Home / Nasional

Sabtu, 15 Mei 2021 - 04:24 WIB

Antisipasi Ledakan Covid-19 Pasca Lebaran, Gus AMI: Jangan Sedikitpun Abai Protokol Kesehatan

Reporter : Progresnews

Antisipasi Ledakan Covid-19 Pasca Lebaran, Gus AMI: Jangan Sedikitpun Abai Protokol Kesehatan

Antisipasi Ledakan Covid-19 Pasca Lebaran, Gus AMI: Jangan Sedikitpun Abai Protokol Kesehatan

JAKARTA. Progresnews.id. – Pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik Lebaran sebagai upaya antisipasi terjadinya ledakan kasus Covid-19. Kendati begitu, belum ada jaminan bahwa tidak akan terjadi ledakan kasus baru.
Sebab, sejak beberapa hari menjelang Lebaran maupun saat hari H Lebaran, kerumunan orang masih terjadi dimana-mana.

Menjelang Lebaran, mal, pasar, kuburan dan tempat-tempat strategis lainnya masih tidak terkendali. Larangan mudik juga masih banyak yang diterobos. Ironisnya, perkumpulan massa di lokasi-lokasi strategis banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes), seperti penggunaan masker, hand sanitizer maupun jaga jarak. Di tempat-tempat umum, masyarakat cenderung mulai kurang mematuhi protokol kesehatan.

“Kalau kita amati beberapa hari belakangan ini di tempat-tempat keramaian massa berjubel dan ketaatan terhadap protokol kesehatan mulai kendor. Kalau melihat kepadatan di jalanan ketika hari H Lebaran pasca salat Ied, seperti di kawasan penyangga sekitar Ibu Kota, itu menunjukkan kalau pergerakan orang mulai leluasa. Kita berharap jangan sampai ada ledakan kasus pasca Lebaran ini. Kalau bisa tetap di rumah saja, tapi kalau memang harus keluar rumah ya tolong jaga protokol kesehatan demi keselamatan bersama,” ujar Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar, Jumat (14/5/2021).

Baca Juga:  Ibadah Haji Bakal Digelar Terbatas, Gus AMI Minta Pemerintah Aktif Komunikasi dengan Arab Saudi

Dikatakan Gus AMI– sapaan akrab Muhaimin Iskandar– memang tidak mudah mengendalikan pergerakan masyarakat. Meskipun sudah dibuat berbagai peraturan pembatasan dan lainnya, fakta di lapangan masyarakat masih cenderung bebas bergerak dan melakukan pertemuan tatap muka secara masif. Karena itu, Gus AMI mengingatkan bahwa harus ada kesadaran pribadi untuk tetap disiplin menjaga diri dan keluarga terhadap potensi tertular virus.

“Saat ini seolah-olah masyarakat ini sudah kurang peduli dan merasa tidak ada apa-apa lagi padahal kalau kita lihat data harian kasus Covid-19 ini masih cukup tinggi. Memang kondisi seperti ini membosankan, tapi bagaimanapun menjaga kesehatan diri dan keluarga itu harus jadi prioritas,” tutur Ketua Tim Pengawas Penanganan Bencana Covid-19 DPR ini.

Baca Juga:  Promosikan Pernikahan Anak, KPAI Laporkan Aisha Weddings

Mengacu pada data Satgas Covid-19 Kementerian Kesehatan per Kamis (13/5/2021), total kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 1.731.652. Jumlah kasus baru sebanyak 3.448 orang.

Selain itu, pemerintah menyampaikan total jumlah pasien Corona yang meninggal di Indonesia mencapai 47.716 orang. Pada Kamis, jumlah pasien meninggal dunia bertambah 99 pasien. “Kalau lihat angka pergerakan kasus hari tersebut, ini masih cukup mengkhawatirkan jadi jangan pernah lengah sedikitpun. Tetap patuhi protokol kesehatan,” tutur Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Gus AMI juga meminta agar pasca Lebaran ini, program vaksinasi dipercepat sehingga potensi kekebalan tubuh masyarakat dari serangan virus semakin baik. “Tapi jangan pernah berfikir kalau sudah divaksin lantas sudah aman terus abai prokes. Ingat, vaksinasi hanya merupakan ikhtiar untuk mengurangi laju penularan, bukan berarti kita terus kebal dari serangan virus kalau sudah divaksin,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Umumkan Pembelajaran Tatap Muka Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19
Yenny Wahid dan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani foto bersama saat peresmian. Foto: BP2MI.

Nasional

Berjasa Pada PMI, BP2MI Resmikan Aula dan Masjid Atas Nama Gusdur

COVID-19

Satgas Pastikan Isu Chip Dalam Vaksin Covid-19 Hoaks
Foto: IG Sri Mulyani.

Ekonomi

Menkeu Ajukan Perpanjangan Dana Otsus Hingga 20 Tahun

Nasional

Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta, Gus Jazil: Kuncinya Kedisiplinan Warga
Mantan Ketua PP. Muhammadiyah, Din Syamsuddin dilaporkan GAR-ITB ke Komisi Aparatur Sipil Negara atas dugaan radikalisme. Foto: Kumparan.

Nasional

Dituduh Radikal, Sejumlah Tokoh Bela Din Syamsuddin

Nasional

Sosialisasikan 4 Pilar, Gus Jazil Kunjungi Ponpes Al-Hikamussalafiyyah dan Makam Raja Sumedang
Sekjen PPMK, Lisman Hasibuan usai melaporkan Novel Baswedan ke Dewan Pengawas KPK, Senin (15/2). Foto: kontenislam.com.

Nasional

Tak Kunjung Usai, Kini Novel Baswedan Dilaporkan ke Dewan KPK