Home / Warta

Selasa, 7 Desember 2021 - 18:01 WIB

Akses Listrik Pasca Erupsi Gunung Semeru Perlahan Pulih

PLN Pulihkan Akses Listrik Pasca Erupsi Gunung Semeru. Foto ilustrasi: Pixabay

PLN Pulihkan Akses Listrik Pasca Erupsi Gunung Semeru. Foto ilustrasi: Pixabay

Lumajang, Progresnews.id – Warga terdampak erupsi Gunung Semeru kembali mendapatkan akses listrik. Melansir siaran Kominfo Jawa Timur, PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 112 trafo di wilayah Kabupaten Lumajang. Sementara ini, 28.041 warga terdampak erupsi Gunung Semeru kembali layanan listrik.

“Hingga kini masih ada 2.482 pelanggan di Desa Supit Urang dan Desa Curah Kobokan yang listriknya belum dinyalakan karena rumah pelanggan rusak atau berada di zona belum aman,kami masih menunggu informasi dari pihak berwenang dan kondisi aman,” terang General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jatim Adi Priyanto, Selasa (7/12) seperti dikutip di Kominfo Jatim.

Dalam proses tersebut Adi menyatakan, upaya pemulihan kelistrikan pasca bencana, para petugas menghadapi tantangan cukup berat. Pasalnya, beberapa lokasi kembali mengalami hujan abu vulkanik, sehingga petugas PLN tidak diizinkan untuk masuk.

Baca Juga:  Belum Genap Sebulan diperbaiki, Jalan Poros Kecamatan Sukodadi - Pucangro Kembali Rusak Parah

PLN pun melakukan pemetaaan pelanggan terdampak erupsi dan merencanakan pekerjaan penormalan. Bahkan untuk daerah yang  terputus dari jaringan eksisting, PLN pun membangun jaringan listrik baru.

“Kami telah berhasil membangun jaringan tegangan menengah 20 kV sepanjang 300 meter yang menghubungkan penyulang Pronojiwo ke penyulang Ampel Gading untuk penormalan pelanggan terdampak erupsi,” imbuhnya.

Untuk mempercepat pemulihan listrik di daerah terdampak erupsi Semeru, PLN menerjunkan 124 personel yang dibagi dalam dua tim yaitu tim siaga sebanyak 53 personel dan tim pelaksana pekerjaan 71 personel.

Baca Juga:  Sebanyak 27 Wartawan Ikuti UKW KWG Angkatan Pertama

“Para petugas ini tentunya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur untuk memastikan daerah atau zona yang aman dan zona bahaya, serta zona yang bisa dilewati oleh petugas PLN dalam upaya pengecekan instalasi dan penormalan,” ungkap Adi.

Lanjut Adi, PLN juga telah mengumpulkan genset portable berkapasitas 2,2 sampai 4 Kilo Watt (KW) sebanyak 8 unit, kapasitas 23 KW sebanyak 1 unit dari ULP dan UP3 terdekat.

“Kami langsung melakukan langkah pengamanan untuk memastikan zona aman. Kemudian kami menyediakan genset di posko untuk tetap ada aliran komunikasi dan penerangan bagi warga,” pungkasnya. [*/dir]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Forum Konsultasi Publik Rancangan RKPD Bappeda Gresik. Foto: Youtube Bappeda Gresik.

COVID-19

Ekonomi Menurun Saat Pandemi, Bappeda Gresik Ajak Masyarakat Berkontribusi Bangun Gresik Baru
Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id

Nasional

Maraknya Forex Ilegal, Rachmat Gobel: Aparat Harus Berantas
Mohammad Nuh, Ketua Dewan Pers dalam Webinar Jurnalisme Berkualitas "Menguatkan Keberlangsungan Profesi Wartawan dan Penerbitan Pers Guna Menyehatkan Demokrasi di Tengah Disrupsi Digital". SS: Alfa Kamila.

Nasional

Menguatkan Keberlangsungan Profesi Wartawan, Dewan Pers: Wartawan Perlu Divaksin
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menyambut baik langkah Kapolri Listyo Sigit untuk lebih selektif dalam merespons pelaporan terkait UU ITE, Selasa (16/2). Foto: dpr.go.id

Nasional

Komisi III Sambut Baik Langkah Restorative Justice ala Kapolri Sigit

Kesehatan

Dukung Program Nasional JKN-KIS, Bupati Gresik Teken Nota Kerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Gresik
Usai Membuka PKL PC GP Ansor Gresik, Wakil Gubernur melihat Pondok Pesantren Ushulul Hikmah Al Ibrohimi, Manyar Gresik. Kamis (18/11). Foto: Chidir/Progresnews.id

Warta

Pemprov Jatim Terus Mendorong Ponpes Mencetak Santriprenuer
Direktur Eksekutif Perkumpulan Terbatas untuk Pengakajian Masyarakat Adat Jayapura, Papua (PtPPMA) Naomi Marasian dalam Podcast Seri 3: Belajar Dari Penerapan TAKE Kabupaten Jayapura, Selasa (5/10).

Nasional

Kebijakan Investasi Masih Menjadi Ancaman Bagi Pembangunan Hijau
Gerilya Vaksinasi di Lamongan Dinilai Efektif

Lamongan

Gerilya Vaksinasi di Lamongan Dinilai Efektif