Home / Nasional / Warta

Rabu, 10 Maret 2021 - 15:50 WIB

Bahas Potensi dan Investasi Bisnis, Uni Eropa Adakan Kunjungan Virtual Bersama Pemda Semarang

Reporter : Alfa Kamila - Telah dibaca 9 kali

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Tengah, Ratna Kawuri dalam kunjungan virtual ke Semarang pada Selasa (9/3).

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Tengah, Ratna Kawuri dalam kunjungan virtual ke Semarang pada Selasa (9/3).

Jakarta, Progresnews.id – Uni Eropa melakukan kunjungan virtual ke pemangku pemerintahan kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (9/3).

Pada kunjungan virtual ini Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket membahas tentang potensi dan investasi bisnis yang ada di Kota Semarang, bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Provinsi Jawa Tengah, Ratna Kawuri.

Dari press release Uni Eropa, menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah memberikan fasilitas perihal perizinan investasi dan mempercepat kesiapan infrastruktur.

Vincent Piket menuturkan bahwa Uni Eropa sangat mendukung Indonesia dalam upaya meningkatkan perdagangan dan investasi, khususnya di Jawa Tengah.

Baca Juga:  European Super League, Liga Eropa Baru Yang Akan Menjadi Pesaing Liga Champions, Mungkinkah?

Menurutnya, provinsi ini memiliki potensi yang belum tergali untuk perdagangan dan investasi yang lebih besar dengan Eropa, serta perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia.

“Uni Eropa (IEU-CEPA) yang tengah dirundingkan, akan meningkatkan perdagangan dan investasi, berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan pembangunan ekonomi di Indonesia.” jelasnya.

Kerja sama Uni Eropa dengan Indonesia, lanjut Piket, sudah lebih dari 30 tahun keduanya bermitra untuk melaksanakan prioritas bersama, termasuk perdagangan dan investasi.

Tahun lalu, Uni Eropa meluncurkan program lima tahun yaitu ARISE+ Indonesia Trade Support Facility senilai 15 juta euro. Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan teknis kepada pemerintah Indonesia dan perusahaan-perusahaan guna meningkatkan kapasitas ekspornya dan memenuhi aturan dan standar perdagangan internasional.

Baca Juga:  Tahun 2021, Honorarium PTT di Tuban Mengalami Kenaikan

Tak hanya soal peluang investasi bisnis, kunjungan ini juga mendiskusikan potensi ekspor ke negara-negara eropa. Dalam diskusi tersebut, mereka menjelaskan tentang besarnya potensi investasi di Jawa Tengah, khususnya di kawasan industri.

Permintaan terhadap manufaktur, pertanian, furnitur, dan produk lain di Uni Eropa diperkirakan akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan didorong oleh pemulihan pasca pandemi.

Selanjutnya, dengan basis pelanggan yang besar dan berdaya beli tinggi, Uni Eropa memberikan peluang dengan pilihan yang menarik bagi Jawa Tengah untuk memperluas dan mendiversifikasi pasar ekspornya.

Share :

Baca Juga

Kemendikbud Tanamkan Nilai Pancasila Saat PJJ

Nasional

Kemendikbud Tanamkan Nilai Pancasila Saat PJJ
Ilustrasi Pam Swakarsa. Foto: istimewa

Sospol

KNPI Tuban Soroti Wacana Reaktivasi Pam Swakarsa yang Digagas Kapolri
Bakti karya yang dilakukan Koramil 0812/09 Mantup bersama warga sekitar, Kamis (11/2). Foto: Ammy

Lamongan

Mewakili Perjuangan Warga Lamongan, Ini yang di Lakukan TNI di Tugu Mayangkara
Poster Unggahan Seruan AJI kepada perusahaan media untuk tidak menjadikan pandemi sebagai alasan merumahkan wartawan. Foto: Media Sosial AJI.

Nasional

Maraknya PHK Sepihak di Industri Media, AJI Nyatakan Sikap Tegas
Kantor Kememterian Agama Kabupaten Lamongan. Foto: Ammy.

Lamongan

Impikan Ibadah Haji, Keberangkatan 1.643 Calon Jamaah Asal Lamongan Terancam Terus Tertunda
Ratusan warga Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, saat melakukan demonstrasi di halaman Kantor Kecamatan.

Lamongan

Sempat Diwarnai Kericuhan, Ratusan Warga Kecamatan Turi Tuntut Banjir Segera Diatasi
Siaran langsung press conference menanggapi isu penyiksaan yang dialami almarhum Ustadz Maaher, Rabu (10/2).

Nasional

Isu Penyiksaan Ustaz Maaher, Polri: Almarhum Meninggal Karena Sakit
Suasana penjual ikan air tawar di Pasar Ikan Lamongan.

Lamongan

Diakibatkan Banjir, Ketersediaan Ikan Air Tawar di Pasar Ikan Lamongan Menurun