Home / Nasional / Warta

Senin, 8 Februari 2021 - 13:15 WIB

Abu Janda Belum Ditahan, Pakar Hukum: Belum Cukup Bukti

Reporter : Alfan Niam Sofi

Abu Janda usai menjalani  4 jam pemeriksaan. Foto: sindonews.

Abu Janda usai menjalani 4 jam pemeriksaan. Foto: sindonews.

Jakarta, Progresnews.id – Kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh Permadi Arya terus bergulir. Pasalnya, sampai saat ini Abu Janda belum juga ditetapkan sebagai tersangka karena masih belum cukup bukti.

Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad, menjelaskan perlu penyelidikan dan penyidikan lebih jauh dari pihak kepolisian.

“Dugaan adanya orang yang melindung Abu Janda tidak mudah dibuktikan. Secara hukum polisi tidak akan menjadikan alasan tersebut untuk ditetapkan tidak jadi tersangka. Belum ditetapkan jadi tersangka ada kemungkinan proses hukumnya belum memenuhi syarat,” terang Suparji, dikutip dari Republika.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Melonjak di Berbagai Daerah, Gus Muhaimin: Tetap Injak Rem, Jangan Kasih Kendor

Lebih lanjut, dirinya berharap kepolisian untuk segera mendalami kasus yang melibatkan Permadi Arya. Dalam sebuah kasus, setidaknya harus ada dua alat bukti yang menunjukkan bahwa Permadi Arya melakukan tindak pidana.

“Cicitan dia di twitter tidak cukup bukti ya. Karena minimal dua alat bukti. Misalnya didukung bukti saksi lain dan surat yang lain,” imbuhnya.

Baca Juga:  KPK Tetapkan 7 Orang Tersangka Termasuk Menteri KKP Edhy Prabowo

Usai menjalani pemeriksaan, Abu Janda mengatakan kepada penyidik apa yang ia lontarkan kepada Natalius Pigai bukanlah soal rasisme. Ia beralasan, kata evolusi hanya mempersoalkan perkembangan berpikir Pigai.

Tak hanya itu, ia juga mengaku melakukan pembelaan terhadap Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono.

Share :

Baca Juga

Peringatan Hari Lahir Pancasila di pelosok desa Kabupaten Lamongan. Foto : Ammy.

Lamongan

Peringati Hari Lahir Pancasila, Warga di Pelosok Lamongan Kompak Pasang Atribut Kebangsaan
Suasana acara peresmian MPP Lamongan, Rabu (10/2). Foto: Ammy.

Lamongan

Resmi Diperkenalkan, MPP Lamongan Tawarkan Sejumlah Kemudahan
Foto: Kementerian PUPR.

Ekonomi

PUPR Targetkan Subsidi Perumahan 222.876 Unit Bagi MBR
Tangkapan Layar instruksi Kemendes PDTT tentang Penggunaan Dana Desa.

Nasional

PPKM Skala Mikro, Mendes PDTT Keluarkan Instruksi Penting Penggunaan Dana Desa
Kondisi terkini salah satu pasar induk di Kabupaten Lamongan. Foto : Istimewa.

Lamongan

Awal Bulan Ramadan, Harga Bahan Pokok di Lamongan Masih Stabil
Bupati Yes Ditemani Kadin Agus dan Zamroni saat merima perangko edisi spesial dari Kantor Pos Indonesia Cabang Lamongan. Foto : Istimewa

Lamongan

Jangkau Konsumen Luar Daerah, Pemda Lamongan Isyaratkan Bermitra Dengan Pos Indonesia
Rahmawati Husein, Wakil Ketua MDMC dalam Talkshow live via Berita Baru Program BERCERITA: Ketahanan Perempuan Menghadapi Bencana Ekologis, Selasa (30/3)

Nasional

Bencana Ekologis di Indonesia, Masyarakat Butuh Pendidikan Politik

Nasional

Jelang Pencoblosan, Gus Jazil: Politik Uang Hasilkan Pemimpin Cacat Etika