitas Pejuang Nasi saat menghibur pada anak-anak di Panti Asuhan Wakhid Hasyim.

Jendela

Latih Diri Dengan Berbagi, Bagaimana Sih Caranya?
Plt. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tuban, Didik Mukrianto.

Pilkada 2020

Lindra-Riyadi Menang Pilkada, Didik Mukrianto: Banyak PR yang Harus Diselesaikan
Kaver hasil temuan survei SMRC.

Nasional

Survei SMRC: Masyarakat Sering Takut Ikut Berorganisasi Meningkat
Ilustrasi Vaksin. Foto: Freepik.

Nasional

SE Muhammadiyah: Vaksinasi Tidak Batalkan Puasa
Banjir menggenangi jalan poros yang melintang di Desa Kemlagilor Kecamatan Turi Lamongan. Foto: Istimewa.

Lamongan

Penderitaan Warga Berlanjut, Banjir Susulan Kembali Genangi Kecamatan Turi Lamongan
Halaman depan RS Citra Medika yang tanpa memakai trotoar jalan untuk lahan parkir. Foto : Progresnews.id/ Ammy.

Lamongan

IMB Bermasalah, RS Citra Medika Lamongan Diduga Banyak Kondisikan Pejabat Elektoral