Home / Lamongan / Warta

Rabu, 24 November 2021 - 19:35 WIB

Aksi Fanatik, Prestasi Persela Berada di Ujung Tanduk

Suporter Persela saat aksi demo di alun-alun, Rabu (24/11). Foto: Prayogiik.

Suporter Persela saat aksi demo di alun-alun, Rabu (24/11). Foto: Prayogiik.

Lamongan, Progresnews.id — Persela Lamongan telah menambah hasil buruknya di ajang Liga BRI 2021-2022.

Setelah kalah dari Persib Bandung, dan Bali United, baru kemarin sore Persela kembali mengalami kekalahan saat menghadapi Borneo FC  di stadion Sultan Agung pada laga yang digelar Selasa (23/11).

Persela Lamongan harus menerima kenyataan pahit pulang tanpa satu poin karena harus kalah dengan skor 0-2. Hasil itu tentunya membuat fans Persela geram. 

Apalagi ini bukan pertama kalinya anak asuh Iwan Setiawan bermain dengan hasil buruk tersebut. Para pendukung Persela Lamongan sudah merasa muak dengan hasil buruk dalam tiga pertandingan tersebut. 

Baca Juga:  Kunjungi Keluarga 3 Bocah SMP Tenggelam di Waduk Cerme, Bu Min Janjikan Bangun Rumah

Apakah Iwan Setiawan tidak mampu membawa Persela dalam jalur kemenangan lagi? 

Aksi protes para fans Persela yang berlangsung di alun-alun kota Lamongan, tepatnya berada di sebelah timur, yang berlangsung sejak jam 10:30 pagi. 

“Dari sekian banyak pendukung Persela, mari kita bersatu dan berdiskusi menggunakan pikiran yang jernih, berikan kami masukan dan saran sebelum kami melangkah lebih maju lagi demi kemajuan tim kita,” ujar manajemen Persela (23/11). 

Curva Boys dan kelompok lainnya berkumpul dan memprotes, bahwasanya manajemen Persela yang dalam kondisi buruk mengakibatkan peforma Persela kurang apik. 

Baca Juga:  Normalkan Aliran Sungai, BPBD dan Warga Desa Kramat Baksos Bersihkan Sungai

Para fans menginginkan Iwan Setiawan segera cabut dari akusisinya sebagai pelatih Persela, dengan cabutnya Iwan Setiawan fans yakin Persela akan segera kembali berlaga dengan meraih tren positif lagi. 

Aksi ini membuat pihak manajemen sadar, bahwa masih ada kekurangan banyak dari pelatih hingga pemain. 

Sejak 2010 Persela sudah tidak membawa pulang gelar liga, kondisi tersebut tentunya menjadi salah satu tugas berat bagi manajemen dan pemain untuk memperbaiki permasalahan dalam klub.[*]

Kontributor: Moh. Prayogi Ikhrawinata, Prodi Ilmu Komunikasi, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Suasana konferensi pers di halaman mapolres Lamongan. Foto : Ammy

Lamongan

Membludak, 1.692 pemudik masuk Lamongan
Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana mendorong Dewan Pengawas KPK turun langsung dalam kasus korupsi dana bansos, Senin (15/2). Foto: harianpijar.com.

Nasional

ICW Dorong Dewan KPK Awasi Kasus Korupsi Dana Bansos
Gus Nadir Ajak Para Santri Menjaga Tradisi Intelektual di Pesantren

Nasional

Gus Nadir Ajak Para Santri Menjaga Tradisi Intelektual di Pesantren
Staf Data dan Riset dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Provinsi Riau (Fitra Riau), Aksiza Utami Putri saat menjadi narasumber dalam Seri 1 Podcast Kepala Daerah Penggagas Insentif Fiskal Berbasis Ekologi, TAKE Kabupaten Siak, Selasa (21/9).

Nasional

FITRA Riau Dorong Penerapan TAKE Sebagai Inovasi Kebijakan

Lamongan

Inspektorat Lamongan Mulai Periksa Kades Kebonsari Terkait Dugaan Korupsi PKT-DD
Penjual pakaian bekas di sepanjang jalan pantura Kabupaten Lamongan. Foto : Progresmews.id/Ammy.

Lamongan

Bekas Berkualitas, Fenomena Pakaian Bekas Jadi Ajang Adu Gengsi di Lamongan
Yenny Wahid dan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani foto bersama saat peresmian. Foto: BP2MI.

Nasional

Berjasa Pada PMI, BP2MI Resmikan Aula dan Masjid Atas Nama Gusdur
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali memberikan apresiasi kepada para pemain tim nasional.

Nasional

Menpora: Timnas Indonesia Sudah Berjuang Keras