Home / Nasional / Warta

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 20:22 WIB

Balai Bahasa Jatim Bakal Terbitkan Kamus Bahasa Jawa-Madura

Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Foto: Balai Bahasa Kemendikbud.

Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Foto: Balai Bahasa Kemendikbud.

Surabaya, Progresnews.id – Kelompok Kepakaran Perkamusan dan Peristilahan Balai Bahasa Jawa Timur, saat ini tengah dalam proses menyusun Kamus Kosakata Bahasa Jawa dan Bahasa Madura. Rencananya, Kamus ini akan dikeluarkan dalam bentuk aplikasi, sehingga mudah diakses oleh masyarakat secara luas.

Melansir dari situs resmi Kemendikbudristek, Sabtu (30/10), pembuatan kamus ini merupakan program pertama dari dua program yang kini tengah digarap. Program yang kedua adalah kegiatan Inventarisasi dan Pengolahan Kosakata yang merangkum berbagai macam kosakata Bahasa Jawa dan Madura dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Balai Bahasa Jawa Timur, Arif, mengatakan bahwa tujuan daripada program ini adalah untuk menghimpun seluruh kosakata Bahasa Jawa dan Madura, yang nantinya akan ada kemungkinan bakal dimasukkan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Baca Juga:  Rayakan Ulang Tahun Satu Dekade, Gresik Movie Gelar Tasyakuran

Proses untuk program ini, dikatakan sudah dimulai sejak Maret 2021 lalu, untuk penyusunan Kamus Istilah Kesenian di Jawa Timur dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada tanggal 22-26 Maret 2021 di Sumenep dan tanggal 21-25 Juni 2021 di Probolinggo. Sementara itu, pengumpulan data dalam kegiatan “Inventarisasi dan Pengolahan Data Kosakata” dilaksanakan dalam dua tahap juga, yaitu pada tanggal 1-5 Maret 2021 di Bangkalan dan 6-10 September 2021 di Surabaya.

“Hal inilah yang menjadi tantangan bagi tim penyusun kamus untuk melakukan kodifikasi dan inventarisasi berbagai kesenian di Jawa Timur,” Kata Asrif.

Selain dalam penyusunan dan pengolahan kosakata dua bahasa daerah ini, Asrif juga menambahkan bahwa pihaknya juga mengalami kesulitan dalam hal menjangkau penduduk lokal atau penutur asli bahasa tersebut, yang kebanyakan berada di tempat yang jauh dari akses perkotaan.

Baca Juga:  Pelaksanaan Vaksinasi Tahap Pertama di Tuban Diiringi Perpanjangan PPKM

“Keadaan ini menjadi tantangan tersendiri karena memaksa tim untuk melakukan perubahan rencana dalam proses pengambilan data. Pemilihan narasumber juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam pengambilan data. Kadang ditemui narasumber yang kurang bisa memahami maksud dan tujuan kegiatan yang dilakukan,” tambahnya.

Target penyelesaian program ini, lanjut Asrif, dikatakan akan rampung pada 2022 mendatang. Sejauh ini, proses mereka masih berada di beberapa kota yaitu Mojokerto, Kota Batu, Sumenep, dan Probolinggo. 

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Ashadi Iksan, Ketua PWI Gresik 2021-2024 saat memohon restu ke sesepuh Kiai Gresik KH Muchtar Jamil.

Gresik

Selamat! Ashadi Jabat Ketua PWI Gresik 2021-2024

Kesehatan

Cegah HIV AIDS, Pemkab Gresik Targetkan 3 Zero Tahun 2030

Nasional

Batasi Kerja Jurnalis, KKJ Layangkan Sikap Ke MA
Logo DPR RI.

Nasional

Tidak Masuk dalam Daftar Prolegnas, Presiden Ajukan Lagi RUU Perampasan Aset ke DPR
Keadaan jalan rusak di Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah Lamongan yang sempat di perbaiki pertengahan Januari Lalu.

Lamongan

Belum Genap Sebulan diperbaiki, Jalan Poros Kecamatan Sukodadi – Pucangro Kembali Rusak Parah
Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Foto: BPMI Sepres.

Nasional

Resmi Dilantik Menjadi Kapolri, Listyo Sigit Prabowo: Keselamatan Masyarakat Adalah Hukum Tertinggi
Menteri Perdagangan, Agus Gumiwang menyampaikan Presiden Joko Widodo telah menyetujui rencana relaksasi penjualan barang mewah sepanjang tahun 2021, Sabtu (13/2). Foto: kompastv.

Ekonomi

PPnBM Dihapus, Beli Mobil Baru Dapat Banyak Diskon
Pelepasan Umrah perdana oleh Dubes Saudi Arabia dan DPP AMPHURI, pada Ahad (1/11/2020), Foto: amphuri.org

Nasional

Umrah Perdana di Masa Pandemi, Sekjend Amphuri: Lebih Banyak Berasal dari PPIU