Home / Lamongan / Warta

Senin, 26 April 2021 - 19:59 WIB

Aksi Kekerasan Marak di Lamongan, 3 Dari 12 Tersangka Masih Bocah

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 929 kali

Sejumlah tersangka kekerasan di Lamongan saat di gelandang Satreskrim Polres Lamongan. (Foto : Progresnews.id / Ammy)

Sejumlah tersangka kekerasan di Lamongan saat di gelandang Satreskrim Polres Lamongan. (Foto : Progresnews.id / Ammy)

Lamongan, Progresnews.id — Kekerasan di muka umum kembali marak di Lamongan. Dalam dua hari, 12 tersangka berhasil diamankan Polisi.

Kejadian terjadi pada Rabu (21/4) dan Kamis (22/4) pada sore dan malam. Ironisnya perbuatan yang dilakukan di tiga tempat yang berbeda itu melibatkan anak di bawah umur.

Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana mengungkapkan meski terjadi pada hari yang sama, para tersangka tidak saling berhubungan.

“Tidak ada keterkaitan. Pertama di Pelabuhan Sedayu Lawas Kecamatan Brondong. Kedua di Desa Kranji Kecamatan Paciran, dan ketiga Desa/Kecamatan Bluluk,” ungkapnya, saat konferensi pers di Mapolres Lamongan, Senin (26/4).

Baca Juga:  Hari Pertama Pemberlakuan PPKM di Surabaya Petugas Lakukan Sidak

Menurut Miko, tindak kekerasan dipicu hal yang berbeda-beda mulai dari rasa sakit hati sampai ada yang dipengaruhi miras.

“Ada yang dalam pengaruh miras, makanya ini menjadi fokus kami juga dalam menumpas peredaran miras apalagi di bulan suci Ramadan,” tuturnya.

Dari perbuatan para pelaku itu, banyak dari korban yang mengalami luka lebam di sekujur badan dan wajah.

Baca Juga:  Pupuk Subsidi Langka, Petrokimia Keluarkan Pernyataan Resmi

“Tak hanya dilatarbelakangi miras, dari pemeriksaan ada pula karena dendam maka bisa dilihat adapula barang bukti yang ada, kita sita artibut sejumlah perguruan bela diri,” jelasnya.

Kapolres Lamongan, AKBP Miko didampungi Kasatreskrim AKP Yoan saat sesi konfrensi pers di Mapolres Lamongan. Foto : Ammy

Dari tindakanya para tersangka dijerat Pasal 170 ayat 2 KUHP dan Pasal 214 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun.

“Dari kejadian ini kami tak lupa kami mengimbau agar warga masyarakat bisa bersikap saling menjaga Sitkamtibmas di wilayah masing-masing.” ucap Miko.

Share :

Baca Juga

Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana didampingi Kasat Reskrim AKP Yoan saat menunjukan barang bukti kasus pencabulan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Setubuhi Anak Usia 8 Tahun, Tersangka Mengaku Hiperseksual
Suasana penanaman pohon di salah satu titik di Lamongan. Foto: Istimewa.

Lamongan

Peringati HUT Bu Mega, Ini yang dilakukan PDIP Lamongan
Kantor DPU Bina Marga Lamongan. Foto: Ammy.

Lamongan

DPU Bina Marga Lamongan Beberkan Alasan Perbaiki Jalan Rusak di Pucangro Dengan Pedel
Ketua IPNU IPPNU Duduksampeyan terpilih

Gresik

Terpilih Ketua PAC, Angga dan Indah Siap Kembangkan Potensi Pelajar NU Duduksampeyan
Gedung RS Citra Medika yang diduga berdiri tanpa Izin. Foto : Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

RS Citra Medika Lamongan Diduga Berdiri Tanpa Izin

COVID-19

Khofifah Jalani Isolasi Mandiri Setelah Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Bojonegoro

Gandeng CDK Bojonegoro, Pemdes Socorejo Tanam Pohon di Pantai Semilir
Ketua MUI, Asrorun Niam ingatkan kembali fatwa haram aktivitas buzzer yang merugikan individu/kelompok, Jumat (12/2). Foto: nu.or.id.

Nasional

Resahkan Masyarakat, MUI Fatwakan Buzzer Haram