Home / Lamongan / Warta

Rabu, 21 April 2021 - 22:19 WIB

Agungkan Derajat Wanita dan Humanisme, Ratna Mutia Marhaeni Cerminan Kartini Masa Kini

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Ratna Mutia Marhaeni, Sosok Kartini masa kini. Sukses menjadi politisi muda di DPRD Lamongan dan ketua F-Partai PDI Perjuangan.

Ratna Mutia Marhaeni, Sosok Kartini masa kini. Sukses menjadi politisi muda di DPRD Lamongan dan ketua F-Partai PDI Perjuangan.

Lamongan, Progresnews.id — Punya karir politik cemerlang di usianya yang cukup muda sebagai seorang politisi, Ratna Mutia Marhaeni adalah sosok cerminan Kartini masa kini yang punya segudang prestasi.

Wanita kelahiran 39 tahun silam itu berhasil menjadi pembeda di DPRD Lamongan. Pasalnya, ia sukses didapuk menjadi ketua fraksi partai PDI Perjuangan di usianya yang terbilang belia.

“Dalam benak saya tak pernah berfikir bisa sampai titik ini. Awalnya juga menggantikan bapak saya di DPC PDI-Perjuangan karena waktu itu peraturan mengharuskan 30% perempuan,” ungkap Ratna kepada Progresnews.id, Rabu (21/4).

Diterangkan Ratna, menjadi salah seorang wakil rakyat merupakan pengabdian terbesar dalam hidupnya, meski keseharianya padat mulai dari menjadi notaris hingga seorang ibu rumah tangga tak menghentikan niat mulianya untuk sekedar menjadi manusia yang berguna.

Baca Juga:  Jembatan Warukulon Rusak Intai Pengguna Jalan, Satlantas Polres Lamongan Pasang Badan

“Ada kepuasan tersendiri kala bisa duduk mewakili rakyat. Menyelesaikan masalah yang membelit rakyat dan bisa menyelesaikanya adalah hal yang luar bisa, sejak kecil saya didik untuk menjadi sosok yang pro rakyat, makanya nama belakang saya disisipkan entitas Marhaeni,” terang wanita yang juga anggota Komisi D DPRD Lamongan.

Tidak hanya karir politiknya, ia pun diketahui masuk dalam anggota INI (Ikatan Notaris Indonesia) 2011-2019, selain itu juga IPPAT (Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah) 2013-2019, dan mengetuai sejumlah bidang di DPC PDI Perjuangan.

“Pada tahun 2019 saya beranikan diri maju dalam kontestasi Pileg, motivasi saya tak lain karena ada kepuasan saat bisa membantu orang-orang sekitar,” ucap Ratna.

Diketahui ibu dua anak tersebut benar-benar menanamkan spirit Kartini dalam tindaknya, hal itu jelas terlihat beberapa waktu lalu saat ada pemanggilan sejumlah jajaran UPT Puskesmas Kalitengah yang dinilai lalai.

Baca Juga:  Kakao Lembah Grime, Produk Lokal Berkualitas Ekspor

Waktu itu, ia adalah satu-satunya seorang perempuan dan paling getol memberi kecaman pada perilaku petugas kesehatan yang menyepelekan warga saat sedang kritis tersengat bisa ular.

“Ya saya ingat waktu itu memang keterlaluan, terlihat jika SOP lebih tinggi dari derajat manusia dan saya tidak suka,” tungkasnya.

Ratna berharap, jika jejaknya bisa diikuti kawula muda khususnya perempuan di Lamongan. Dengan menjelaskan sedikit tentang feminisme ia ingin jika kesetaraan wanita bisa terwujud karena setiap orang punya peluang yang sama.

“Emansipasi wanita, mengapa harus menunggu kita dihormati, buktikan saja bahwa kaum hawa juga bisa menciptakan sesuatu yang hebat,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Bupati Lamongan,Yuhronur Efendi seusai vaksinasi di SMPN 1 Lamongan, Senin (1/3).

Lamongan

Penuntasan Banjir Lamongan Jadi Prioritas Bupati Yuhronur
Deputi Direktur Democratic Resilience & Governance USAID Indonesia, Anders Mantius saat memberi sambutan pembuka dalam Webinar Pelacakan Kontak: Mengoptimalkan Dukungan Masyarakat dalam 3T yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dari program LeaN ON, Senin (2/8). Foto: Youtube BNPB.

Nasional

USAID Indonesia: Keterlibatan Masyarakat Sipil Penting dalam Menghadapi Pandemi
Ilustrasi Pam Swakarsa. Foto: istimewa

Sospol

KNPI Tuban Soroti Wacana Reaktivasi Pam Swakarsa yang Digagas Kapolri

Gresik

Arah Kepemimpinan Baru, Gus Yani Fokuskan Tangani Banjir dan Perbaikan Infrastruktur
Sumber Foto: Polibatam.ac.id.

Nasional

Kemendikbud Tingkatkan Diploma Tiga (D3) Menjadi Sarjana Terapan (D4)

Lamongan

3 Tanggul Air di Lamongan Jebol, TNI dan Polri Bantu Warga Lakukan Perbaikan Secara Swadaya
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat mengumumkan Surat Keputusan Bersama. Foto: Kemendikbud.

Pendidikan

SKB Tiga Menteri Kecualikan Aceh, Mendagri: Tugas Negara Menjamin dan Menjaga Kemerdekaan Beragama
Suasana konferensi pers di halaman mapolres Lamongan. Foto : Ammy

Lamongan

Membludak, 1.692 pemudik masuk Lamongan