Home / Lamongan / Warta

Senin, 24 Mei 2021 - 18:52 WIB

19 Ribu Guru Belum Divaksin, Pelaksanaan PTM di Lamongan Menemui Masalah

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Plt. Dinas Pendidikan Lamongan, Mohammad Nalikan. Foto: Dok. Progresnews.id.

Plt. Dinas Pendidikan Lamongan, Mohammad Nalikan. Foto: Dok. Progresnews.id.

Lamongan, Progresnews.id — Menyisakan 19.566 tenaga pengajar yang belum divaksin, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kabupaten Lamongan menemui jalan terjal.

Pasalnya, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri mengenai PTM terbatas menginstruksikan semua guru harus divaksin sebelum tahun ajaran baru pada bulan Juli mendatang.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Lamongan belum bisa memastikan kapan ribuan guru yang tersisa itu bisa segera di suntik vaksin.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Mohammad Nalikan menjelaskan jumlah seluruh guru di Lamongan berjumlah 23.648 namun hanya 4.118 yang telah divaksin.

Baca Juga:  Dua Sejoli Terjang Banjir Menuju KUA

“Sasaran ada sebanyak 23.684 guru, sudah terealisasi 4.118 guru,” jelas Nalikan kepada wartawan, Senin (24/5).

Menurutnya, jika sebelum pelaksanaan PTM terbatas di Lamongan seluruh guru dengan rincian 19.556 harusnya sudah dapat jatah vaksin.

“Di awal PTM semua guru dipastikan sudah di vaksin,” tuturnya

Singkatnya waktu yang mengharuskan ribuan guru divaksin itu membuat Dinas Pendidikan Lamongan terus mewanti-wanti agar instansi pendidikan tetap menjalankan sistem pembelajaran yang telah dilakukan pada masa pandemi ini.

Baca Juga:  Tingkatkan Kreatifitas di Tengah Pandemi, PAC IPNU-IPPNU Bubulan Gelar Seminar Motivasi dan Kelas Menulis

“Apa yang sudah berhasil diciptakan seperti Digital School, Gerlamsesaku sampai Gerakan Lamongan Menghafal untuk terus kita gerakkan di berbagai lini untuk merangsang anak-anak agar produktif belajar,” harapnya.

Posisi dilematis yang mana memburu Pemerintah Lamongan untuk segera memfasilitasi ribuan guru tersebut menjadikan pemerintah turut menginstruksikan para pengajar untuk ikut berpartisipasi dalam menciptakan sistem belajar mengajar yang tepat selama pandemi.

“Bapak ibu guru agar tidak berhenti menciptakan berbagai inovasi,” terangnya.

Share :

Baca Juga

Militer

HUT Satpam ke-40, Polres Tuban Gelar Tasyakuran
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. Foto: Dok. Kemendes.

Nasional

Genjot PADesa, BUMDes Diakui Sebagai Badan Hukum

Sepak Bola

Respon UEFA Terhadap European Super League
Mama Asnat dan Mama Rahma saat memberikan testimoni dalam webinar "Memperkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan SDA dan Ketahanan Ekologis di Indonesia", Kamis (25/3).

Nasional

Testimoni Lima Perempuan Pemimpin, Sama-sama Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah

Lamongan

Intip Pesona Kuliner Khas Lamongan Yang Diburu Pemudik
Ratusan Massa Aksi yang menyegel Kantor Pemerintah Daerah Lamongan.

Lamongan

Demo Banjir di Lamongan Berujung Penyegelan Kantor Pemkab
Salah satu upaya dalam pemberlakuan PPKM adalah gencar lakukan operasi yustisi yang dilakukan oleh TNI-Polri serta Satpol PP.

COVID-19

PPKM Gresik Diperpanjang, Ini Ketentuannya
Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih yang bertempat di Grand Javanilla, Tuban.

Pilkada 2020

KPU Tuban Tetapkan Lindra-Riyadi Jadi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih