Home / Lamongan / Warta

Rabu, 21 April 2021 - 22:19 WIB

Agungkan Derajat Wanita dan Humanisme, Ratna Mutia Marhaeni Cerminan Kartini Masa Kini

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 998 kali

Ratna Mutia Marhaeni, Sosok Kartini masa kini. Sukses menjadi politisi muda di DPRD Lamongan dan ketua F-Partai PDI Perjuangan.

Ratna Mutia Marhaeni, Sosok Kartini masa kini. Sukses menjadi politisi muda di DPRD Lamongan dan ketua F-Partai PDI Perjuangan.

Lamongan, Progresnews.id — Punya karir politik cemerlang di usianya yang cukup muda sebagai seorang politisi, Ratna Mutia Marhaeni adalah sosok cerminan Kartini masa kini yang punya segudang prestasi.

Wanita kelahiran 39 tahun silam itu berhasil menjadi pembeda di DPRD Lamongan. Pasalnya, ia sukses didapuk menjadi ketua fraksi partai PDI Perjuangan di usianya yang terbilang belia.

“Dalam benak saya tak pernah berfikir bisa sampai titik ini. Awalnya juga menggantikan bapak saya di DPC PDI-Perjuangan karena waktu itu peraturan mengharuskan 30% perempuan,” ungkap Ratna kepada Progresnews.id, Rabu (21/4).

Diterangkan Ratna, menjadi salah seorang wakil rakyat merupakan pengabdian terbesar dalam hidupnya, meski keseharianya padat mulai dari menjadi notaris hingga seorang ibu rumah tangga tak menghentikan niat mulianya untuk sekedar menjadi manusia yang berguna.

Baca Juga:  DPR Sebut Sanksi Bagi Penolak Vaksinasi tak Sesuai dengan WHO

“Ada kepuasan tersendiri kala bisa duduk mewakili rakyat. Menyelesaikan masalah yang membelit rakyat dan bisa menyelesaikanya adalah hal yang luar bisa, sejak kecil saya didik untuk menjadi sosok yang pro rakyat, makanya nama belakang saya disisipkan entitas Marhaeni,” terang wanita yang juga anggota Komisi D DPRD Lamongan.

Tidak hanya karir politiknya, ia pun diketahui masuk dalam anggota INI (Ikatan Notaris Indonesia) 2011-2019, selain itu juga IPPAT (Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah) 2013-2019, dan mengetuai sejumlah bidang di DPC PDI Perjuangan.

“Pada tahun 2019 saya beranikan diri maju dalam kontestasi Pileg, motivasi saya tak lain karena ada kepuasan saat bisa membantu orang-orang sekitar,” ucap Ratna.

Diketahui ibu dua anak tersebut benar-benar menanamkan spirit Kartini dalam tindaknya, hal itu jelas terlihat beberapa waktu lalu saat ada pemanggilan sejumlah jajaran UPT Puskesmas Kalitengah yang dinilai lalai.

Baca Juga:  Upgrade Kualitas Kader, Kartar Tuban Gelar Pelatihan Kepemimpinan

Waktu itu, ia adalah satu-satunya seorang perempuan dan paling getol memberi kecaman pada perilaku petugas kesehatan yang menyepelekan warga saat sedang kritis tersengat bisa ular.

“Ya saya ingat waktu itu memang keterlaluan, terlihat jika SOP lebih tinggi dari derajat manusia dan saya tidak suka,” tungkasnya.

Ratna berharap, jika jejaknya bisa diikuti kawula muda khususnya perempuan di Lamongan. Dengan menjelaskan sedikit tentang feminisme ia ingin jika kesetaraan wanita bisa terwujud karena setiap orang punya peluang yang sama.

“Emansipasi wanita, mengapa harus menunggu kita dihormati, buktikan saja bahwa kaum hawa juga bisa menciptakan sesuatu yang hebat,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

COVID-19

Kantor Kepala Desa Semanding Lakukan Lockdown Usai Perangkat Desa Positif Covid-19
Warga Tejoasri yang memanfaatkan bengawan mati untuk keramba. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Lihai Melihat Peluang, Warga Lamongan Fungsikan Bengawan Mati Jadi Lokasi Budidaya Ikan
Diki Alamsyah saat mengisi Seminar Motivasi dan Kelas Menulis di Kecamatan Bubulan, Minggu (11/4).

Bojonegoro

Tingkatkan Kreatifitas di Tengah Pandemi, PAC IPNU-IPPNU Bubulan Gelar Seminar Motivasi dan Kelas Menulis

COVID-19

Vaksinasi Covid-19 di Tuban Dijadwalkan Pada Februari Mendatang
Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin.

Hukum dan Kebijakan

PA 212 Pesimis Abu Janda Bakal Ditahan
Sejumlah tersangka kekerasan di Lamongan saat di gelandang Satreskrim Polres Lamongan. (Foto : Progresnews.id / Ammy)

Lamongan

Aksi Kekerasan Marak di Lamongan, 3 Dari 12 Tersangka Masih Bocah
Underpass Gresik di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Gresik

Proses Lelang, Pembangunan Tahap Kedua Underpass Gresik Dianggarkan 7 Milyar
PAC IPNU IPPNU Benjeng Sosialisasi ke Pimpinan Ranting Medangan. Foto: Progresnews.id/Nufus.

Gresik

Buat Buku Sejarah PAC IPNU IPPNU Dari Tahun 1985-2020, Dul Latif: Harus Lebih Produktif