Home / Lamongan / Warta

Senin, 4 Januari 2021 - 05:27 WIB

Anak Sungai Bengawan Solo Meluap, 10 Desa dari 3 Kecamatan Di Lamongan Terendam

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Luapan sungai Bengawan Njero di Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Foto : Ammy

Luapan sungai Bengawan Njero di Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Foto : Ammy

Lamongan, Progresnews.id — Anak sungai bengawan solo atau Bengawan Jero, lagi-lagi meluap dan mengakibatkan banjir di 10 Desa dari tiga kecamatan di Lamongan.

Dari pantauan Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, tak hanya rumah warga, ratusan tambak dan lahan pertanian serta jalan poros desa pun menjadi korban banjir tahunan ini.

“Data hingga hari ini, banjir akibat luapan Sungai Bengawan Njero telah merendam 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Turi, Kecamatan Kalitengah dan Kecamatan Karangbinangun,” kata Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan Muslimin pada wartawan, Minggu (3/12).

Di Kecamatan Kalitengah banjir melanda 5 desa, mengakibatkan jalan poros desa terendam dengan ketinggian yang bervariasi berkisar 10 cm hingga 45 cm dan 95 hektar lahan tambak menjadi imbas.

Baca Juga:  Pengendara Honda CB di Lamongan Meregang Nyawa Setelah Kecelakaan VS Dump Truk

Untuk Kecamatan Turi diketahui banjir meluber ke 3 desa, menggenangi jalan poros desa setinggi 10 cm sampai 35 cm dan seluar 80 hektar tambak terendam. Sedangkan di Kecamatan Karangbinangun dikonfirmasi ada 2 desa, yang berimbas ke 50 hektar tambak dan 10 cm sampai 25 cm air yang menggenangi jalan poros Desa.

“Banjir merendam 5 Desa di Kecamatan Kalitengah antara lain Desa Tiwet, Desa Jelak Catur, Desa Gambuhan, Desa Blajo dan Desa Bojoasri. 3 desa di Kecamatan Turi yakni Desa Putat Kumpul, Desa Berasan dan Desa Kemlagi Gede. Sedangkan di Kecamatan Karangbinangun ada 2 desa, ke 2 desa itu Desa Karangnom dan Desa Waruk. Jelas Muslimin.

Baca Juga:  Ciptakan Sitkamtipmas Jelang Pilkada, Polsek Glagah Gelar Patroli Rutin

Banjir diakibatkan, kata Muslimin, intensitas hujan tinggi ditambah sungai bengawan jero yang tidak muat menampung debit air hujan yang hampir setiap hari di sore sampai malam hari.

“Agar banjir cepat surut, Pompa Air di Kuro Barrage sudah dinyalakan dan kondisi air saat ini sudah berangsur-angsur surut,” katanya.

Editor : Kholis

Share :

Baca Juga

Kantor DPU Bina Marga Lamongan. Foto: Ammy.

Lamongan

DPU Bina Marga Lamongan Beberkan Alasan Perbaiki Jalan Rusak di Pucangro Dengan Pedel

Lamongan

Baru Satu Bulan Dibangun, Atap Galvalum Bantuan Pemprov di PAUD Aisyiyah Weru Ambruk
Sejumlah Mahasiswa yang melakukan audiensi dengan Kabid Lalu Lintas Dishub Lamkongan. Foto: Progresnews.id/ Ammy.

Lamongan

Dishub Lamongan Dinilai Jadi Biang Keladi Kerusakan Jalan, Mahasiswa Unisda Layangkan Aksi Protes
Fandi Akhmad Yani, Aminatun Habibah, Moh. Qosim dan Asluchul Alif terlihat akrab makan di satu meja saat acara penetapan Bupati-Wakil Bupati, Jumat (22/1), di Aston INN Hotel, Gresik.

Gresik

Penetapan Bupati-Wabup Gresik: Tidak Ada Paslon 1 atau Paslon 2

Tuban

Beras Premium BPNT di Tuban Rp11.000, Ini Tanggapan Diskoperindag

Tuban

Eks Pengurus Klenteng Tuban Jadi Tersangka Dugaan Pidana KK Ganda
Situasi di salah satu jalan kampung Desa Balun Kecamatan Turi. Foto : Ammy.

Lamongan

Tak Ada Peringatan Hari Lahir Pancasila di Desa Pancasila, Kok bisa?
Komisi IV DPRD Tuban saat mengunjungi Dispendik Tuban. Foto: ist.

Tuban

Tahun 2021, Honorarium PTT di Tuban Mengalami Kenaikan