Home / Nasional / Warta

Rabu, 22 Desember 2021 - 05:17 WIB

4 Dirjen Diberhentikan, Kemenag: Silahkan Gugat ke PTUN

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Sekjen Kemenag RI) Nizar Ali di Kantor Kemenag RI. Foto: Kemenag.go.id

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Sekjen Kemenag RI) Nizar Ali di Kantor Kemenag RI. Foto: Kemenag.go.id

Jakarta, Progresnews.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Sekjen Kemenag RI), Nizar Ali mempersilahkan bagi para pejabat yang telah diberhentikan dari jabatannya sebagai Dirjen Kemenag RI untuk menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Mutasi ini sudah sesuai ketentuan. Gugatan ke PTUN adalah hak yang bersangkutan dan hal itu memang diatur dalam undang-undang. Jadi silakan,” ungkap Nizar seperti dilansir situs resmi Kemenag RI, Selasa (21/12).

Nizar menyebutkan, ada enam pejabat Eselon I di Kemenag yang dimutasi ke jabatan fungsional pada 6 Desember 2021. Enam pejabat tersebut ialah Inspektur Jenderal, Dirjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kepala Balitbang-Diklat.

Baca Juga:  Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Intervensi Kemenag di Muktamar NU

“Mutasi ini adalah hal biasa. Ini dilakukan untuk penyegaran organisasi,” jelas Nizar.

Kemudian, Nizar menilai Yaqut Cholil Qoumas selaku Menteri Agama dan merupakan Pejabat pembina Kepegawaian (PPK) mempunyai kewenangan dalam memutasi anggota organisasinya. Tentu, dengan berbagai pertimbangan untuk penyegaran.

“Pastinya, mutasi tersebut bukanlah hukuman, tapi dalam upaya penyegaran organisasi. Ini biasa. Setiap ASN harus siap untuk ditempatkan atau dpindahkan,” ujarnya.

“Yang pasti, ada pertimbangan sebagai hak pejabat pembina kepegawaian untuk tidak disampaikan pada yang bersangkutan,” lanjut Nizar.

Ia menjelaskan, mutasi tersebut dilakukan dalam upaya pemantapan serta peningkatan kapasitas kelembagaan. Hal ini menjadi bagian dari pola pembinaan karir pegawai.

Baca Juga:  Ide Daun Kelor Jadikan Minuman Boba, Dua Santri ini Harumkan Nama Gresik

“Ini bagian dari upaya penyegaran juga peningkatan kinerja, mutasi harus dipandang dari kepentingan kementerian, bukan kepentingan individu atau kelompok,” kata Nizar.

Diketahui sebelumnya, Thomas Pentury hendak menggugat Menteri Agama ke PTUN terkait prosedur usulan pemberhentiannya dari jabatan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas Kristen).

“Ya iya kita akan gugat ke PTUN. Orientasi kita ialah prosedur dan mekanisme pengusulan pemberhentian itu. Kalau SK itu kan memang mutlak dari presiden. Tapi prosedur, hingga dia masuk ke pemberhentian, bagi saya ada cacat,” ungkap Thomas.[irf]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Ekonomi

Bahas Bansos, Komisi IV DPRD Kabupaten Tuban Kunjungi Dinsos P3A
Gus Jazil Sebut Manajemen Pendidikan di Era Pandemi Perlu Pembenahan Serius. Foto: adm.

Nasional

Gus Jazil Sebut Manajemen Pendidikan di Era Pandemi Perlu Pembenahan Serius
Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id.

Nasional

Program Food Estate Jokowi, KPA: Mirip Sistem Tanam Paksa
Suasana kegiatan perbaikan saluran irigasi di kecamatan Deket, Lamongan, Kamis (7/10). Foto: Progresnews.id/Ivan.

Lamongan

Saling Sikut Tuai Kebaikan, TNI dan Warga Deket Lamongan Kompak Benahi Saluran Irigasi
MUI Lamongan Baiat Pimpinan Ranting se-Kecamatan Deket. Foto: Ivan/Progresnews.id.

Lamongan

MUI Lamongan Baiat Pimpinan Ranting se-Kecamatan Deket
TNI AD Lamongan Gelar Vaksinasi di 11 Kecamatan

Lamongan

TNI AD Lamongan Gelar Vaksinasi di 11 Kecamatan
Siswa-Siwi MA Al-Karimi pada kegiatan GPP VIII tahun lalu (sebelum pandemi).

Gresik

Bangun Jiwa Kompetisi Saat Pandemi, Siswa-Siswi MA Al-Karimi Gresik Bakal Gelar GPP IX dan EMAS ITF Secara Virtual
Foto: Dok. Komnas HAM.

Nasional

Usut Bentrokan Pendukung FPI-Polisi, Komnas HAM Bentuk ‘Tim Khusus’